Studi Temukan Penyebab Pasien Covid-19 Alami Covid Toe, Radang Jari Kaki

Hilda Irach07 Okt 2021, 20:30 WIB
Diperbarui 07 Okt 2021, 20:30 WIB
Studi Temukan Penyebab Pasien Covid-19 Alami Covid Toe, Radang Jari Kaki

Fimela.com, Jakarta Sejumlah pasien Covid-19 mengaku mengalami gejala berupa radang jari atau yang disebut dengan Covid toe. Studi terbaru mengungkapkan penyebab munculnya Covid toe pada pasien Covid-19.

Melansir dari The Guardian, menurut studi yang dipublikasikan di British Journal of Dermatology, Covid toe kemungkinan merupakan efek samping dari respon sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus. 

Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 50 pasien Covid-19 yang mengalami gejala Covid toe. Gejala radang kaki ini berupa peradangan, kemerahan, dan bengkak pada jari tangan dan kaki. Kondisi ini bisa berlangsung seminggu hingga berbulan-bulan lamanya setelah terinfeksi virus corona.

Bagaimana hasilnya?

Studi Temukan Penyebab Pasien Covid-19 Alami Covid Toe, Radang Jari Kaki
Studi ungkap penyebab pasien Covid-19 mengalami Covid toe. (pexels/cottonbro).

Peneliti menemukan respons imun terlibat di balik timbulnya gejala tersebut. Peneliti menjelaskan antibodi tertentu dalam tubuh secara keliru menargetkan dengan sel tubuh saat virus menyerang. Peneliti juga menemukan antibodi itu tumpang tindih dengan interferon tipe I, protein kunci dalam respons antivirus.

Bukan hanya sistem kekebalan, sel-sel yang melapisi pembuluh darah juga berperan penting dalam perkembangan Covid toe.

“Epidemiologi dan gambaran klinis dari lesi seperti chilblain telah dipelajari dan dipublikasikan secara ekstensif. Namun, sedikit yang diketahui tentang patofisiologi yang terlibat. Studi kami memberikan wawasan baru,” ungkap penulis studi, Dr Charles Cassius.

Sementara itu, ahli penyakit kaki Inggris Dr Ivan Bristow mengungkapkan bagi kebanyakan pasien Covid-19 yang terkena Covid toe, mereka dapat sembuh dengan sendirinya. Namun sebagian lainnya memerlukan pengobatan seperti krim dan obat lain.

“Konfirmasi penyebabnya akan membantu mengembangkan perawatan baru untuk mengelolanya dengan lebih efektif,” kata Dr Ivan.

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela