7 Penyebab Asam Lambung Naik yang Jarang Disadari

Kezia Prasetya Christvidya02 Des 2021, 06:48 WIB
Diperbarui 02 Des 2021, 07:29 WIB
Mengobati Sakit Maag

Fimela.com, Jakarta Asam lambung naik adalah penyakit pada sistem pencernaan, yang bisa dialami seseorang selama beberapa kali dalam seminggu. Penyakit ini sering disebut dengan Gastroesophageal Reflux Disease atau yang disingkat dengan GERD, yang menyebabkan rasa nyeri di sekitar ulu hati dan dada bagian bawah.

Asam lambung naik disebabkan karena katup atau sfingter yang ada di kerongkongan bawah melemah, sehingga menyebabkan mulut terasa sangat asam, sesak dada dan naik sampai tenggorokan.

Selain itu, gejala yang sering dialami saat asam lambung naik adalah perut terasa mudah kenyang, lebih sering bersendawa, mengalami sakit tenggorokan, sering mual hingga muntah, produksi air liur lebih banyak, mulut terasa bau, dan mengalami batuk mendadak.

Asam lambung naik ini disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. Mulai dari salah mengonsumsi makanan, hingga pola hidup yang kurang sehat. Berikut beberapa faktor penyebab asam lambung naik yang jarang disadari:

Penyebab Asam Lambung Naik

asam lambung
Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/pixabay

1. Faktor Keturunan

Penyebab asam lambung naik yang pertama adalah karena faktor genetika atau keturunan. Penyebabnya adalah karena adanya variasi DNA bernama GNB3 C825T, yang sangat berisiko menimbulkan penyakit asam lambung atau GERD. Sehingga jika ada keluarga yang memiliki penyakit asam lambung, biasanya anaknya juga akan memiliki asam lambung.

2. Efek Samping Obat-Obatan

Penyebab asam lambung naik yang pertama adalah karena efek samping mengonsumsi obat-obatan, yang bisa menyebabkan tungkak lambung, iritasi pada kerongkongan, dan menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan, seperti obat aspirin, Motrin atau Advil (Ibuprofen), dan Aleve (Naproxen).

3. Masa Kehamilan

Asam lambung naik juga bisa dirasakan dimasa kehamilan. Karena saat kehamilan, produksi hormon estrogen dan progesteron akan meningkat, kemudian mempengaruhi otot-otot sfringter esofagus. Selain itu, karena kondisi kandungan semakin membesar, sehingga menyebabkan penekanan pada lambung.

4. Obesitas

Seseorang yang mengalami obesitas akan berisiko terhadap asam lambung naik. Hal ini disebabkan karena lemak yang menumpuk menyebabkan penekanan pada perut, kemudian produksi asam lambung akan meningkat, lalu naik kekerongkongan dan menyebabkan asam lambung naik.

Penyebab Asam Lambung Naik

ilustrasi sakit perut/shuttershock
ilustrasi sakit perut/shuttershock

5. Salah Mengonsumsi Makanan

Penderita asam lambung harus pintar memilih makanan yang tepat untuk dikonsumsi, karena salah mengonsumsi makanan bisa menyebabkan asam lambung naik. Untuk itu, hindari makanan yang terlalu pedas, makanan berminyak, makanan terlalu asin, makanan yang tingkat asamnya tinggi, minuman berkafein dan alkohol.

6. Pola Makan yang Salah

Kebiasaan melakukan pola makan yang salah, bisa menyebabkan asam lambung naik, seperti mengunyah terlalu cepat, makan terlalu banyak, dan langsung tidur setelah makan. Usahakan untuk menghindari hal tersebut, agar asam lambung tidak naik.

7. Memiliki Penyakit Bawaan

Penyebab asam lambung naik yang terakhir, yaitu disebabkan karena memiliki riwayat penyakit bawaan, seperti penyakit celiac, diabetes, dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis). Penyakit ini harus segera disadari, agar tidak menyebabkan komplikasi lainnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
What's On Fimela