8 Penyebab Insomnia dan Cara Mengatasinya

Vania Al kautsar13 Okt 2021, 09:35 WIB
Diperbarui 13 Okt 2021, 16:11 WIB
Mengatasi Insomnia

Fimela.com, Jakarta Orang dewasa akan lebih banyak terkena insomnia atau gangguan tidur sebanyak 35%. Hal ini ditandai dengan masalah tidur, tidur saat amalan, dan tidru saat pagi hari. Jika kamu salah satu orang yang terkena insomnia, maka akan membuat kamu lelah saat siang hari dan terdapat kantung mata yang menghitam.

Penyebab paling umum penderita insomnia adalah Stress, jadwal tidur yang tidak teratur, gangguan kesehatan mental, kecemasan, depresi, nyeri, obat-obatan, neurologis, dan penyebab lainnya. Insomnia sendiri adalah gangguan tidur dimana kamu akan mengalami kesulitan untuk tidur, hal ini juga dapat bersifat jangka pendek (akut) atau jangka panjang (kronis).

Untuk insomnia yang memiliki jangka pendek akan berlangsung dari 1 malam hingga beberapa minggu saja, akan tetapi jika insomnia dengan jangka oanjang akan terjadi minimal 3 malam dalam seminggu selama 3 bulan lebih. Nah bagi kamu yang merasa kesulitan tidur atau insomnia berikut beberapa penyebab insomnia dan cara mengatasinya.

1. Stress

Atasi Stress Dengan Baik
credit via shutterstock

Stress dapat memicu reaksi dalam tubuh kita sehingga akan membuat tubuh mendapatkan tantangan dalam kualitas tidur. Pemicu stress juga dapat dari sekolah, pekerjaan, dan hubungan sosial, akan tetapi tak hanya itu masa trauma juga dapat menciptakan stress yang akan mengganggu waktu tidur kamu. Jika kamu stress tubuh akan merespons pada hyperarousal, dan dapat mempengaruhi kesehatan mental yang memiliki efek sama.

2. Jadwal Tidur yang Tidak Teratur

Ada 2 hal yang membuat jadwal tidur kamu berantakan, yaitu jet lag dan kerja shift. Jet lag dapat dipengaruhi ketika kamu akan melakukan perjalanan ke suatu Negara, karena adanya perbedaan jam pasti membuat tubuh kamu shock untuk menerima waktu tidur yang berbeda. Sedangkan kerja shift, kamu harus bersedia tidur di kala malam atau siang, dan bekerja di kala malam atau siang. Kedua hal tersebut yang dapat menimbulkan ritme sirkandian yang terganggu dan insomnia.

Ritme sirkandian adalah jam internal tubuh, yang akan mengikuti pola siang dan malam. Jika ritme sirkandian kamu bergeser kedepan atau ke belakang tanpa adanya penyebab yang jelas, akan membuat kamu kesulitan dalam menentukan jam tidur dan membuat kamu insomnia.

3. Gaya Hidup

makan gula
Ilustrasi makan makanan manis./Copyright shutterstock.com/g/wayhome

Aktivitas yang tidak sehat yang terkait dengan gaya hidup kamu seperti pola makan dan minum juga dapat meningkatkan risiko terkena insomnia. Selain itu berbagai gaya hidup juga dapat menyebabkan masalah tidur seperti :

  • Bekerja di malam hari.
  • Bermain game atau video game di malam hari.
  • Makan sebelum tidur, yang membuat system pencernaan harus bekerja ketika di malam hari.

Tak hanya ternyata waktu tidur di siang dan sore hari juga dapat membuat kamu sulit untuk tidur di malam hari, jika kamu tidur lebih lama juga dapat mengacaukan ritme sirkandian dalam tubuh dan sulit untuk menetapkan jadwal tidur yang sehat.

4. Kesehatan Mental

Tak hanya stress, kondisi kesehatan mental seperti kecemasan, depresi dan gangguan bipolar juga dapat menimbulkan masalah tidur yang serius. Diperkirakan sekitar 40% penderita insomnia memiliki gangguan kesehatan mental. Hal ini dapat diakibatkan karena pikiran negatif yang meresap dan hiperarousal mental yang dapat mengganggu waktu tidur kamu.

5. Sakit

Membantu Melancarkan Sistem Pencernaan
Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Hampir semua orang yang sedang sakit, akan memiliki gangguan tidur dengan sulitnya untuk berbarig dengan nyaman di tempat tidur. Tidak hanya itu, jika kamu mengalami rasa sakit yang berlebihan, tentunya akan membuat kamu kepikiran dan stress, hal ini pun juga dapat memicu gangguan masalah tidur.

6. Obat-Obatan

Selain sakit, obat-obatan juga dapat menjadi salah satu penyebab insomnia. Ada beberapa obat yang memiliki efek samping tentunya, atau obat yang dapat membuat efek kantuk di siang hari akan membuat kamu sulit untuk tidur di malam hari. Tak hanya itu, jika kamu berhenti minum obat, aka nada penarikan atau aspek laib dari rekasi tubuh yang akan membuat kamu kesulitan tidur.

7. Neurologis

Masalah yang dapat mempengaruhi otak yang akan membuat gangguan perkembangan saraf, dan dapat terkait dengan peningkatan ririko insomnia. Selain itu gangguan neurodegenerative seperti demensia dan Alzheimer, juga dapat membuang ritme sirkandian seseorang dan membuat kebingungan di malam hari juga dapat memperburuk kualitas tidur.

Nah itulah beberapa penyebab yang dapat membuat kamu insomnia, setelah ini kita akan mengetahui cara mengatasin insomnia:

Cara Mengatasi Insomnia

Mengatasi insomnia
Ilustrasi Mendengarkan Musik Credit: pexels.com/Andrea
  • Tidur di waktu yang sama saat di malam hari, dan bangun pada waktu yang sama setiap pagi. Usahakan untuk tidak tidur di siang hari, karena dapat membuat kamu tidak mengantuk di malam hari.
  • Jangan gunakan atau memainkan ponsel dan laptop sebelum tidur, Karena cahaya mereka dapat membuat kamu sulit untuk tidur.
  • Hindari minuman yang mengandung kafein, nikotin, dan alcohol di sore hari. Nikotin dan Kafein merupakan stimulant yang dapat mencegah kamu untuk tidur, Selain itu alcohol juga dapat membuat kamu terbangung saat di malam hari dan dapat merusak kualitas tidur.
  • Melakukan olahraga yang teratur, cobalah untuk tidak olahraga sebelum tidur hal ini dapat membuat kamu kesulitan tidur. Sebaiknya olahraga pada pagi hari atau 3-4 jam sebelum tidur.
  • Jangan makan-makanan berat di sore hari, tetapi kamu bisa menggantinya dengan camilan ringan sebelum tidur yang dapat membantu kamu tidur.
  • Buat kamar tidru yang nyaman, seperti nuansa gelap dan tenang, jangan terlalu hangat atau dingin. Jika kamu bukan tipe orang yang suka terkena cahaya saat tidur, dapat menggunakan masker tidur untuk menutipinya.
  • Lakukan rutinitas santai sebelum tidur, seperti membaca buku, mendengarkan musik, atau mandi.
  • Jangan gunakan tempat tidur kamu untuk melakukan apapun kecuali, tidur dan melakukan hubungan sesksual.
  • Jika kamu masih belum bisa tidur dan belum mengatuk, kamu dapat melakukan hal yang menangkan seperti membaca buku sampai mengantuk.

Nah itulah beberapa penyebab insomnia yang terjadi pada kamu dan cara mengatasinya, namun jika kamu juga dapat mengatasinya dengan membuat jadwal atau scedulling time keseharian kamu, apa yang kamu lakukan dan tugas apa yang harus kerjakan sebelum tidur. Lebih baik untuk mencari ketenangan sebelum tidur, agar membuat alam fikiran kamu beristirahat sejenak. 

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela