Bukti Penelitian, Libur Akhir Pekan Lebih Buruk daripada Kerja Semingguan

Febi Anindya Kirana17 Okt 2021, 13:15 WIB
Diperbarui 17 Okt 2021, 13:15 WIB
perempuan sedih rebahan

Fimela.com, Jakarta Seringkali pekerjaan menuntut banyak hal dan weekend menjadi waktu paling nyaman untuk rebahan. Tapi tahukah kamu bahwa ternyata memanfaatkan hari libur dengan rebahan saja justru tak baik untuk kesehahatn dibandingkan bekerja semingguan penuh.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Public Health Nutrition menemukan bahwa tidak melakukan aktivitas fisik selama akhir pekan justru lebih buruk untuk kesehatan dibandingkan bekerja dengan cara duduk seharian.

Bermalas-malasan akhir pekan lebih buruk daripada bekerja seharian

perempuan malas
ilustrasi rebahan/Nicoleta Ionescu/Shutterstock

Seperti dikatakan penulis penelitian Clemens Drenowatz dalam HealthDay, "Kami tahu bahwa rata-rata orang mengonsumsi makanan lebih sedikit atau makan makanan lebih sehat ketika hari kerja."

Jadi mereka mungkin memang tak banyak melakukan aktivitas (yang mana itu buruk untuk kesehatan), tapi itu ditebus dengan diet yang baik (tidak makan berlebihan dan makan junk food).

Setelah menjalani pekerjaan sedentary selama enam hari kerja, akan lebih baik jika libur akhir pekan digunakan untuk beraktivitas lebih banyak seperti olahraga atau yang lainnya. Itulah mengapa jika akhir pekan hanya digunakan untuk rebahan atau bermalas-malasan, justru tak baik untuk kesehatan.

#ElevateWoman with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela