Korea Utara Larang Warganya Tiru Gaya Kim Jong Un Pakai Jaket Kulit

Hilda Irach27 Nov 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 27 Nov 2021, 10:00 WIB
Korea Utara Larang Warganya Tiru Gaya Kim Jong Un Pakai Jaket Kulit

Fimela.com, Jakarta Korea Utara kini memiliki aturan terbaru mengenai gaya berpakaian warganya. Setelah dilarang bergaya kebaratan dengan jeans, mereka juga diminta untuk tidak mengenakan jaket kulit seperti yang dikenakan oleh Kim Jong Un.

Sejak 2019 saat Kim Jong Un tampil di televisi dengan memakai jaket kulit, gaya busana ini pun langsung jadi primadona warga. Banyak pedagang Korea Utara yang berniat untuk membuat jaket serupa.

Awalnya material itu tidak tersedia di negara mereka, tetapi orang-orang kaya Korea Utara yang ingin mengikuti gaya sang pemimpin pun mulai membelinya dari China. Hingga pengusaha garmen pun ikut impor kulit sintetis untuk membuat jaket demikian secara domestik.

Jaket kulit ala Kim Jong Un pun kian menjadi tren warga Korea Utara. Tak hanya Kim, beberapa pejabat tinggi pun kedapatan mengenakannya.

“Selama parade militer di Kongres Partai ke-8 Januari tahun ini, petinggi terlihat mengenakan jaket kulit juga,” kata salah seorang sumber, dilansir RFA.

Dianggap Menentang Kekuasaan

Korea Utara Larang Warganya Tiru Gaya Kim Jong Un Pakai Jaket Kulit
Warga Korea Utara terlarang tiru gaya khas Kim Jong Un pakai jaket kulit. (Instagram/adcavepk).

Namun, sayangnya kini jaket kulit tidak diperkenankan oleh aparat Korea Utara. Jaket kulit tersebut diasosiasikan sebagai simbol kekuasaan. Para aparat kepolisian Korea Utara dilaporkan berpatroli untuk menghentikan pembuatan jaket kulit imitasi dan warga yang memakainya.

Banyak warga yang memprotes aksi aparat Korea Utara tersebut karena mereka membeli jaket itu dengan uang mereka sendiri dan tidak ada alasan untuk mengambilnya.

“Para pria muda protes, mereka bilang mereka membeli jaket itu dengan uang mereka sendiri dan tidak ada alasan untuk mengambilnya.

“Namun para polisi merespon protes itu dengan mengatakan menggunakan jaket yang didesain mirip Pemimpin adalah sebuah tren kotor yang menentang otoritas Pemimpin. Mereka memerintahkan agar publik tidak mengenakan jaket kulit, karena itu adalah bagian dari perintah partai untuk memutuskan siapa yang berhak memakainya,” lanjut sumber.

Sebagai informasi, mantel kulit di Korea Utara sangat mahal. Yang terbuat dari kulit asli berharga sekitar 170.000 won (US$34), dan sekitar 80.000 won ($16) untuk kulit palsu. Dilaporkan Korea Joongang Daily, Gaji rata-rata bulanan warga Korea Utara pada tahun 2018 adalah sekitar 4.000 won (US$0,66).

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela