Diary Fimela: Debut Katonvie dengan Angkat Cerita Pilihan Perempuan di Atas Scarf Botani

Vinsensia Dianawanti22 Des 2021, 14:00 WIB
Diperbarui 22 Des 2021, 14:00 WIB
Diary Fimela: Debut Katonvie dengan Angkat Cerita Pilihan Perempuan di Atas Scarf Botani

Fimela.com, Jakarta Perempuan selalu punya pilihan dalam hidupya. Baik itu karir, keuangan, bahkan pilihan fashion akan ia kenakan sehari-hari. Pilihan setiap perempuan ini diangkat oleh merek lokal Katonvie dalam koleksi scarf terbarunya.

Koleksi scarf dari Katonvie dicetak dua sisi dengan teknologi duplex print yang merupakan teknologi printing pertama di Indonesia yang dapat menghasilkan printing di kedua sisi kain dengan warna-warna yang vibrant. Katonvie ingin menyoroti pentingnya memiliki pilihan sebagai seorang perempuan serta pentingnya perempuan Indonesia untuk saling mendukung satu sama lain di kehidupan sehari-hari dalam menjalani berbagai pilihan tersebut.

“Saya sangat bersyukur atas peluncuran brand scarf pertama kami. Melalui Katonvie, kami berusaha menerjemahkan kumpulan kisah yang luar biasa ke dalam scarf. Tidak jarang kita hanya terpaku pada keakuan diri dalam sebuah kisah kehidupan, namun pada dasarnya akan selalu ada dua sisi dari setiap kisah. Saya berharap kumpulan kisah yang tertuang dalam Katonvie dapat menggambarkan keanekaragaman dan merayakan pilihan-pilihan yang tersedia dalam kehidupan kita," kata Anthony Lim, Owner Katonvie.

Katonvie merupakan sebuah brand yang sangat personal bagi Anthony. Sebagian besar terinspirasi dari dinamika keluarganya dengan oleh seorang ibu dan tiga saudara perempuan yang berprestasi dalam bidang berbeda-beda. Nama Katonvie pun diambil dari nama mereka, yaitu elisKA, TOny, Nansih, VIna, and Elvania. Benang merah kekeluargaan dan nilai kesetaraan gender ini pun diharapkan dapat mendukung Katonvie untuk menjadi lebih relevan kepada masyarakat Indonesia terlepas dari latar belakangnya.

 

Semangat menyuarakan kisah perempuan

Diary Fimela: Debut Katonvie dengan Angkat Cerita Pilihan Perempuan di Atas Scarf Botani
Meramaikan industri lokal, Katonvie angkat cerita perempuan di atas koleksi scarf (Katonvie)

Sebagai sebuah brand fesyen lokal, Katonvie memiliki visi besar untuk membantu menyuarakan kisah terbaik dari individu-individu yang menginspirasi khususnya para perempuan Indonesia, kepada masyarakat luas dengan harapan dapat memperdalam pemahaman antar manusia dan mengadvokasi pola hidup yang lebih damai. Katonvie juga beraspirasi untuk menjadi ruang aman untuk berekspresi bagi mereka yang mungkin selama ini merasa sulit untuk menyuarakan ceritanya dalam kehidupan sehari-hari.

Persona yang ingin dibangun Katonvie berlandaskan pada tiga pilar utama, yaitu ‘empowering’, ‘sisterhood’ dan ‘one of a kind’. Kedepannya, melalui ketiga pilar tersebut audiens dapat merasakan bahwa Kantovie sepenuhnya paham akan pentingnya memiliki pilihan dalam kehidupan sehari-hari; Katonvie dapat dianggap sebagai saudara perempuan yang dapat dipercaya dan diandalkan bagi para audiensnya; serta Katonvie dapat mencerminkan seseorang yang relevan, menarik, seru dan apa adanya.

Dalam peluncuran brand sekaligus koleksi pertamanya, Katonvie berkolaborasi dengan kurator serta seniman lokal yang sangat berbakat, yaitu Ika Vantiani dan Diva Meshia Arif. Ika Vantiani adalah seorang seniman, kurator, dan perajin Indonesia. Karya-karyanya mengeksplorasi gagasan menjadi seorang perempuan di masyarakat saat ini dengan jalinan antara media dan pola konsumsi.

 

Berkaca dari lima aspek pada hidup perempuan

Diary Fimela: Debut Katonvie dengan Angkat Cerita Pilihan Perempuan di Atas Scarf Botani
Meramaikan industri lokal, Katonvie angkat cerita perempuan di atas koleksi scarf (Katonvie)

Katonvie meramaikan industri lokal dengan koleksi yang bertajuk Dua Sua. Tema ini mendeskripsikan produk scarf dua sisi yang berbeda serta mengangkat tentang banyak sisi perempuan itu sendiri. Katonivie memilih lima hal yang berkaitan dengan kehidupan perempuan dalam masyarakat. Mulai dari status pernikahan, profesi, peran, pekerjaan, dan sosok keibuan.

Kelima aspek yang berkaitan dengan perempuan ini divisualisasikan melalui tanaman asli Indonesia, ada apa saja?

1. Sanding untuk menggmbarkan status

Saatnya untuk keluar dari garis waktu yang ditentukan oleh orang lain, perempuan bisa hidup dengan jalannya masing-masing sebagai pribadi yang utuh.

2. Laras untuk menggambarkan profesi

Apapun labelnya, pekerjaan adalah pekerjaan dan kontribusi perempuan selalu memiliki nilai apapun yang mereka lakukan membangun keseimbangan harmoni yang sempurna untuk dirinya dan sekitarnya.

 

3. Iring untuk menggambarkan peran perempuan

Kepemimpinan yang baik datang dengan dukungan orang lain, begitu pula kekuatan dalam peran apapun yang perempuan lakukan, kekuatan itu selalu ada.

4. Baur untuk menggambarkan pekerjaan yang kerap dipilih perempuan

Dukung perempuan dalam apapun yang mereka lakukan, banyak yang akan menuai manfaatnya terutama versi terbaik dari diri mereka sendiri.

5. Lekat untuk menggambarkan sosok keibuan

Kemampuan memupuk tertanam dalam naluri perempuan, namun tidak menjadi penentu nilai mereka, membatasi segala kemungkinan dan menghalangi setiap peluang.

Untuk mempermudah akses bagi konsumen, Katonvie kini telah hadir secara offline maupun online. Terdapat booth Katonvie lengkap dengan produk-produknya di Ashta District Jakarta Selatan sampai dengan tanggal 9 Januari 2022. Konsumen dapat merasakan langsung kisah terbaik Kantovie dan Jika belum sempat mengunjungi booth Katonvie, konsumen dapat mengakses toko online Katonvie di e-commerce maupun Instagram.

Simak video berikut ini

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela