7 Penyebab Miss V Gatal, Perhatikan Penggunaan Produk Baru

Vania Al kautsar15 Okt 2021, 07:15 WIB
Diperbarui 15 Okt 2021, 09:07 WIB
Miss V

Fimela.com, Jakarta Ketika gatal yang menyerang pada vagina atau miss V, membuat aktivitas kita sedikit terganggu. Terkadang kita pernah berfikir bahwa miss V yang gatal dapat dikarenakan oleh infeksi jamur, tentunya hal ini membuat kita membeli obat antijamur yang tidak diperbolehkan.

Banyak hal yang dapat menyebabkan miss V kita gatal, namun gatal pada miss V adalah hal yang umum dan sering sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi jika kamu mengalami gatal yang terus menerus mungkin dapat berakibat lebih serius.

Tahukah kamu bahwa gatal yang terjadi di area miss V kemungkinan juga dapat disebabkan oleh iritasi, infeksi jamur, dan kondisi kulit tertentu. Gejala yang spesifik tentunya akan membedakan penyebab dari gatalnya miss V. Berikut beberapa penyebab miss V yang harus kamu pahami :

1. Dermatitis Kontak

Pernah mencoba krim pelembab baru yang membuat kulit kamu kering, bersisik, dan gatal? Hal ini juga sama dengan ketika kamu mengganti sabun dengan yang baru dan miss V masih teras gatal, hal ini mungkin disebabkan oleh dermatitis kontak.

Jika miss V masih terasa gatal dan iritasi namun tidak memiliki gejala, ada baiknya kamu memikirkan produk baru apa yang kamu coba. Sedangkan dermatitis kontak dapat membuat ruam gatal, hal ini juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap zat yang mengiritasi seperti :

  • Pelumas vagina dan spermisida
  • Kondom lateks
  • Diafragma lateks
  • Detergen
  • Pakaian ketat
  • Kertas toilet yang beraroma
  • Shampoo dan sabun
  • Pembalut
  • Gesekan aktivitas (bersepeda, pakaian ketat, dan menunggang kuda)

Akan tetapi hal ini sangat sulit untuk diidentifikasi karena dihilangkan, walaupun suatu saat rasa gatal tersebut akan hilang dengan sendirinya. Untuk mengatasinya kamu perlu mencoba mengoleskan krim resep steroid, obati rendaman garam atau oleskan pada area eksternal dengan krim hidrokortison OTC.

2. Bakteri Vaginosis

Vaginosis bakteri adalah infeksi vagina yang dapat disebabkan oleh douching atau pertumbuhan berlebih dari bakteri jahat. Berikut gejalanya :

  • Vagina gatal.
  • Keputihan yang berwarna putih, abu-abu, atau hijau.
  • Bau miss V yang busuk dan amis.
  • Terasa panas saat buang air kecil.

Biasanya infeksi vagina dapat diobati dengan antibiotik oral, gel antibiotik, atau krim. Namun jika kamu tidak segera mengobati, bakteri vaginosis juga dapat terkait dengan kelahiran prematur, infeksi, dan penyakit radang panggul.

3. Lichen Sclerosus

Jika rasa gatal pada miss V disertai dengan bintik-bintik putih sekitar vulva, kemungkinan hal ini dapat disebut lichen sclerosus yang membuat rasa gatal hebat dan sering muncul di area genital.

Penyebab dari lichen sclerosus tidak jelas, namun untuk pengobatannya kamu dapat menggunakan kortikosteroid atau steroid topical dengan resep dokter.

4. Perubahan Hormon

Miss V 2
Ilustrasi Miss V/https://www.shutterstock.com/New Africa

Selanjutnya penyebab miss V gatal dapat diakibatkan perubahan hormon, seiring bertambahnya usia kadar esterogen dalam tubuh kita akan menurun. Esterogen yang rendah dapat menyebabkan lapisan miss V menipis serta membuat gatal dan iritasi. Tak hanya itu ketika kita sedang menyusui kadar esterogen akan menurun namun, jika kita berhenti menyusui kadar esterogen akan meningkat lagi.

5. Monopouse

Perempuan yang sudah menginjakkan masa menopause biasanya lebih berisiko mengalami gatal-gatal pada vagina. Hal ini juga dapat disebabkan oleh penurunan kadar esterogen yang terjadi selama menopause yang menyebabkan atrofi vagina. Penipisan pada area miss V juga menyebabkan kekeringan, hal inilah yang membuat miss V iritasi dan gatal.

6. Kutu Kemaluan

Tahukah kamu ternyata tidak hanya rambut yang memiliki kutu, namun kemaluan juga memiliki kutu yang dapat menyebabkan gatal di area miss V dan kemaluan. Biasanya kutu ini akan menempel pada rambut kemaluan, serta akan menempel pada area tubuh lain yang ditutupi rambut kasar. Jangan khawatir untuk masalah kutu kemaluan sendiri dapat kamu obati dengan losion pembunuh kutu yang dijual dipasaran.

7. Stress

Stress dan emosional juga dapat menyebabkan gatal serta iritasi pada miss V, walaupun hal ini tidak terlalu umum hal ini juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh kamu serta membuat kamu lebih rentan dengan infeksi yang menyebabkan gatal.

Itulah beberapa penyebab yang mmebuat miss V kamu gatal, untuk itu sebaiknya jika kamu memperhatikan penggunaan produk baru. Apabila gatal yang kamu rasakan tidak kunjung sembuh sebaiknya untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela