5 Manfaat Kapulaga untuk Kesehatan Tubuh, Menyembuhkan Berbagai Penyakit Kronis

Imelda Rahma26 Jul 2021, 14:07 WIB
Diperbarui 26 Jul 2021, 14:09 WIB
Kapulaga

Fimela.com, Jakarta Kapulaga menjadi salah satu rempah yang memiliki rasa kuat dan sedikit manis. Tak heran jika kapulaga banyak digunakan untuk bumbu masakan untuk menambah cita rasa manis dan gurih.

Selain untuk bumbu masakan, kapulaga juga bisa dijadikan sebagai obat. Biji, minyak, dan ekstraknya dianggap memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh. Untuk itu, kapulaga sudah digunakan sebagai obat tradisional selama berabad-abad.

Di Indonesia, kapulaga memiliki dua jenis, yakni kapulaga Jawa dan kapulaga India atau sabrang. Pada kapulaga Jawa, buahnya berbentuk bulat dan berwarna merah. Sementara pada kapulaga India, tekstur buahnya berserat, berbentuk lonjong dan berwarna hijau.

Nah, penasaran apa saja manfaat kapulaga untuk kesehatan? Berikut ulasannya yang telah dirangkum oleh Fimela.com dari beragam sumber. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Ilustrasi Tekanan Darah Tinggi Credit: pexels.com/Andrea

Kapulaga memiliki antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah studi mengatakan, jika mengkonsumsi 3 gram bubuk kapulaga setiap hari dapat mengurangi tekanan darah tinggi.

Kamu dapat mengonsumsi kapulaga sebagai suplemen dengan cara dicampurkan ke dalam masakan.

Melindungi dari Penyakit Kronis

Melindungi dari Penyakit Kronis
Ilustrasi Penyakit Kronis Credit: pexels.com/Tima

Kapulaga ternyata memiliki kandungan yang mampu melawan peradangan. Peradangan sendiri dapat terjadi jika tubuh terpapar zat asing. Pada peradangan jangka panjang maka akan menyebabkan penyakit kronis.

Kandungan antioksidan dalam kapulaga mampu melindungi sel dari kerusakan. Antioksidan juga bisa menghentikan peradangan. Sebuah studi yang diuji coba pada tikus mengungkapkan bahwa ekstrak kapulaga dalam dosis 50-100 mg bisa menghambat empat senyawa inflamasi yang berbeda.

Selain itu, mengonsumsi bubuk kapulaga juga dapat menurunkan peradangan hati. Meskipun penelitian anti-inflamasi kapulaga pada manusia tidak banyak, namun pada penelitiannya menunjukkan terdapat peningkatan antioksidan sampai 90% jika kapulaga dikonsumsi sebagai suplemen.

Membantu Melawan Kanker

Membantu Melawan Kanker
Ilustrasi Penyakit Kronis Credit: pexels.com/Carlo

Kandungan senyawa dalam kapulaga dipercaya dapat membantu melawan sel kanker. Sebuah studi pada pada tabung reaksi menunjukkan bahwa senyawa di dalam kapulaga mampu menghentikan sel kanker mulut. Hal itu berguna agar sel kanker tidak berkembang biak. 

Sedangkan penelitian pada tikus, bubuk kapulaga mampu meningkatkan aktivitas enzim tertentu untuk melawan kanker. Selain itu, juga dapat meningkatkan sel pembunuh alami untuk menyerang tumor. Namun penelitian pada manusia sangat diperlukan agar memiliki klaim yang kuat.

Mencegah Gigi Berlubang dan Bau Mulut

Mencegah Gigi Berlubang dan Bau Mulut
Ilustrasi Kesehatan Mulut Credit: pexels.com/Shiny

Kapulaga dipercaya dapat mengobati bau mulut dan mencegah gigi berlubang. Pada beberapa budaya kuno, mengonsumsi kapulaga setelah makan merupakan hal umum yang dilakukan untuk menyegarkan napas.

Sebuah penelitian di tabung reaksi mengungkapkan bahwa ekstrak kapulaga efektif melawan lima bakteri penyebab gigi berlubang, mencegah tumbuhnya bakteri dan mengurangi jumlah bakteri pada air liur.

Melancarkan Pernapasan

Melancarkan Pernapasan
Ilustrasi Pernapasan Credit: pexels.com/Gilbert

Kapulaga dipercaya dapat membantu meningkatkan pernapasan. Saat kapulaga berbentuk aromaterapi, maka akan memberikan bau yang menyegarkan. Kapulaga dipercaya dapat membantu meningkatkan aliran udara ke paru-paru.

Terdapat sebuah studi pada manusia untuk membuktikan manfaat kapulaga dalam pernapasan. Mereka mencoba menghirup minyak esensial kapulaga selama satu menit. Setelah itu, mereka berjalan di atas treadmill selama 15 menit. Hasilnya, mereka memiliki serapan oksigen lebih tinggi.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela