Lebih dari Sekedar Tren Fashion, Cottonink Hadirkan Koleksi Ramah Lingkungan dengan Serat Tencel

Nabila Mecadinisa16 Okt 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 16 Okt 2020, 11:00 WIB
Cotton ink

Fimela.com, Jakarta Pencemaran lingkungan sudah mengancam bumi. Sebagai manusia, tentu kita harus merawat bumi untuk keberlangsungan hidup semua makhluk hidup yang menghuninya. Selain plastik, sampah lainnya yang juga mencemari lingkungan secara besar-besaran adalah pakaian.

Banyak pakaian yang diproduksi dengan material tidak ramah lingkungan, yang membuatnya sulit terurai. Namun kini, Cottonink hadirkan inovasi baru dengan meluncurkan koleksi perdana sustainable fashion bertajuk Pastel Whimsical.

Koleksi ini berkolaborasi dengan tekstil TENCEL™ dengan nuansa cerah bergaya santai, yang mudah dipadu-padankan secara apik, untuk lengkapi gaya di segala suasana. Pastel Whimsical mengajak publik untul lebih cermat memilih produk fashion yang tak hanya penuh gaya, namun juga ramah lingkungan serta diproduksi secara berkelanjutan.

Material ramah lingkungan

Cotton ink
Bertajuk Pastel Whimsical, koleksi ini sudah tersedia di www.cottonink.co.id

Pastel Whimsical terbuat dari serat alami TENCEL™ yang terdiri dari 7 model untuk Cottonink (4 atasan, 1 outwear, 1 bawahan, dan 1 shirtdress) ada juga 3 model untuk Cottonink mini (1 atasan, 1 dress, dan 1 bawahan).

Serat TENCEL™, yang menjadibahan utama pembuatan benang dan kain, terbuat dari pulp kayu yang berasal dari hutan industriyang dikelola secara berkelanjutan dan bersertifikasi FSC® atau PEFC™. Proses pembuatanserat alami TENCEL™ memiliki konsep closed-loop production. Proses ini mengubah pulpmenjadi serat selulosa, dengan optimalisasi sumber daya dan mengolah kembali sisapembuangan menjadi energi untuk berproduksi kembali. Karena terbuat dari bahan dasar yangalami, produk pakaian yang mengandung serat ini mampu terurai kembali ke alam, sehinggaaman terhadap lingkungan dan mengurangi pencemaran.

“Ekosistem dunia industri fashion di Asia Tenggara kini berkembang pesat bersamaan denganberkat perkembangan teknologi digital dan platform e-commerce. Selain itu, kami melihatfashion berkelanjutan menjadi tren yang menjadi dan pilihan masyarakat modern. Kami punsangat senang dan antusias bekerja sama dengan fashion brand lokal seperti COTTONINK.Bersama, kami dapat membuka jalan menuju masa depan industri fashion yang lebih hijau, danmemenuhi permintaan pelanggan yang mendambakan produk fashion yang baik untuk dirimereka sendiri dan juga bumi kita,” kata Mariam Tania, Marketing and Branding Manager forLenzing Group, Asia Tenggara dan Oseania (Lenzing Group adalah produsen dari seratbahan TENCEL™).

Berkomitmen dalam hadirkan koleksi terbaru

Cotton ink
Bertajuk Pastel Whimsical, koleksi ini sudah tersedia di www.cottonink.co.id

“Di COTTONINK, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dengan menciptakan koleksi produkfashion. Sustainable fashion sudah menjadi salah satu komitmen kami untuk bersama mengajakpara pembeli dan penyuka fashion untuk menghargai lingkungan dan bumi. Selain bahannyayang adem dan cocok untuk iklim tropis, juga membuat pakaian menjadi tidak rentan bakteri

Koleksi Pastel Whimsical dari COTTONINK ini memberikan peluang dan pengalaman yang barubagi pelanggan dan penggemar setia untuk beralih dan berkontribusi melestarikan lingkungandengan memilih produk fashion yang nyaman dan aman. Serat TENCEL™ memiliki sentuhanyang lembut di kulit, sirkulasi udara yang baik sehingga mencegah munculnya bakteri, dan warnayang tahan lama. Pakaian dengan serat TENCEL™ sangat pas dengan gaya dan karakteristikmasyarakat di negara-negara tropis seperti Indonesia.Koleksi spesial ini telah tersedia di www.cottonink.co.id mulai dari Rp279,000 - Rp399,000 untukCOTTONINK dan Rp189,000 - Rp229,000 untuk COTTONINK Mini.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓