TENUN Fashion Week 2021, Apresiasi Perempuan Pegiat Tenun di Asia Tenggara

Fimela Reporter16 Okt 2021, 13:20 WIB
Diperbarui 19 Okt 2021, 15:59 WIB
TENUN Fashion Week 2021, Apresiasi Perempuan Pegiat Tentun di Asia Tenggara

Fimela.com, Jakarta Menjadi merek serat alami dan ramah lingkungan, serat TENCEL™, berkolaborasi dengan salah satu mitra produsen benang dan kain, PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati (LAKUMAS), berpartisipasi dalam dunia mode di Asia Tenggara yang didedikasikan untuk kain tenun tradisional pertama kalinya. TENUN Fashion Week akan diadakan pada 15 hingga 17 Oktober 2021 secara virtual.

Melalui ajang laga gaya ini, TENCEL™ dan LAKUMAS akan menghadirkan sejumlah ahli di industri tekstil dan tenun yang penuh dengan kisah inspiratif. Ajang ini akan berbagi mengenai inovasi dan kreasi produk tenun dengan material ramah lingkungan dan berkelanjutan. Tidak hanya itu, program ini juga diadakan untuk memberdayakan para perempuan pegiat tenun agar dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang positif bagi komunitasnya.

Dengan sesi diskusi bertajuk "Innovation in Woven Textile", pada hari pertama TENUN Fashion Week, Erick Halim, selaku Marketing Director LAKUMAS akan memberikan pemaparan tentang inisiatif perusahaan untuk memberdayakan para perempuan pegiat tenun. Melalui sesi diskusi akan dipaparkan informasi mengenai inovasi dan keunggulan produk tenun dengan bahan serat TENCEL™. Sesi ini akan dihadiri oleh para ahli di bidang tekstil, Celia Elumba, perwakilan dari Philippine Textile Research Institute (PTRI), dan Dr. Sitthichai Smanchat, dari Ubon Ratchathani University, Thailand.

 

Menghadirkan keindahan tenun ala Asia Tenggara

TENUN Fashion Week 2021, Apresiasi Perempuan Pegiat Tentun di Asia Tenggara
Koleksi Off the Loom oleh Edric Ong (Dok. Edric Ong)

Pada hari ketiga TENUN Fashion Week, LAKUMAS dengan Edric Ong, dari Eon Company, Sarawak - Malaysia, akan menampilkan lima koleksi kain tenun dengan tema "Off the Loom". Koleksi ini akan memperkenalkan desain yang anggun dan menawan, yang dibuat secara berkelanjutan dengan menggunakan benang jenis Candimas yang terbuat dari serat TENCEL™.

"Benang Candimas ini telah banyak dipakai oleh penenun di seluruh Indonesia untuk beragam kain tradisional -- mulai dari Songket Sumatera, Batik Pekalongan, hingga Tenun Ikat asal NTT. Serat TENCEL™ membuat benang Candimas memiliki banyak keunggulan. Selain warna yang cerah, kualitas, ketahanan, hingga kemudahan untuk diolah dengan material tekstil lainnya membuat kain tenun ini tidak hanya istimewa namun juga ramah lingkungan. Kami yakin material yang alami seperti serat TENCEL™ mampu menciptakan industri tenun dan tekstil yang lebih berkelanjutan dari sisi ekonomi maupun sosial,” ujar Erick."

Mengenal serat TENCEL™

TENUN Fashion Week 2021, Apresiasi Perempuan Pegiat Tentun di Asia Tenggara
Koleksi kain tenun oleh serat TENCEL™ (Dok. LAKUMAS)

Menjadi bahan utama pembuatan benang dan kain, serat TENCEL™ terbuat dari pulp kayu yang berasal dari hutan industri yang bersertifikasi dan telah diolah secara berkelanjutan. Diolah dengan bahan yang ramah lingkungan, produk tekstil ini dapat terurai kembali ke alam, sehingga aman bagi lingkungan dan mengurangi pencemaran.

"Sebagai pelaku di industri tekstil, kami di Lenzing melihat produk tenun sebagai warisan budaya yang perlu diberdayakan, termasuk para pegiatnya. Kami sangat senang dan antusias dapat memberikan dukungan bagi LAKUMAS, sebagai salah satu mitra yang terus berkomitmen memberdayakan para perempuan penenun di seluruh Indonesia bahkan Asia Tenggara, untuk berinovasi menciptakan hasil tenunan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga ramah terhadap Bumi," ujar Mariam Tania, Marketing and Branding Manager for Lenzing Group, Asia Tenggara dan Oseania. 

Sudah sejak lama, sejarah dan budaya masyarakat Asia Tenggara tertuang melalui keindahan dan keberagaman kain tenun tradisional. Industri yang didominasi oleh mayoritas perempuan, tengah melewati situasi yang penuh tantangan saat ini. Maka dari itu, perlu adanya  dukungan dari berbagai pihak untuk bertahan dan berkembang, melalui inovasi dan teknologi, bagi komunitas perempuan pegiat tenun.

Melalui TENUN Fashion Week, akan medukung ASEAN’s Strategic Plan on Culture and Arts 2016-2025 dengan memfasilitasi interaksi dan kolaborasi antar negara. Hal ini diharapkan akan membangkitkan rasa dan kepemilikan terhadap warisan budaya Asia Tenggara, sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan lewat budaya.

Gelaran TENUN Fashion Week dapat disaksikan secara virtual melalui Halaman Facebook dan YouTube TENUN Fashion Week. Acara akan dimulai setiap pukul 18.00 WIB, mulai tanggal 15 Oktober 2021.

 

Penulis: Meisie Cory

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela