Berikut 6 Penyebab Kontraksi Palsu dan Manfaatnya

Vania Al kautsar21 Okt 2021, 15:35 WIB
Diperbarui 21 Okt 2021, 17:32 WIB
Hami

Fimela.com, Jakarta Biasanya bagi ibu hamil akan menghitung waktu untuk mengetahui kapan akan terjadinya kontraksi, Apakah masa kehamilan sudah masuk trimenster ketiga atau belum. Disini akan mulai mengalami kontraksi palsu.

Kontraksi akan terjadi pada kehamilan ketika kamu memiliki tingkat oksitosin tertentu yang mengalir dalam darah, tentunya hal ini sangat normal seperti halnya persalinan. Jika ibu hamil mengalami dehidrasi artinya sedikit oksitosin yang ada pada tubuh akan berada dalam konsentrasi yang lebih besar dan dapat mengalami kontraksi.

Bagi ibu hamil istilah kontraksi palsu sudah tidak asing tentunya, kontraksi palsu adalah kondisi yang akan dimulai  saat usia kehamilan 30 minggu dan akan semakin sering dirasakan menjelang hari persalinan yang semakin dekat, istilah ini disebut Braxton hiks. Yuk cari tahu apa saja penyebab kontraksi palsu :

1. Dehidrasi

Dehidrasi
Ilustrasi Dehidrasi/https://www.shutterstock.com/Fizkes

Perempuan hamil akan membutuhkan 10-12 gelas cairah setiap hari, dehidrasi dan aktivitas fisik akan memicu kontraksi palsu. Selain itu dehidrasi merupakan masalah yang besar sehingga kamu dapat menghindari dehidrasi dengan minum air putih sesuai anjuran dokter kandungan.

Perlu kita ketahui bahwa jika kita cepat mengalami dehidrasi kemungkinan akan mengalami persalinan prematur, maka dari itu bagi ibu hamil sebaiknya untuk minum air putih. Akan tetapi jika kamu terlalu banyak minum air putih hal ini juga tidak baik karena kandung kemih yang terlalu penuh juga dapat menyebabkan kontraksi palsu.

2. Aktivitas yang Berlebih

Mudah Merasa Lelah
Ilustrasi Kelelahan Credit: pexels.com/Andrea

Tak hanyak kekurangan air putih yang dapat menimbulkan kontraksi palsu ternyata jika kamu sering melakukan aktivitas berat seperti banyak berdiri atau melakukan olahraga berat akan mengalami kontraksi palsu.

3. Berhubungan Intim

Melakukan hubungan seksual juga dapat membuat rahim berkontraksi, hal ini dikarenakan tubuh akan memproduksi oksitosin setelah orgasme. Hormon ini yang terntunya akan membuat otot, seperti rahim berkontraksi tak hanya itu sprema pasangan juga mengandung prostaglandin yang dapat menyebabkan kontraksi palsu.

Kontraksi yang terjadi karena berhubungan intin bisa sangat intens dan menyakitkan walaupun mereda dengan cepat akan tetapi kontraksi ini tidak teratur untuk sementara waktu sebelum hilang, hal ini juga dapat memakan waktu hingga 1 jam namun kamu dapat menghubungi dokter jika terjadi lebih lama dari biasanya.

4. Persalinan Dini

Persalinan dini atau persalinan premature akan terjadi sebelum kamu menyelesaikan minggu ke 36, selain itu hal ini juga akan ditandai dengan adanya rasa melilit atau mengencangkan dinding rahim. Persalinan premature dapat menyebabkan kelahiran premature yang terkait dengan masalah pernapasan janin, berat badan lahir rendah, masalah penglihatan, dan beberapa lainnya.

5. Lelah

Lelah
Ilustrasi Lelah/https://www.shutterstock.com/Leszek Glanser

Jika kamu merasa lelah berlebihan karena melakukan berbagai aktivitas di pagi maupun siang hari terntu akan menyebabkan rahim kamu merasakan kontraksi palsu. Namun kontraksi palsu dapat membantu tubuh untuk bersiap melahirkan dan kamu dapat mengatasinya dengan bersantai, kontraksi palsu akibat kelelahan biasanya tidak akan berlangsung lama dan hanya 30 detik hingga 2 menit.

6. Komplikasi Kehamilan

Jika kamu mengalami kontraksi yang menyakitkan dan asanya pendarahan pada vagina sebaiknya langsung menghubungi dokter, kontraksi yang tidak kunjung hilang merupakan tanda adanya masalah. Bahkan jika ditengah-tengah persalinan, tubuh kamu akan memberikan jeda diantara kontraksi, namun apabila kontraksi ini tidak kunjung berhenti dapat mengindikasikan komplikasi berbahaya.

Manfaat Kontraksi Palsu

Jangan khawatirnya ternyata kontraksi palsu itu ada manfaatnya lho, walaupun sering membuat kita khawatir. Kontraksi palsu yang terjadi saat trimenster ketiga juga dapat memberikan tanda bahwa rahim sedang bersiap untuk menghadapi persalinan yang semakin dekat. Kondisi ini normal kok, tenang saja. Akan tetapi kamu juga perlu mengetahui tanda-tanda kontraksi palsu agar bisa membedakan kontraksi asli.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
What's On Fimela