Pabrik The Armani Group di Italia Produksi Pakaian Medis Lawan Covid-19

Novi Nadya28 Mar 2020, 14:00 WIB
Giorgio Armani

Fimela.com, Jakarta Virus corona atau Covid-19 di Italia merenggut jumlah kematian tertinggi sebanyak 8.215 orang hingga Jumat (27/3) pukul 15.00 WIB menurut data dari Worldmeters. The Armani Group pun mengumumkan jika semua pabrik produksi di Italia kini beralih fungsi ke pembuatan pakaian medis sekali pakai.

Penyediaan pakaian pelindung sekali pakai sangat dibutuhkan tim medis untuk menangani pasien dalam perlawanan pada virus corona atau Covid-19. Sebelum memproduksi pakaian medis, desainer Giorgio Armani memberikan sumbangan awalnya ke National Civil Protection Department, RS Luigi Sacco, San Raffaele, Istituto dei Tumori di Milan, dan Istituto Spallanzani di Roma.

Dalam beberapa minggu terakhir, Giorgio Armani juga berkontribusi ke rumah sakit di Bergamo, Piacenza dan Versilia di wilayah Tuscany. Total sumbangan yang digelontorkan founder EA7 Emporio Armani hingga saat ini sebanyak 2 juta Euro. 

Giorgio Armani
Giorgio Armani produksi pakaian medis lawan Corona Covid-19 (Dok. Armani Group)

EA7 Emporio Armani

Giorgio Armani
Giorgio Armani produksi pakaian medis lawan Corona Covid-19 (Dok. Armani Group)

EA7 Emporio Armani merupakan lini fashion yang ditujukan untuk para penggiat olahraga. Diluncurkan pertama kali pada 2004, EA7 Emporio Armani mempunyai spesialisasi dalam menciptakan teknologi pakaian untuk pria maupun wanita, dalam memenuhi standar dan kebutuhan untuk tujuh olahraga yang berbeda, yaitu training, olahraga air, tenis, senam, balap, basket, dan mendaki.

Penelitian dan pengembangan teknologi yang terus dilakukan dan gaya Armani yang khas, merupakan keunggulan EA7 Emporio Armani dalam menawarkan desain pakaian yang dapat memastikan kenyamanan ekstra para penggunanya. Serta untuk memenuhi standar tertinggi dalam hal kesejukan dan kemampuan untuk menyerap keringat saat berlatih maupun berkompetisi.

 

 

Giorgio Armani
Giorgio Armani (Foto: Julian Broad)

Simak video berikut

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓