Tips Memilih Dasi yang Tepat agar Penampilanmu Makin Menarik

Senjie Nuraini22 Sep 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 22 Sep 2022, 16:59 WIB
ilustrasi dasi

Fimela.com, Jakarta Salah satu hal yang bisa membuat penampilan menarik adalah outfit atau pakaian yang kamu gunakan. Pakaian yang menarik bisa membuat seluruh penampilanmu juga menarik. Oleh karena itu, penting buatmu untuk memikirkan pakaian yang akan kamu gunakan dan disesuaikan dengan acara yang akan kamu hadiri.

Pakaian seringkali dilengkapi dengan aksesoris agar semakin bervariasi. Ada banyak jenis aksesoris pakaian yang bisa digunakan, seperti topi, kacamata, kalung, dan juga dasi.

Namun memakai aksesoris harus dipikirkan secara matang, bahkan ada beberapa caranya. Karena jika digunakan sembarangan, justru akan membuat seluruh penampilanmu jadi tidak menarik lagi.

Begitu juga jika ingin menggunakan dasi. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin memilih dasi. Berikut beberapa tips memilih dasi yang harus kamu perhatikan:

Tips Memilih Dasi

ilustrasi dasi
Ilustrasi/Copyright unsplash/Tim Mossholder

1. Perhatikan Bahan Dasi

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika memilih dasi adalah memperhatikan bahan dasi. Seperti halnya kamu memilih kemeja, maka memilih dasi pun juga harus memperhatikan bahan. Dasi dengan bahan yang lebih tebal akan memberikan kesan lebih kokoh dan tegas.

Bahan terbaik untuk dasi adalah sutra. Selain memberikan kesan mewah, dasi yang berbahan dasar sutra akan sangat cocok untuk dipadukan dengan kemeja apa pun, termasuk jas.

2. Pilih Jenis Dasi

Seperti yang kamu ketahui, dasi secara umum memiliki dua model yang paling terkenal, yakni dasi panjang dan kupu-kupu. Adapun dasi panjang lebih tepat dikenakan untuk urusan pekerjaan dan acara resmi. Sedangkan dasi kupu-kupu lebih umumnya dikenakan pada acara pesta formal mau pun nonformal. Namun secara umum, dasi panjang lebih fleksibel untuk segala jenis aktivitas baik resmi maupun tidak resmi. Nah tinggal kamu sesuaikan acara seperti apa yang akan kamu datangi, baru kemudian pilih dasi yang sesuai.

3. Perhatikan Ikatan Simpul Dasi

Saat mengenakan dasi, kamu harus memperhatikan jenis ikatan simpulnya. Perlu kamu ketahui bahwa ikatan simpul segitiga adalah jenis yang paling banyak digunakan. Selain karena kemudahan dan kesimpelannya, simpul ini dapat memberikan kesan formal namun tetap santai santai. Hanya saja jika kamu ingin sesuatu yang berbeda, maka kamu bisa mencoba jenis ikatan simpul lainnya misalnya four in hand knot, balthus knot, dan lain sebagainya.

4. Menentukan Panjang dan Lebar Dasi

Panjang dan lebar dasi ternyata juga perlu diperhitungkan. Tentu saja hal ini harus disesuaikan dengan tinggi badan kamu. Lebar dasi terbaik biasanya berkisar antara 6-9 cm, dengan panjang antara 130-150 cm. Dasi yang lebar bisa kamu pilih jika kamu memiliki badan yang cukup tinggi.

Jika kamu sembarangan dalam memilih panjang dan lebar dasi sehingga tidak sesuai dengan tubuh kamu, maka hal tersebut dapat membuat penampilan kamu jadi kurang menarik dan tidak terlihat rapi

Tips Memilih Dasi Lainnya

ilustrasi dasi
Ilustrasi/Copyright unsplash/palesa

5. Pilih Warna Dasi Lebih Gelap daripada Warna Kemeja

Warna dasi yang lebih gelap daripada warna kemejamu akan membuatmu jadi terlihat lebih menonjol. Selain itu, kamu jadi lebih diperhatikan. Tentunya ini bisa meningkatkan rasa percaya dirimu.

6. Pilih Dasi Polos

Langkah yang paling aman jika kamu ragu-ragu adalah pilihlah dasi yang polos. Dasi yang punya motif kadang-kadang cukup sulit dipadu-padankan. Jika kamu sudah ahli, maka tidak ada salahnya jika kamu memilih dasi yang bermotif. Namun jika kamu belum cukup percaya diri, pilih saja dasi polos.

7. Padukan Dasi Bermotif dengan Kemeja Polos

Jika kamu memutuskan untuk memilih dasi bermotif, maka kamu wajib untuk menghindari dasi yang bermotif sama dengan kemeja. Karena dasi bermotif dan kemeja yang juga punya motif akan membuat stylemu terlihat terlalu ramai karena terlalu banyak motif dalam satu pakaian. Pilihlah kemeja yang polos seandainya kamu benar-benar ingin menggunakan dasi yang bermotif.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela