Penjelasan dan Penyebab Titanus yang Belum Kamu Tahu

Vania Al kautsar15 Okt 2021, 11:15 WIB
Diperbarui 15 Okt 2021, 11:15 WIB
Tetanus

Fimela.com, Jakarta Titanus merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Clostridium Tetani. Spora bakteri dari titanus biasanya ada dimana-mana, termasuk tanah, debu, pupuk kandang. Spora bakteri ini akan berkembang dan memasuki tubuh kita, selain itu bakteri ini akan menghasilkan racun yang mempengaruhi otak dan sistem saraf yang menyebabkan kekuatan pada otot.

Infeksi lainnya yang dapat menyebabkan adalah kejang otot yang parah, kesulitan bernafas, dan akan berakibat fatal. Meskipun pengobatan titanus ada, namun hal itu tidak terlalu efektif. Cara terbaik untuk melindungi diri dari titanus adalah vaksin.

Bagi kamu yang khawatir dengan titanus, mari kita simak di bawah ini penyebab titanus bagi tubuh kamu:

Penyebab dari Titanus

Pada umunya spora bakteri ini dapat kita temukan di beberapa lingkungan seperti :

  • Ruangan yang terdapat debu
  • Kotoran
  • Kotoran hewan

Spora bakteri tersebut akan menyebar ke sistem saraf pusat dan menghasilkan racun yang disebut sebagai tetanospasmin. Racun ini yang akan menghalangi sinyal saraf dari sumsum tulang belakang ke otot. Infeksi titanus juga dapat dikaitkan dengan :

  • Cedera remuk
  • Luka bakar
  • Luka dari tusukan tindikan atau tato
  • Suntikan narkoba
  • Cedera yang menginjak kuku (luka yang terkontaminasi kotoran, fese, atau air liur)

Namun kamu jangan khawatir, titanus ini tidak menular dari orang ke orang. Hanya saja kamu perlu memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar.

Gejala Titanus

Gejala ini akan mempengaruhi saraf yang mengontrol otot kamu serta dapat menyebabkan kamu kesulitan menelan. Kamu juga akan mengalami kejang dan membuat otot kamu kaku, terutama pada bagian rahang, perut, dada, punggung, dan leher. Berikut beberapa gejala titanus yang paling umum :

  • Detak jantung cepat
  • Demam
  • Berkeringat
  • Tekanan darah tinggi

Masa inkubasi antara paparan bakteri dan timbulnya penyakit biasanya 3-21 hari. Namun gejala yang biasanya muncul dalm 14 hari adalah infeksi awal, biasanya infeksi yang lebih parah bagi kamu yang memiliki prognosis lebih buruk.

Cara Mengatasinya

Tetanus
Ilustrasi tetanus/https://www.shutterstock.com/OneSideProFoto

Kamu dapat mengobati dengan berbagai

  • Antibiotik seperti penisilin untuk membunuh bakteri.
  • Vaksin titanus yang diberikan bersamaan dengan pengobatannya.
  • Pelemas otot untuk mengontrol kejang
  • Membersihkan luka untuk menyingkirkan bakteri

Nah itulah beberapa penyebab titanus yang harus kamu perhatikan selain itu kamu juga perlu membutuhkan vaksin untuk menghindari titanus tersebut. Kamu juga dapat melihat kebersihan setempat agar terhindar dari penyebab tetanus ini.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela