5 Cara Mengatasi Alergi Pada Anak dan Ketahui Gejalanya

Kezia Prasetya Christvidya04 Agu 2021, 09:13 WIB
Diperbarui 04 Agu 2021, 09:14 WIB
sakit-kezo

Fimela.com, Jakarta Anak-anak memiliki kulit yang lebih sensitif daripada orang dewasa, sehingga anak-anak akan mudah terkena alergi, karena sistem imunitasnya masih rendah.

Alergi bisa disebabkan dari berbagai macam faktor, mulai dari pengaruh cuaca, kutu, jamur, serbuk sari pada tumbuhan, bahan pakaian hingga makanan yang dikonsumsi si Kecil.

Gejala alergi bisa menyebabkan anak rewel, muncul ruam di kulit anak, demam dan bisa membuah sistem pernapasan menjadi terganggu. Berikut cara mengatasi alergi pada anak, dilansir dari berbagai sumber:

Gejala Alergi Pada Anak

sakit-kezo
ilustrasi sakit/Serhio Lee/shutterstock

1. Rinitis Alergi

Gejala alergi yang pertama adalah rinitis alergi atau yang sering disebut dengan hay fever. Gejala ini paling sering muncul disertai dengan bersin, hidung gatal, hidung tersumbat, mata gatal, mata memerah, mata berair dan telinga kronis. Tetapi gejala ini tidak disertai demam.

2. Sistem Pernapasan Terganggu

Sistem pernapasan juga akan terganggu, saat anak mengalami reaksi alergi pada tubuhnya. Anak akan mengalami sesak napas, sehingga harus segera diatasi agar tidak mengganggu pertumbuhan gigi dan tulang wajah. Gejala ini biasanya disertai dengan demam yang tinggi.

3. Infeksi Telinga

Infeksi telinga juga merupakan gejala alergi yang dialami anak. Sistem pendengarannya akan terganggu, karena telinga gatal, meletup dan penuh dengan cairan. Kondisi ini harus segera ditangani oleh dokter, agar tidak mengganggu sistem pendengaran dan kemampuan berbicara.

Penyebab Alergi Pada Anak

sakit-kezo
ilustrasi sakit/Gustavo Fring/pexels

Karena sistem imunitas pada tubuh anak masih dalam masa pertumbuhan dan belum sempurna, maka akan sangat mudah bagi anak terkena alergi. Faktor pemicu alergi yang paling sering terjadi adalah melalui udara.

Sepeti tungau, serbuk sari tumbuhan, jamur, debu dan bulu hewan, akan sangat mudah tersebar melalui udara, sehingga bisa memicu alergi pada anak-anak dan mengganggu sistem pernapasan, bahkan pemicu alergi tersebut bisa mengenai kulit dan menyebabkan ruam di sekitar kulit anak.

Selain itu, alergi juga bisa disebabkan karena salah mengonsumsi makanan, terkena racun dari serangga, alergi pada obat-obatan tertentu, serta terkena bahan kimia yang berbahaya.

Cara Mengatasi Alergi Pada Anak

sakit-kezo
ilustrasi gejala dbd/Narith Thongphasuk38/shutterstock

1. Membersihkan Ruangan

Cara mengatasi alergi yang pertama adalah dengan rutin membersihkan ruangan, terutama ruangan yang sering digunakan untuk anak bermain dan tidur. Mom juga harus menjaga kondisi ruangan tersebut, agar suhunya tidak lembap dan bebas dari debu. Karena ruangan lembap dan kotoran adalah sasaran tepat untuk kutu dan jamur berkembang biak.

2. Mengonsumsi Obat

Saat anak terkena alergi, lebih baik segera konsultasikan kepada dokter, agar segera diberikan obat-obatan khusus, untuk menyembuhkan alergi yang dialami si Kecil. Biasanya dokter akan memberikan obat antihistamin yang dijual bebas, antihistamin resep atau epinefrin.

3. Gunakan Lotion

Jika mengalami kulit gatal-gatal dan muncul ruam pada kulit, kamu bisa mengoleskan obat berbentuk krim atau lotion antihistamin, di area kulit yang terkena alergi. Bisa juga menggunakan lotion yang mengandung ekstrak lidah buaya atau calendula, untuk menenangkan kulit yang terkena alergi.

4. Mengonsumsi Banyak Cairan

Untuk mengatasi alergi pada anak, berikan air putih dan cairan pada anak untuk diminum. Hal ini dilakukan agar anak tidak dehidrasi, serta membantu mempercepat keluarnya racun di dalam tubuh, melalui urine dan buang air besar. Anak juga bisa mengonsumsi makanan yang melancarkan sistem pencernaan, seperti pisang, untuk mempercepat keluarnya racun dari dalam tubuh.

5. Rutin Mengganti Pakaian

Cara mengatasi alergi pada anak yang terakhir, yaitu dengan rutin mengganti pakaian anak. Karena anak sangat aktif, maka akan mudah berkeringat. Keringat bisa memicu munculnya alergi di kulit. Usahakan untuk segera mencuci pakaian anak yang kotor, agar tidak tumbuh jamur di pakaian. Serta gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat untuk anak, agar kulit bisa bernapas dan nyaman untuk digunakan.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela