Diary Fimela: Cerita Sukses Agus Bawa Tas Kanvas Bandung Tembus Pasar Internasional

Hilda Irach11 Agu 2022, 20:00 WIB
Diperbarui 12 Agu 2022, 03:42 WIB
Diary Fimela: Cerita Sukses Agus Bawa Tas Kanvas Bandung Tembus Pasar Internasional

Fimela.com, Jakarta Memasarkan produk hingga ke mancanegara, dulu hanya menjadi impian para pelaku UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Biaya logistik yang mahal, sulitnya mencari pangsa pasar hingga minim pemahaman mengenai prosedur untuk ekspor menjadi hambatan tersendiri bagi UMKM menembus pasar global.

Namun kini dengan hadirnya berbagai program yang disediakan e-commerce, para pelaku usaha semakin dimudahkan melakukan penjualan hingga keluar negeri. Pengalaman Agus Ardian, pemilik usaha produksi tas kanvas Gudang Barang Bandung, berhasil membuktikannya.

Jauh sebelum membuka usaha tas kanvas tepatnya 2017, Agus membuka toko grosir kulit jok motor di dekat rumahnya. Namun, ia kerap mengalami kesulitan memutar modal lantaran banyak pembeli yang berutang padanya.

Setahun kemudian, pria 30 tahun itu akhirnya memutuskan menutup toko grosir dan mulai mencari ide berbisnis baru. Hingga suatu ketika, Agus melihat tas kanvas tengah menjadi tren di kalangan masyarakat, ia pun kemudian beralih berbisnis tas kanvas.

“Awalnya saya usaha toko grosir jok motor tahun 2017, karena banyak yang utang saya bingung muter modalnya. Di sisi lain, saya melihat tas kanvas ini tengah menjadi tren, oleh karena itu saya beralih ke bisnis tas kanvas,” cerita Agus dalam konferensi pers Shopee Pilih Lokal di bilangan Jakarta Selatan, (9/8/2022).

 

Rajin Mengikuti Program Pengembangan Usaha

Diary Fimela: Cerita Sukses Agus Bawa Tas Kanvas Bandung Tembus Pasar Internasional
Sempat gagal berbisnis lantaran dihutangi pelanggan, kini Agus sukses jual ratusan ribu tas kanvas Bandung ke mancanegara. (Dok/Fimela.com/ShopeeIndonesia).

Sejak saat itu, Agus mendirikan rumah produksi tas kanvas di Kampung Cibeber Hilir, Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat.

Gudang Barang Bandung menjual beragam jenis produk berbahan kanvas. Mulai dari tas tote, tas laptop, pouch, hingga sling bag dengan desain dan model sesuai tren anak muda.

Bisnis Agus pun semakin berkembang setelah  ia mencoba menjual tas kanvasnya di Shopee.

Setelah dua tahun berjualan di e-commerce, Agus pun bertekad menjangkau pasar internasional. Agar dapat memahami strategi berjualan ekspor, ia pun mengikuti pelatihan gratis di Kampus UMKM Shopee Ekspor Bandung.

Tembus Pasar Internasional

Diary Fimela: Cerita Sukses Agus Bawa Tas Kanvas Bandung Tembus Pasar Internasional
Sempat gagal berbisnis lantaran dihutangi pelanggan, kini Agus sukses jual ratusan ribu tas kanvas Bandung ke mancanegara. (Instagram/gudangbarangbandung).

Berkat keseriusan mengikuti pelatihan, kini lebih dari 350 ribu produk tas kanvas Gudang Barang Bandung telah terjual ke seluruh Indonesia dan beberapa negara Asia seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand.

Kesuksesan Agus mengekspor produk dan pertumbuhan usahanya pun ikut berkontribusi terhadap penyerapan tenaga serta peningkatan taraf ekonomi warga di kampungnya. Pasalnya seiring berkembangnya usaha, Agus perlahan bisa menambah jumlah karyawan sampai 20 orang di kampungnya. 

“Motivasi saya bergabung dengan Shopee ialah diharapkan dapat memperluas jangkauan penjualan dan bisa memberdayakan perajin di kampung saya. Terbukti, kini saya memiliki 20 orang karyawan dari semula hanya 1 orang,” kata Agus.

“Tips saya konsisten saja dan kasih yang terbaik untuk pelanggan,” tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela