13 Penyebab Nyeri Dada, Hat-Hati Hal ini Bisa Menjadi Masalah Serius

Vania Al kautsar27 Okt 2021, 13:15 WIB
Diperbarui 27 Okt 2021, 13:35 WIB
Ilustrasi nyeri dada

Fimela.com, Jakarta Meskipun nyeri dada merupakan salah satu gejala masalah jantung, namun ada banyak kemungkinan mengapa kamu dapat merasakan nyeri dada. Walaupun biasanya hal ini dapat dikaitkan dengan penyakit yang serius, sebagian besar merasakan nyeri dada bukanlah hal yang berbahaya.

Walaupun nyeri dada belum tentu salah satu hal yang serius, namun kamu juga tidak bisa mengabaikannya. Terlebih kamu juga harus mengetahui apa saja penyebab dari nyeri dada. Biasanya nyeri dadi dikaitkan dengan masalah jantung, namun lain hal nyeri dada juga bisa dikaitakn dengan masalah paru-paru, kerongkongan, otot, atau saraf.

Tentunya kamu juga harus mencari tahu apa saja penyebab nyeri dada yang biasa kamu alami, jika kamu tidak bisa memastikan penyebab nyeri dada. Berikut di bawah ini adalah penyebab nyeri dada yang biasa kamu alami:

1. Ketegangan Otot

Nyeri Otot dan Meriang
Ilustrasi Tubuh Meriang Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Peradangan pada otot dan tendon di sekita tulang rusuk juga dapat menyebab nyeri dadi yang terus-menerus, jika kamu sedang melakukan aktivitas fisik kemungkinan rasa sakit ini akan bertambah buruk, tentunya hal ini juga dapat disebabkan oleh ketegangan otot.

2. GERD

GERd biasanya mengacu pada saat isi perut naik kembali ke tenggorokan, tentunya membuat rasa terbakar pada dada dan rasa asam pada mulut.

3. Asma

Asma merupakan gangguan pernapasan yang biasanya ditandai oleh peradangan di saluran udara, hal ini tentunya dapat menimbulkan nyeri dada. Selain itu gejala lainnya pada asma adalah sesak napas dan batuk.

4.  Asam Lambung

Ketika kita sedang mengalami asam lambung maka akan menimbulkan luka di lapisan perut, hal ini tentunya dapat menimbulkan nyeri pada dada. Kamu dapat mengatasinya dengan meminum obat untuk meredakan rasa sakit yang disebabkan oleh asam lambung.

5. Hernia Hiatus

Hernia hiatus terjadi ketika bagian pada perut yang mendorong ke dada, hernia ini termasuk salah satu jenis yang sangat umum dan biasanya tidak menimbulkan gejala. Akan tetapi, jika bagian atasa perut mendorong ke bagian bawah dada setelah kamu makan, akan menyebabkan gejala GERD dan nyeri dada.

7. Pheunomia

Salah satu infeksi paru-paru seperti pneumonia juga dapat menyebabkan nyeri dada yang cukup menusuk, tak hanya itu gejala pheunomia yang lain juga biasanya termasuk demam, menggigil, dan batuk berdahak.

8. Serangan Jantung

Nyeri dada merupakan salah satu dari gejala serangan jantung, biasanya serangan jantung juga memiliki gejala lain seperti, nyeri di rahang, leher atau punggung, pusing, nyeri pada lengan dan bahu, dan sesak napas. Perempuan yang mengalami serangan jantung mungkin dapat mengalami kelelahan, mual, atau muntah tiba-tiba.

Seseorang yang terkena serangan jantung sebaiknya harus mencari bantuan medis darurat, mendapatkan perawatan tentunya akan berpotensi mengurangi tingkat keparahan kerusakan pada jantung.

9. Perikarditis

Perikasrditis merupakan peradangan yang dapat terjadi pada kantung di sekitar jantung, selain itu hal ini juga dapat menyebabkan nyeri pada dada, namun ketika kamu menemukan seseorang yang mengalami hal seperti ini bantulan dengan cara untuk menarik nafas atau berbaring.

10. Emboli Paru

Pulmonary Embolism atau biasa kita kenal dengan emboli paru adalah gumpalan darah yang terperangkap di bagian arteri yang memberi makan darah ke paru-paru, hal ini tentunya menyebabkan nyeri dada dan kesulitan bernafas, namun biasanya juga dapat mengalami batuk berdarah. Emboli paru merupakan penyakit yang cukup serius jika kamu tidak mengobatinya.

 

11. Mikokarditis

Hal ini terjadi ketika jantung meradang, dan membuat beberapa gejala yang mirip dengan serangan jantung, seperti: Nyeri dada, demam. kesulitan bernafas, kelelahan, dan detak jantung yang tidak stabil.

12. Paru-Paru Kolaps

Jika udara yang menumpuk di ruang antara paru-paru dan tulang rusuk, maka dapat menyebabkan paru-paru kolaps. Hal ini tentunya akan merasakan nyeri dada saat kamu bernafas, hal ini juga dapat membuat seseorang yang terkena paru-paru kolaps akan merasakan sesak napas, kelelahan, dan detak jantung yang melambat.

13. Gangguan Kontraksi Kerongkongan

Yang terakhir salah satu penyebab nyeri dada yaitu gangguan kontraksi esofagus, kontraksio pada pipa makanan. Hal ini tentunya dapat menyebabkan nyeri dada.

Itulah 13 penyebab nyeri dada yang biasa kamu alami, walaupun beberapa nyeri dada bukan masalah yang serius. Namun sebagian nyeri dada juga dapat menjadi hal yang serius, alangkah baiknya jika kamu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab nyeri dada yang biasa kamu alami.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
What's On Fimela