5 Fakta Unik Baby Dutch Pancake Bisa Main Course atau Dessert

Novi Nadya27 Sep 2021, 18:48 WIB
Diperbarui 27 Sep 2021, 19:02 WIB
Pancake

Fimela.com, Jakarta Pancake biasanya berbentuk kue dadar bundar yang bisa ditumpuk atau digulung. Biasanya dilengkapi dengan topping manis atau gurih, yang membuatnya jadi menu andalan saat sarapan maupun kudapan.

Berbeda dengan pancake pada umumnya, Restaurant Baby Dutch yang terletak di Jl. Gunung Kareumbi No. 10, Cimbuleuit-Bandung, menawarkan pengalaman menikmati pancake yang unik. Salah satu menu andalannya yaitu Baby Dutch Pancake memberikan sensasi pancake berukuran raksasa dengan rasa yang enak.

“Sebagai ‘The First Baby Dutch Pancake Concept in Indonesia,’ kami berkomitmen untuk membawa pengalaman makanpancake yang berbeda. Untuk memudahkan masyarakat mencoba pengalaman baru, kami juga bekerja sama dengan Shopeepay untuk memberikan Cashback 100% dalam kampanye ShopeePay Day yang berlangsung 22-24 September dan Shopee Mantul Sale pada 25-27 September,” kata Kevin Cheung, Direktur Restaurant Baby Dutch.

Berikut lima fakta unik mengenai Baby Dutch Pancake:

1. Bukan Berasal dari Belanda

Penggunaan kata ‘Dutch’ membuat masyarakat kerap mengira camilan ini berasal dari Belanda. Namun, tahukah kamu bahwa Baby Dutch merupakan camilan yang berasal dari Jerman dan mulai popular sejak 1942? Penggunaan kata Dutch kemungkinan ada kaitannya dengan sebutan “Deutschland” yang sering digunakan sebagai nama lain Jerman.

1,5 Kali Lipat Lebih Besar

Pancake
Baby Dutch Pancake

2. Berbentuk Raksasa

Saat Baby Dutch Pancake yang wangi ini keluar dari oven, penampilan pertamanya akan membuat kamu terkejut! Adonan pancake bukan lagi datar namun naik ke atas! Bentuknya seperti mangkuk, mengikuti dan memenuhi pan yang sebelumnya masuk ke oven. Ukuran Baby Dutch Pancake bisa lebih besar 1,5 kali lipat daripada pancake yang biasanya, loh!

 

3. Tekstur yang Lebih Unik dan Garing                                               

Baby Dutch Pancake memiliki teksture yang unik, dengan bagian atas pancake yang lebih garing dan bagian bawah yang lebih lembut, berbeda dengan pancake biasa yang berbentuk bundar dengan ketebalan yang sama. Saat Baby Dutch Pancake keluar dari oven, adonan yang panas  dan ditambahkan dengan ice cream dan saus favorit, membuat berbagai sensasi rasa di mulut! Di Restoran Baby Dutch Bandung, kamu bisa memilih aneka Baby Dutch Pancake yang manis seperti Blueberry atau Mixed Berries dengan ice cream dan saus blueberry/mixed berries yang membuatnya lebih segar, atau Baby Dutch Nutella Pancake dengan Nutella dan potongan buah Strawberry yang bikin lebih happy!

 

Dimasak Berbeda dari Pancake

Baby Dutch Pancake
Baby Dutch Pancake

4. Memiliki Cara Memasak Yang Berbeda dengan Pancake Biasa

Setelah adonan Pancake selesai, biasanya adonan tersebut akan dituang dan dipanaskan di penggorengan. Namun cara memasak baby Dutch Pancake ini berbeda, adonan Baby Dutch Pancake akan dituang di pan dan dipanggang ke dalam oven selama 20 menit!

 

5. Bisa Dikreasikan dengan Daging

Dikenal sebagai makanan manis, sarapan maupun dessert, ternyata Baby Dutch Pancake bisa menjadi hidangan utama makan siang maupun makan malam kamu. Di Restaurant Baby Dutch Pancake, kamu dapat menikmati Baby Dutch Steak Pancake dengan potongan daging tenderloin yang tebal dan juicy, Baby Dutch Chicken Alfredo dengan creamy spinach dan potongan daging ayam, Baby Dutch Margherita Pancake yang dilengkapi dengan sayuran sehat, serta Baby Dutch Triple Cheese Pancake dengan tiga jenis topping keju yang berbeda.

Kabar baiknya, produk-produk Baby Dutch saat ini bisa didapat dengan lebih hemat berkat Cashback 100% dari ShopeePay selama periode kampanye ShopeePay Day yang berlangsung 22-24 September dan Shopee Mantul Sale pada 25-27 September.

Itulah lima fakta unik mengenai Baby Dutch Pancake. Untuk kamu yang penasaran mencoba, bisa langsung datang ke Restaurant Baby Dutch di Bandung. Kamu juga bisa memanfaatkan Diskon 100% dari layanan pesan antar ShopeeFood. Selamat mencoba!

#Elevate Women 

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela