3 Penyebab Kencing Batu yang Jarang Disadari, Ketahui Gejala dan Pencegahannya

Imelda Rahma06 Des 2021, 15:24 WIB
Diperbarui 06 Des 2021, 16:06 WIB
Membantu Melancarkan Sistem Pencernaan

Fimela.com, Jakarta Kencing batu merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya batu di dalam ginjal, saluran kencing, atau kandung kemih. Jika tidak segera diobati, penyakit ini dapat mengganggu produktivitas karena menimbulkan nyeri hebat yang tak tertahankan, merusak fungsi ginjal, bahkan menyebabkan kematian.

Penderita penyakit ini lebih banyak laki-laki ketimbang perempuan. Penyebab umum seseorang mengalami kencing batu adalah kurangnya minum air putih setiap harinya, berat badan yang berlebih, dan efek samping dari operasi yang dilakukan.

Batu kandung kemih atau bladder calculi merupakan batu yang terbentuk dari endapan mineral yang ada di dalam kandung kemih. Ukuran batu kandung kemih sendiri beragam dan semua orang punya risiko untuk menderita penyakit ini. Pria di atas usia 52 tahun yang menderita pembesaran prostat dinilai memiliki risiko lebih tinggi mengalami kencing batu.

Untuk lebih jelasnya, berikut Fimela.com telah merangkum 3 penyebab kencing batu yang jarang disadari beserta gejala dan pencegahannya. Dilansir dari Merdeka.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Penyebab Kencing Batu

Penyebab Kencing Batu
Ilustrasi Penyebab Kencing Batu Credit: pexels.com/Engin

1. Kurang Minum Air Putih

Penyebab kencing batu yang pertama adalah kurang minum air putih. Mungkin sepintas yang kita tahu adalah bahwa bahaya akibat kurang minum air putih bisa menyebabkan dehidrasi.

Tapi ternyata tak hanya dehidrasi saja yang dapat terjadi ketika kita tidak mengonsumsi air putih lebih dari 1 liter setiap harinya. Agar badan sehat, setiap harinya kita dianjurkan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 2 liter atau setara dengan 8-10 gelas.

Namun, masih banyak orang yang mengabaikan pentingnya air putih bagi tubuh ini. Kebanyakan dari mereka beralasan sibuk dan tidak begitu menyukai air putih kemudian menjadi jarang meminumnya.

Bila air putih yang dikonsumsi bahkan tidak sampai 1 liter setiap hari, jangan heran bila gejala kencing batu terjadi. Minum air putih mendatangkan banyak manfaat kesehatan, jadi tak ada ruginya kalau mulai rajin mengonsumsinya dari sekarang.

2. Kekurangan Asupan Vitamin A

Penyebab kencing batu berikutnya adalah kekurangan asupan vitamin A. Kita semua perlu tahu bahwa vitamin A sangat diperlukan oleh tubuh dan kita dapat memperolehnya dari segudang sumber makanan yang mengandung vitamin A.

Bahkan suplemen pun banyak beredar sehingga lebih mudah mengonsumsinya. Selain kekurangan vitamin A, kelebihan vitamin B yang menyertainya juga akan memperburuk kondisi dari kencing batu ini.

3. Kurang Olahraga

Tidak pernah sama sekali atau jarang bergerak aktif, termasuk jarang melakukan olahraga bisa jadi penyebab munculnya penyakit kencing batu. Orang yang bermalas-malasan atau kebanyakan duduk akan lebih rentan terhadap kencing batu ini. Sedangkan bagi mereka yang cukup rutin berolahraga bakal terjauh dari penyakit semacam ini.

Gejala Kencing Batu

Gejala Kencing Batu
Ilustrasi Gejala Kencing Batu Credit: pexels.com/April

Selain mengetahui penyebab kencing batu, kamu juga perlu tahu mengenai gejala kencing batu. Meskipun terkadang batu kandung kemih bisa tidak menimbulkan gejala apapun. Tetapi jika batu mengiritasi dinding kandung kemih atau menghalangi aliran urin, tanda dan gejala bisa meliputi:

  • Ketidaknyamanan atau rasa sakit pada penis untuk pria.
  • Lebih sering buang air kecil.
  • Nyeri di daerah perut bagian bawah.
  • Rasa sakit dan tidak nyaman saat buang air kecil.
  • Darah dalam urin.
  • Urine berwarna gelap dan keruh.

Cara Mencegah Penyakit Kencing Batu

Cara Mencegah Penyakit Kencing Batu
Ilustrasi Cara Mencegah Penyakit Kencing Batu Credit: pexels.com/Giorgio

Karena batu kandung kemih disebabkan oleh berbagai penyakit yang mendasarinya, pengobatan sangat bervariasi. Kamu dapat mengurangi risiko batu kandung kemih dengan:

1. Minum Banyak Cairan

Cara mencegah penyakit kencing manis salah satunya bisa dengan minum lebih banyak cairan, terutama air. Upaya tersebut dapat membantu mencegah batu kandung kemih karena cairan mengencerkan konsentrasi mineral dalam kandung kemih. Berapa banyak air yang harus diminum tergantung pada usia, ukuran, kesehatan, dan tingkat aktivitas.

2. Periksa ke Dokter

Beri tahu dokter tentang gejala kemih yang tidak biasa. Diagnosis dini dan pengobatan prostat yang membesar atau kondisi urologis lainnya dapat mengurangi risiko terkena batu kandung kemih.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela