Selamat Hari Pramuka, 4 Faktor Mengapa Seragam Pramuka Warna Cokelat

Anisha Saktian Putri14 Agu 2020, 12:00 WIB
Seragam Pramuka/dok. Unsplash Husniati Salma

ringkasan

  • Warna cokelat pada seragam Pramuka untuk mengingat pakaian pejuang Kemerdekaan
  • Cokelat juga melambangkan tanah dan air pada seragam Pramuka
  • Manfaat tunas kelapa yang menjadi lambang Pramuka menjadi filosofi pemilihan warna seragam
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Tepat tanggal 14 Agustus, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pramuka. Tahun ini gerakan kepanduan merayakan hari jadinya ke-59 dengan mengangkat tema Peran Gerana Pramuka Ikut Membantu dalam Pengangguangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara.

Pramuka sangat identik dengan pakaiannya yang serba cokelat, mulai dari baret, atasan, hingga bawahan. Nah, mengapa sih warna seragam tersebut cokelat, apa filosfinya?

Melansir dari blog.ruangguru.com, berikut beberapa alasan mengapa seragam Pramuka serba cokelat.

1. Pakaian Pejuang Kemerdekaan

Walaupun sebagian pejuang menggunakan pakaian berwarna putih dan hitam, tapi cokelat tetaplah warna yang paling mendominasi di medan perang.

Oleh karena itulah, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memutuskan seragam mereka berwarna cokelat. Hal ini secara resmi tercantum dalam Bab 1 Pasal 5 Ayat B di dalam Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka.

Tujuannya, agar para anggotanya tidak melupakan para pejuang kemerdekaan yang telah berjuang untuk negara.

2. Warna Tanah dan Air

Warna cokelat muda pada baju mencerminkan air yang mengalir di seluruh penjuru negeri. Sedangkan warna cokelat tua pada celana atau rok menyiratkan warna tanah negara kita.

Secara keseluruhan, pakaian Pramuka yang dipadukan sapu tangan leher berwarna merah-putih ini memiliki arti bahwa putra-putri Ibu Pertiwi harus selalu siap sedia mempertahankan kibaran bendera di tanah airnya.

 

3. Tunas kelapa

Pramuka
Ilustrasi Hari Pramuka Indonesia Credit: shutterstock.com

Pramuka sangat identik dengan tunas kelapa, berdasarkan sejarah, penemu ide ini adalah Soenardjo Atmodipurwo, seorang tokoh Pramuka yang juga merupakan pegawai tinggi di Kementerian Pertanian.

Ada beragam alasan mengapa tunas kelapa dijadikan sebagai tanda pengenal resmi. Beberapa di antaranya yaitu, tunas kelapa diartikan sebagai tunas penerus bangsa, dan buah kelapa yang tahan lama juga menggambarkan sifat anggota Pramuka yang kuat jasmani maupun rohani.

Filosofi lainnya, buah kelapa dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, sehingga diharapkan anggotanya juga mampu beradaptasi dalam kondisi apapun. Atas dasar penjelasan tersebut, akhirnya diputuskanlah warna tunas kelapa (cokelat) sebagai dasar warna pakaian Pramuka.

4. Inisiatif Bapak Pramuka

Bapak Pramuka Sedunia, Baden Powell senang sekali melakukan perjalanan yang begitu jauh, membuatnya tidak sadar kalau pakaiannya menjadi berubah warna.

Hal ini disebabkan karena tubuhnya yang masuk ke dalam lumpur basah, dan menjadi kering di badannya. Akhirnya, seluruh tubuh dan pakaiannya pun menjadi cokelat. Sejak saat itulah, Powell tertarik menginisiasikan warna cokelat untuk seragam anggota Pramuka. Tujuannya, agar tidak mudah kotor ketika sedang berpetualang.

 

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓