Studi Baru: Manfaat Besar Mendapatkan Vaksin, setelah Sembuh dari COVID-19

Annissa Wulan06 Okt 2021, 20:00 WIB
Diperbarui 06 Okt 2021, 20:00 WIB
Gambar Ilustrasi Vaksin Virus Corona

Fimela.com, Jakarta Studi ini meneliti sebuah insiden di mana COVID-19 varian Delta menyebar luas di penjara Texas, menginfeksi tiga per empat dari orang-orang yang dipenjara di sana. Hampir 80% dari mereka yang terinfeksi telah divaksinasi lengkap, sebagian besar dengan vaksin COVID-19 Pfizer.

Walaupun banyak kasus terobosan yang benar-benar terjadi di lingkungan berisiko tinggi, seperti penjara, di mana seringkali orang-orang di dalamnya tidak mungkin menjaga jarak fisik dan ventilasi buruk, tapi ada juga kabar baiknya. Pertama, vaksin COVID-19 sebagian besar mencegah penyakit parah, bahkan dalam menghadapi varian Delta.

Empat dari 172 orang yang tertular COVID-19 dirawat di rumah sakit selama pandemi, tiga di antara tidak divaksinasi. Dan sejauh ini, tingkat serangan terendah adalah di antara orang-orang yang divaksinasi lengkap, yang sebelumnya juga telah terinfeksi COVID-19, seperti dilansir dari huffpost.com.

 

Pentingnya mendapatkan vaksin, walaupun pernah terinfeksi COVID-19 dan sembuh

Studi Baru: Manfaat Besar Mendapatkan Vaksin, setelah Sembuh dari COVID-19
Simak di sini manfaat dari mendapatkan vaksin, walaupun kamu pernah terinfeksi COVID-19 dan sembuh.

Penelitian ini menyoroti pentingnya mendapatkan vaksin, walaupun kamu pernah terinfeksi COVID-19 dan sembuh. Salah satu keterbatasan penelitian ini adalah jumlah orang yang telah terinfeksi COVID-19 dan juga yang telah divaksinasi, relatif kecil.

Tapi, penelitian ini juga menawarkan lebih banyak bukti, bahwa orang-orang yang telah divaksinasi lengkap memiliki tingkat perlindungan yang tinggi terhadap rawat inap dan kematian, bahkan dalam transmisi virus yang sangat tinggi dan menghadapi varian Delta, varian yang dua kali lebih menular dari varian sebelumnya. CDC juga menyatakan bahwa orang-orang yang telah terinfeksi COVID-19 dan pulih harus tetap divaksinasi, sebagian karena para peneliti masih belum tahu berapa lama kekebalan alami bisa bertahan.

Selain itu, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa di antara orang-orang yang terkena COVID-19 dan sembuh, mereka yang tidak divaksinasi memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk terkena COVID-19 lagi, jika dibandingkan dengan mereka yang divaksinasi lengkap. Tapi ingat selalu untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ya, Sahabat FIMELA, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela