9 Makanan yang Harus Dihindari bagi Kamu yang Merencanakan Hamil

Novi Nadya21 Jan 2022, 12:30 WIB
Diperbarui 21 Jan 2022, 12:30 WIB
Ibu hamil makan sayur

Fimela.com, Jakarta Bagi kamu yang sedang merencanakan kehamilan, ada beberapa perubahan pola makan yang harus dilakukan. Namun yang terpenting lagi adalah menghindari beberapa makanan yang bisa memperkecil peluang kehamilan dan bahkan mungkin berbahaya bagi calon janin. 

Namun jangan dulu panik jika sudah mengonsumsi salah satu dari makanan 'terlarang' ini, karena jika dikonsumsi dalam jumlah tepat harusnya aman-aman saja. Namun, sebaiknya bagi kamu yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya mejauhi 9 daftar makanan ini;

1. Ikan dengan merkuri tinggi

Merkuri dapat merusak sistem saraf, yang berarti mengonsumsi makanan laut kaya merkuri seperti ikan todak dan tuna dapat secara langsung membahayakan janin. Makan ikan bermerkuri tinggi sebelum hamil dapat menumpuk simpanan merkuri yang dapat mempengaruhi perkembangan sistem saraf bayi.

"Sistem saraf janin sedang dibentuk sebelum kebanyakan perempuan tahu bahwa mereka hami," jelas ahli diet terdaftar Suzanne Fisher melansir dari Glamour.

 

2. Soda

Beberapa penelitian juga mengaitkan soda baik dalam makanan dan minuman dapat menurunkan kesuburan. Kendra Tolbert RD, dari FDA mengatakan jika soda merupakan kombinasi dari peradangan dan perubahan metabolisme yang disebabkan terlalu banyak pemanis yang meningkatkan gula darah dan mengubah bakteri usus. Banyak minuman ringan lainnya juga dikemas dalam wadah berbahan kimia yang memiliki BPA.

 

3. Lemak trans

Lemak trans ditemukan dalam makanan seperti keripik atau popcorn microwave, makanan panggang yang dibuat dengan shortening, dan makanan digoreng yang dapat menyebabkan peradangan dan resistensi insulin yang menurunkan kesuburan. Jika berlebihan dapat merusak pembuluh darah dan mengganggu aliran nutrisi ke sistem reproduksi.

 

4. Makanan dengan indeks glikemik tinggi

Jika ingin meningkatkan kesuburan, hindari makanan yang membuat gula darah melonjak, terutama jika tidak memasangkannya dengan makanan yang memperlambat kenaikannya.

"Lonjakan gula darah dapat menyebabkan peradangan, mengubah hormon, dan menghambat ovulasi," kata Tolbert.

Cobalah untuk memilih karbohidrat yang lambat terbakar, seperti roti gandum dan pasta atau nasi merah, daripada yang olahan. Gabungkan dengan protein, serat, dan lemak sehat.

 

5. Susu rendah lemak

Susu rendah lemak, yogurt, dan produk susu lainnya mungkin mengandung androgen, hormon pria yang tertinggal saat lemak dihilangkan. Makanan dan minuman ini dapat memproduksi androgen yang dapat mengganggu siklus mensturias.

 

6. Alkohol berlebih

CDC merekomendasikan jika perempuan yang bisa hamil harus menghindari alkohol sepenuhnya. Tetapi jika memang sudah terlanjur menjadi 'peminum' untuk membatasi maksimal 7 minuman per minggu. Alkohol seperti merkuri yang dapat menyebabkan sulit punya anak dan menghabiskan vitamin B tubuh yang meningkatkan peluang untuk hamil dan mendukung pertumbuhan janin.

 

7. Keju yang tidak dipasteurisasi

Keju seperti Brie, Roquefort, Camembert, dan Gorgonzola memiliki risiko lebih tinggi mengandung listeria, yang dapat meningkatkan risiko keguguran, kata Fisher.

 

8. Daging olahan

Daging olahan seperti hot dog serta ikan asap juga rentan terkontaminasi listeria. Fisher merekomendasikan untuk memanaskannya sampai mengepul untuk membunuh bakteri.

 

9. Produk hewani mentah

Daging mentah, makanan laut, dan telur mungkin mengandung salmonella, bakteri coliform, atau toksoplasmosis yang dapat menginfeksi janin melewati plasenta. Pastkan untuk memasak semua produk secara menyeluruh.

#ElevateWomen 

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela