9 Penyebab Gigi Ngilu Berkepanjangan yang Perlu Diketahui Beserta Cara Mengatasinya

Imelda Rahma27 Okt 2021, 15:23 WIB
Diperbarui 27 Okt 2021, 15:52 WIB
Gigi Ngilu

Fimela.com, Jakarta Gigi terasa ngilu berkepanjangan jelas sangat mengganggu. Berbagai aktivitas yang kita lakukan pun jadi tidak enak lantaran gigi ngilu.

Penyebab gigi ngilu berkepanjangan bisa disebabkan berbagai faktor. Ini merupakan pertanda sensitivitas pada gigi. Gigi ngilu merupakan sensasi ketidaknyamanan pada gigi sebagai respons terhadap rangsangan tertentu, seperti suhu panas atau dingin.

Gigi ngilu bisa bersifat ringan atau kronis, dapat memengaruhi satu gigi, beberapa gigi, atau semua gigi. Gigi sensitif yang kronis bisa menyebabkan ngilu yang berkepanjangan. Penyebab Gigi Ngilu berkepanjangan disebabkan oleh pengikisan lapisan pelindung gigi yang disebut enamel.

Terkadang penyebab gigi ngilu berkepanjangan disebabkan oleh penyakit tertentu seperti penyakit lambung. Untuk lebih jelasnya, berikut Fimela.com telah merangkum 9 penyebab gigi ngilu berkepanjangan yang perlu diketahui beserta cara mengatasinya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Efek Mengonsumsi Makanan dan Minuman Asam

Efek Mengonsumsi Makanan dan Minuman Asam
Ilustrasi Makanan dan Minuman Asam Credit: pexels.com/Pradeep

Makanan dan minuman bersifat asam seperti jus jeruk, tomat, buah dan yogurt dapat menyebabkan sensitivitas yang menyakitkan pada gigi berkepanjangan. Jika jalur saraf terpapar makanan asam, kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit dan ngilu.

Paparan yang sering terhadap makanan asam dapat mengikis enamel. Ini menyebakan gigi menjadi lebih sensitif. Mengonsumsi makanan asam dalam jangka panjang juga bisa menjadi penyebab gigi ngilu berkepanjangan.

Mengonsumsi Minuman Bersoda

Mengonsumsi Minuman Bersoda
Ilustrasi Mengonsumsi Minuman Bersoda Credit: pexels.com/Artem

Soda dapat menimbulkan erosi pada lapisan terluar gigi. Ini yang menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif dan mudah ngilu. Erosi ini menyebakan pengikisan yang jika terus dibiarkan akan menyebabkan gigi berlubang.

Jika kamu ingin tetap mengonsumsi minuman bersoda, pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang tidak berlebihan. Minum soda dengan cepat dan berkumur setelahnya dapat mencegah pengikisan enamel gigi yang menyebakan gigi sensitif.

Hobi Mengunyah Es batu

Hobi Mengunyah Es batu
Ilustrasi Es Batu Credit: pexels.com/Troung

Bagi sebagian orang, mengunyah es batu adalah cara ampuh mengatasi dehidrasi atau rasa pedas. Namun, melakukannya terlalu sering dapat memberi dampak buruk pada gigi.

Seiring berjalannya waktu, mengunyah es batu bisa mengikis enamel gigi. Ketika enamel terkikis, gigi bisa menjadi sangat sensitif terhadap zat panas dan dingin.

Sering Menggemeretakkan Gigi

Sering Menggemeretakkan Gigi
Ilustrasi Menggemeretakkan Gigi Credit: pexels.com/Marek

Sering menggemeretakkan gigi dapat menyebabkan sensitivitas gigi kronis yang menyebabkan ngilu berkepanjangan. Menggemeretakkan gigi bisa merusak enamel dan mengganggu dentin, atau lapisan tengah gigi, yang berisi tabung berlubang yang mengarah ke saraf.

Stres tinggi dan kurang tidur dapat meningkatkan kebiasaan menggemeretakkan gigi. 

Menyikat Gigi Terlalu Kuat

Menyikat Gigi Terlalu Kuat
Ilustrasi Menyikat Gigi Terlalu Kuat Credit: pexels.com/Diana

Kadang-kadang sensitivitas gigi berasal dari menyikat dengan terlalu kuat. Menyikat gigi yang kuat dapat merusak lapisan pelindung gigi dan mengekspos dentin gigi. Ketika tabung ini terpapar suhu ekstrem atau makanan yang asam atau lengket, sensitivitas dan ketidaknyamanan gigi dapat terjadi.

Plak yang Menumpuk

Plak yang menumpuk
Ilustrasi Plak yang Menumpuk Credit: pexels.com/Yusuf

Penumpukan plak yang berlebihan dapat menyebabkan enamel gigi aus yang menyebabkan gigi ngilu berkepanjangan. Ini karena gigi kehilangan perlindungan yang diberikan oleh enamel. Plak tidak hanya menggerogoti gigi tetapi juga gusi yang menyebabkan sensitivitas pada keduanya.

Untuk mengurangi penumpukan plak, lakukan rutinitas perawatan mulut yang baik yang meliputi penyikatan dan flossing secara menyeluruh.

Masalah Asam Lambung

Masalah Asam Lambung
Ilustrasi Masalah Asam Lambung Credit: pexels.com/Gerald

Sakit maag atau gastroesophageal reflux disease (GERD) dapat menyebabkan asam lambung mengalir ke mulut (refluks). Sifat asam ini dapat mengikis enamel gigi yang menyebabkan gigi ngilu.

Cara Menyikat Gigi yang Salah

Cara Menyikat Gigi yang Salah
Ilustrasi Menyikat Gigi Credit: pexels.com/Diana

Menggunakan jenis sikat gigi yang salah juga dapat menjadi penyebab gigi ngilu berkepanjangan. Menggunakan sikat gigi yang kasar dapat merusak lapisan pelindung gigi. Solusi paling sederhana adalah beralih ke sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut. Pastikan juga untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali.

Produk Perawatan Gigi dengan Pemutih

Produk Perawatan Gigi dengan Pemutih
Ilustrasi Produk Perawatan Gigi dengan Pemutih Credit: pexels.com/Superkitna

Banyak produsen menambahkan bahan kimia pemutih gigi ke formula pasta gigi. Beberapa orang bisa lebih sensitif pada bahan ini. Bahan pemutih juga tak hanya ditemukan pada pasta gigi namun juga produk lainnya seperti strip pemutih atau lainnya.

Produk ini membuat kamu berisiko lebih tinggi terhadap sensitivitas gigi. Rasa sakit pada gigi yang disebabkan oleh pemutihan gigi seringkali bersifat sementara dan biasanya akan mereda jika berhenti menggunakannya.

Cara Mengatasi Gigi Ngilu

Cara Mengatasi Gigi Ngilu
Ilustrasi Cara Mengatasi Gigi Ngilu Credit: pexels.com/Rafael

Apabila gigi terasa ngilu, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Dilansir dari Merdeka.com, berikut cara mengatasi gigi ngilu.

1. Menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif.

2. Menggunakan sikat gigi yang berbahan lembut.

3. Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gigi minimal 2 kali sehari. Jangan lupa untuk menggosok gigi dengan lembut dan menyeluruh.

4. Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang menyebabkan gigi ngilu.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela