Collage ID, Komunitas Penggiat Kolase Berbasis Media Sosial

Cica08 Mei 2020, 13:18 WIB
[FIMELA] Collage ID

Fimela.com, Jakarta Banyak orang mengeluhkan kebosanan dan terbatasnya kegiatan yang bisa dilakukan dalam masa karantina #dirumahaja. Padahal, berkegiatan nggak selalu harus dilakukan di luar rumah, lho! Sadar atau tidak, banyak banget kegiatan yang bisa dilakukan di rumah selain bekerja. Salah satunya adalah berkesenian.

Yasss! Berkesenian juga banyak bentuknya, sih, tapi apakah Sahabat Fimela sudah mencoba untuk membuat kolase? Memanfaatkan koran atau majalah bekas, kegiatan membuat kolase ini bisa menjadi salah satu aktivitas menyenangkan sekaligus recycle sampah kertas yang ada di rumah.

Seperti yang dilakukan oleh para anggota Collage ID, komunitas penggiat kolase, yang berbasis di media sosial ini. Janet, salah satu pengurus College ID, bercerita lebih lanjut soal perkumpulan yang menaunginya. “Collage.id  atau Indonesia Collage Collective adalah komunitas kolase berbasis media sosial yang dibentuk atas dasar ketertarikan yang sama,” jelas penggiat kolase yang aktif sejak 2013 ini.

“Collage.id sendiri bertujuan untuk memperluas jaringan seniman kolase di Indonesia, yang walaupun berada di beberapa daerah tetap dapat saling terhubung satu sama lain,” imbuhnya.

[FIMELA] Collage ID
Salah satu kegiatan Collage ID. (Sumber foto: Collage ID)

 

Terbentuk pada tahun 2016, Collage ID terbentuk dari proyek kolaborasi kolase lintas kota antara Rozel (Jakarta),  Rifka (Makassar) dan Septian (Surabaya) yang belum pernah bertemu sebelumya. Kendati demikian, menurut Janet hal tersebut bukan masalah. Berkat sosial media, komunitas ini terus tumbuh.

“Collage.id yang tadinya hanya beranggotakan tiga orang akhirnya kini berbuah komunitas kolase yang berasal dari berbagai daerah. Prestasi awal adanya grup ini adalah menghasilkan grup-grup kecil dari pertemuan beberapa seniman kolase yang tidak saling kenal dalam satu kota,” ujar perempuan yang bekerja di bidang Human Resource (HR) ini.

Terdiri dari berbagai macam teknik, Collage ID tidak membatasi atau menentukan anggotanya dalam berkarya. Baik manual maupun digital, Collage ID mendukung untuk keduanya.

“Tentu tidak ada yang berbeda antara digital maupun manual, semua jenis kolase adalah keren bagi kami, mau dilakukan secara manual dengan menggunting dengan alat potong dan menempel dengan lem atau perekat, ataupun dilakukan secara digital dengan menggunakan aplikasi dan di potong-tempel menggunakan tools dalam aplikasi. Secara keseluruhan kami mendukung apapun tehnik pembuatanya, dan bagaimanapun proses berkaryanya,” kata Janet.

[FIMELA] Collage ID
Pameran kolase oleh Collage ID. (Sumber foto: Collage ID)

 

Memiliki ribuan pengikut di Instagram, Collage ID terbuka untuk siapa saja. Tidak ada batasan usia dan latar belakang. “Saat ini ada 93 orang anggota, beberapa aktif memberikan ide dan berdiskusi dalam grup, namun tentu di luar itu, semua anggotanya aktif dengan kegiatan kolasenya masing-masing,” jelas penggemar Paw Grabowski ini.

Berbasis di media sosial, kegiatan Collage ID lebih banyak dilakukan secara online. Salah satu kegiatan yang mereka buat adalah World Collage Day atau Hari Kolase Sedunia yang jatuh pada minggu kedua bulan Mei.

“Biasanya kami seperti memberikan ajakan berupa poster yang diunggah di instagram untuk merayakan ini bersama-sama dan mengumpulkan semua kegiatan menjadi satu. Namun, diluar itu beberapa kolektif di daerah secara aktif menggelar acara-acara seperti workshop, kolase bareng hingga pameran, dan tentu kami mendukung penuh terselenggaranya acara-acara tersebut,” ungkap Janet.

Dalam keterbatasan ruang gerak yang diakibatkan oleh virus Corona seperti sekarang ini, Collage ID turut untuk mendukung imbauan #dirumahaja dengan mengajak orang-orang membuat kolase bersama. Lewat media sosial, mereka membuat kampanye kegiatan #30HariKolaseDiRumah.

[FIMELA] Collage ID
Pameran Kolase oleh Collage ID. (Sumber foto: Collage ID)

“Sebagai dukungan kami selaku komunitas untuk penanggulangan bencana covid-19, maka kami memiliki ide buat mengajak orang-orang ikut di kegiatan #KolaseDiRumah. Mengajak orang untuk menggeser ketakutan dalam kondisi yang sekaran ini dengan tetap produktif bikin kolase,” jelas Janet.

“Kami siapkan 30 tema berbeda setiap harinya. Ini sebenernya menarik sekali bagi kami karena, kita kayak ngajakin orang kolasean bareng-bareng ditempat yang berbeda namun dengan tema yang sama gitu,” tambahnya.

Tertarik untuk bergabung dan berkolase ria bareng Collage ID? Follow Instagram mereka di @Collage.ID dan temukan info lebih lanjut di sana. Selamat berkolase!