5 Penyebab Keram Kaki yang Kerap Terjadi Saat Tidur

Vania Al kautsar26 Okt 2021, 17:35 WIB
Diperbarui 26 Okt 2021, 17:35 WIB
Keram Kaki

Fimela.com, Jakarta Sering mengalami keram kaki secara tiba-tiba? Tentunya keram kaki sangat menganggu aktivitas kita sehari-hari, belum lagi keram kaki akan menimbulkan rasa sakit yang cukup lama dan tidak bisa hilang secara langsung.

Keram kaki tentunya sangat menyiksa kita, seringkali saat kita terlelap tidur hal ini tentu dapat membuat kita terbangun. Namun dalam beberapa masalah, keram kaki juga dapat dicegah dan dapat diketahui penyebabnya apa.

Meskipun keram kaki yang kita alami saat tertidur tidak berbahaya, namun dapat menimbulkan rasa sakit dan dapat hilang dengan sendirinya. Tak hanya itu ternyata keram kaki juga dapat terjadi saat kamu melakukan berbagai aktivitas fisik, namun kamu jangan khawatir berikut adalah 5 penyebab keram kaki saat kamu sedang tidur:

1. Gaya Hidup

Keram kaki
Ilustrasi Keram Kaki/https://www.shutterstock.com/Maridav

Ada beberapa aktivitas yang dapat membuat kamu lebih rentan mengalami keram kaki saat di malam hari, hal ini tentu dapat bergantung pada otot-otot kaki, seperti:

  • Lari
  • Latihan beban kaki
  • Olahraga yang membutuhkan banyak lari (Sepak bola, Basket)

Ternyata kelelahan otot juga dapat menyebabkan keram kaki, dan beberapa risiko lainnya juga dapat terpengaruh cuacas panas.

2. Alasan Medis

Ternyata kehmilan dan kondisi tertentu juga dapat meningkatkan risiko terjadinya keram kaki, jika kamu sedang hamil lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penanangannya. Ada beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keram kaki saat tidur malam, seperti:

  • Penyakit Addison
  • Penggunaan Alkohol
  • Gagal ginjal
  • Masalah Tiroid
  • Diabetes

Tak hanya itu, faktor dari beberapa obat-obatan juga dapat menyebabkan keram kaki seperti, pil KB, diuretic, dan obat asma statin.

3. Suplai Darah yang Tidak Memadahi

Ternyata penyempitan arteri juga dapat mengalirkan darah ke kaki (arteriosklerosis ekstremitas) hal ini biasanya juga dapat menyebabkan nyeri seperti keram pada tungkai dan kaki saat kamu berolahraga. Namun kamu jangan khawatir, karena keram ini akan hilang dengan sendirinya ketika kamu berhenti olahraga.

4. Usia

Ternyata faktor usia juga dapat mempengaruhi keram kaki, orang yang lebih tua biasanya akan kehilangan massa otot, hal ini tentu akan mempermudah mengalami Stress.

5. Dehidrasi

Selanjutnya jika kamu sedang melakukan aktivitas fisik, jangan lupa untuk memperbanyak air putih agar tidak dehidrasi. Jika kamu dehidrasi karena masalah kelelahan saat melakukan aktivitas fisik, maka akan mengalami keram pada otot.

Cara Mengatasi Keram Kaki

Keram Kaki
Ilustrasi Keram Kaki/https://www.shutterstock.com/Africa Studio

Kamu dapat melakukan beberapa pencegahan di bawah ini untuk membantu mengatasi keram kaki:

  • Minum Banyak Air Putih, dengan minum banyak cairan setiap hari. Cairan akan membantu otot untuk berkontraksi dan rileks serta dapat menjaga sel-sel otot untuk tetap terhidrasi, selama kamu beraktivitas lebih baik minum air putih secara berkala.
  • Meregakan Otot, hal ini dapat kamu lakukan setelah melakukan berbagai aktivitas fisik, jika kamu cenderung mengalami keram kaki pada malam haru lakukanlah peregangan sebelum tidur. Olahraga ringan jufa dapat membantu mencegah keram saat kamu tertidur.

Nah diatas adalah beberapa penyebab keram kaki saat di malam hari, walaupun memiliki rasa sakit kamu juga dapat mengatasinya dengan melakukan peregangan otot dan sebagainya. Namun jika rasa sakit saat keram kaki berlebihan, kamu dapat melakukan pengobatan atau berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela