Prediksi 4 Tren Fashion dari Brand Lokal yang Populer di 2021

Novi Nadya08 Feb 2021, 19:30 WIB
Diperbarui 08 Feb 2021, 19:30 WIB
Loungewear

Fimela.com, Jakarta Tren fashion setiap tahunnya dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya adalah kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan situasi saat ini. Dampak pandemi Covid-19 juga memberikan perubahan pada dominasi fashion di akhir tahun 2020, di mana pakaian santai yang nyaman namun tetap terlihat rapi dan stylish untuk segala aktivitas di rumah menjadi pilihan.

Aktivitas yang terpusat di rumah saja, membuat munculnya berbagai macam model pakaian mulai dari loungewear, sleepwear hingga loose wear karena lebih digemari dan dicari banyak orang. Model pakaian tersebut dinilai lebih nyaman dan simple, serta modelnya yang trendi menjadikan pakaian tersebut dapat digunakan dalam segala aktivitas, baik ketika bekerja di rumah ataupun untuk sekadar membeli kebutuhan sehari-hari.

Melihat hal ini, beberapa brand fashion lokal Indonesia di bawah naungan Hypefast menafsirkan bagaimana dominasi tren fashion di 2021;

 

 

Loungewear dan Piyama set

Loungewear
Salah satu koleksi loungewear yang dikeluarkan oleh Wearstatuquo

Pengaruh pandemi di Indonesia yang masih belum kunjung berakhir serta aktivitas work from home dan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) juga masih diberlakukan, menjadi salah satu pengaruh untuk tren fashion di Indonesia.

Brand Wearstatuquo melihat bahwa tahun 2020 adalah tahun dimana seluruh populasi manusia pada umumnya seakan terhenti untuk melakukan dress-up. Terbukti dengan meroketnya penjualan piyama set dan loungewear secara global. Sudut pandang fashion mengalami pergeseran dari diktasi-diktasi tren global, dan kemudian menjadi lebih personal, casual dan pragmatis. 

Personal touch, konsep inilah yang akan digali lebih jauh oleh Wearstatuquo di tahun 2021. “Konsep ini akan dihadirkan melalui beberapa kolaborasi menarik bersama beberapa pihak. Di mana ide besarnya adalah selalu menghadirkan ragam busana yang tetap stylish, kombinasi unik antara elemen desain, karakter dan tentunya kenyamanan,” ujar Brand founder Wearstatuquo, Janet Prasetio mengatakan. Clever, trendy outfit options, even if it’s just for a trip to the market.

Athleisure Wear

Dengan kebiasaan sehat yang sedang dijalani oleh seluruh masyarakat dunia dan juga isu kesehatan yang sedang diperhatikan, Athleisure Wear juga akan menjadi tren di 2021.

“Athleisure wear akan jadi salah satu tren yang kuat di 2021 karena masyarakat semakin peduli akan kesehatan sehingga olahraga jadi salah satu kegiatan yang sangat digemari selama pandemi. Dari pandemi ini juga, masyarakat lebih mengutamakan kenyamanan dalam berpakaian sehari-hari. Mereka menginginkan sesuatu yang simple untuk berolahraga, sekaligus bisa digunakan untuk kegiatan lainnya sehari-hari,” ujar Brand Founder Nona, Andani Agni Putri. 

Maka dari itu, pakaian olahraga yang lebih fashionable akan menjadi salah satu tren di 2021 dan menjadi salah satu fokus dari desain Nona.

Sling Bag

Sling Bag
Salah satu koleksi sling bag yang dikeluarkan oleh Motiviga.

Tren 2021 akan lebih utilitarian atau mengedepankan fungsi dan kenyamanan dari produk yang dibeli oleh pelanggan, dengan penggunaan warna-warna natural yang vibrant dan pastel akan lebih disukai di tahun ini. 

“Model sling bag, fanny pack dan tas kecil lainnya terus di gemari oleh pelanggan hingga hari ini,” ungkap Brand Founder Motiviga, Givary Malik. Menurutnya model tas tersebut cocok untuk digunakan dalam berbagai aktivitas serta diaplikasikan dengan warna natural yang vibrant. 

Konsep tersebut juga nantinya akan diterapkan oleh Motiviga dalam mengeluarkan koleksi tas terbarunya. “Memperbanyak variasi sling bag hingga fanny pack dengan penggunaan warna vibrant dalam pembuatan pattern. Kami juga akan memberikan fungsi beragam yang dapat dicocokkan untuk segala aktivitas dan hobi,” ujar Givary.

 

Vintage, Retro, dan Old school

Tren Fashion Vintage
Salah satu koleksi vintage yang dikeluarkan oleh Nona.

 

Fashion di tahun 2021 masih diwarnai dengan konsep vintage, retro, dan old school dari tahun 2020. Akan tetapi, terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya yakni adanya overlapping antara konsep old school dan new school, yang menyebabkan munculnya dua konsep fashion di saat yang bersamaan. Konsep era Victorian tahun 1990 muncul kembali di akhir tahun 2020 dan sangat digemari. Model ruffles dan puff sleeve diperkirakan masih akan sangat diminati untuk di 2021 kuarter 1.

“Saya pikir 2021 adalah era dari overlapping, old is the new new. Setelah era Victorian, akan masuk fashion dengan inspirasi era Retro 70 dengan pemilihan warna yang lebih deep dan colorful,” ungkap Andani. 

Pemilihan pattern di 2021 akan lebih banyak menggunakan geometric pattern yang lebih kecil, tidak lagi abstract drawing yang pernah populer sebelumnya. Warna yang akan populer seperti yellow butter, olive green, magenta, indigo blue, dan cream chocolate. 

Konsep tersebut juga masih akan tetap menjadi core dari setiap koleksi Nona. “Nona sangat terinspirasi dari fashion di setiap era, namun karena koleksi Nona lebih versatile, kami memiliki koleksi untuk beberapa pelanggan yang memang main style-nya berbeda-beda. Tahun ini kami akan menampilkan model-model yang simplistic with a little bit of twist dengan mix color pop dan mencoba wrap dress dan wrapping top,” tambah Andani.

Simak Video Berikut

#Elevate Women 

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela