5 Jenis Teh untuk Diet yang Bisa Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Kezia Prasetya Christvidya20 Sep 2021, 12:55 WIB
Diperbarui 20 Sep 2021, 14:00 WIB
minum teh hijau

Fimela.com, Jakarta Setiap orang pasti menginginkan bentuk tubuh yang ideal, sehingga melakukan berbagai macam program diet, untuk menurunkan berat badan agar tidak obesitas.

Salah satu cara menurunkan berat badan dengan cepat, yaitu dengan mengonsumsi teh herbal untuk diet. Selain baik dikonsumsi untuk program diet, teh juga bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat, mencegah kanker, melancarkan sistem pencernaan, dan baik untuk menjaga kesehatan kulit.

Tentu saja untuk menjaga berat badan tetap ideal, sebaiknya imbangi juga untuk melakukan olahraga secara rutin untuk mempercepat penurunan berat badan. Berikut jenis teh untuk diet, yang aman untuk dikonsumsi dan menurunkan berat badan dengan cepat, dilansir dari Bola.com:

Jenis Teh untuk Diet

ilustrasi teh herbal untuk lambung/pexels
ilustrasi teh herbal untuk lambung/pexels

1. Teh Hijau

Jenis teh untuk diet yang pertama adalah teh hijau. Teh hijau merupakan teh yang sangat populer bagi orang yang sedang menjalankan program diet. Karena teh hijau bisa membantu mempercepat penurunan berat badan, dengan mengonsumsi setiap hari selama 90hari.

Teh hijau juga aman dikonsumsi dalam jangka panjang, dan memiliki banyak manfaat lainnya untuk tubuh, seperti mencegah penyakit jantung, mencegah stroke, menstabilkan tekanan darah, melindungi sel tubuh dari kerusakan, mencegah kanker, dan lain sebagainya.

2. Teh Oolong

Teh oolong adalah jenis teh dari China yang bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Teh ini bisa menghasilkan efek thermogenesis, yaitu bisa membakar kalori dan menghambat pembentukan lemak baru di tubuh. Teh oolong adalah teh yang berasal dari tanaman Camellia sinensis, yang diperkaya dengan kandungan vitamin, mineral,  theaflavin, thearubigins, dan epigallocatechin gallet (EGCG).

Manfaat lain dari mengonsumsi teh oolong adalah bisa membantu mencegah obesitas, meningkatkan metabolisme tubuh, mencegah proliferasi sel lemak, melancarkan sistem pencernaan, dan lain-lain.

3. Teh Hitam

Teh hitam termasuk jenis teh untuk diet. Teh hitam ini terbuat dari fermentasi teh, yang membuat warna teh menjadi hitam pekat dari pada teh yang lainnya. Teh hitam baik dikonsumsi setiap hari, dan dipercaya bisa membantu menghambat kenaikan berat badan.

Teh hitam memiliki manfaat yang bisa mencegah obesitas, mencegah diabetes, menjaga kesehatan otak, menurunkan risiko penyakit jantung, mencegah kanker, meningkatkan sistem imunitas, dan menambah energi harian.

Jenis Teh untuk Diet Selanjutnya

Teh Hijau
Ilustrasi Teh Hijau Credit: pexels.com/Mareefe

4. Teh Rooibos

Jenis teh untuk diet yang selanjutnya adalah teh rooibos. Teh ini berasal dari Afrika Selatan yang bisa dijadikan sebagai pengganti kopi. Teh hijau dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Sehingga teh ini baik dan aman dikonsumsi saat menjalankan program diet.

Teh rooibos bisa membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh, karena diperkaya dengan kandungan antioksidan. Teh rooibos juga bisa mencegah penyakit jantung, mengatasi diabetes, melancarkan sistem pencernaan, dan menjaga kesehatan kulit.

5. Teh Daun Mint

Jenis teh untuk diet yang terakhir adalah teh daun mint. Teh ini bisa membantu melancarkan sistem pencernaan, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat, dan mencegah pembentukan lemak di dalam tubuh.

Daun mint juga bisa dijadikan sebagai antioksidan yang bisa mencegah kanker, mengatasi penyakit jantung, meningkatkan fungsi otak, mencegah peradangan di dalam tubuh, meredakan sakit kepala, menyembuhkan nyeri akibat haid, dan lain sebagainya.

Anjuran Mengonsumsi Teh untuk Diet

teh-kezo
ilustrasi teh/Julia Sakelli/pexels

Walaupun teh herbal aman dikonsumsi setiap hari, tetapi jangan lupa untuk memperhatikan anjuran minum teh di waktu yang tepat, agar mendapatkan manfaat dari teh herbal secara optimal.

Sebaiknya teh untuk diet dikonsumsi sebanyak 2 hingga 3 cangkir teh setiap harinya, dan usahakan untuk tidak menggunakan gula atau pemanis tambahan lainnya. Kamu bisa mengonsumsi teh herbal 30 hingga 60 menit setelah makan, untuk membantu melancarkan sistem pencernaan.

Kalau kamu ingin melakukan olahraga, teh untuk diet bisa dikonsumsi 90 menit sebelum melakukan olahraga. Pastikan juga untuk mengonsumsi teh herbal sesuai dengan asupan kafein harianmu. Karena setiap orang memiliki metabolisme tubuh yang berbeda.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela