7 Penyebab Haus Terus Menerus yang Bikin Nggak Nyaman

Vania Al kautsar07 Des 2021, 12:33 WIB
Diperbarui 07 Des 2021, 12:38 WIB
Minum - Vania

Fimela.com, Jakarta Merasa haus setelah makan pedas atau melakukan olahraga berat merupakan salah satu hal yang wajar, terutama saat cuaca yang sangat panas dan terik. Namun, rasa haus akan lebih kuat dari biasanya dan dapat berlanjut setelah kita minum.

Selain itu hal ini biasanya akan membuat kita mengalami penglihatan kabur dan kelelahan. Hal ini merupakan gejala rasa haus yang berlebihan serta menandakan adanya kondisi medis yang serius. Merasa haus sepanjang waktu dan tanpa alasan yang jelas bukanlah hal yang normal dan harus diselidiki secara umum.

Haus merupakan cara otak untuk memperingatkan bahwa kita mengalami dehidrasi karena tidak cukup cairan. Namun rasa haus yang terus-menerus dikenal sebagai “polydipsia” dan dapat menjadi salah satu tanda masalah yang mendasar seperti diabetes. Berikut beberapa penyebab haus terus menerus yang mungkin belum kamu tahu:

1. Dehidrasi

dehidrasi
ilustrasi perempuan lelah/copyright Shutterstock

Kamu biasanya akan merasa haus karena tidak meminum jumlah cairan yang dibutuhkan dalam tubuh. Hal ini memungkinkan kamu berkeringat atau kehilangan banyak cairan karena diare dan muntah.

Kamu dapat menghilangkan dahaga dan mengembalikan keseimbangan cairan dalam tubuh dengan minum dan memastikannya terdehirasi dengan baik. Sangat penting untuk tetap terhidrasi dengan baik selama cuaca panas dan berolahraga.

2. Makanan

Dalam beberapa kasus, ras haus juga dapat disebabkan oleh makanan atau camilan yang kamu konsumsi. Makanan aisn atau pedas biasanya dapat menyebabkan rasa haus tiba-tiba.

3. Diabetes

Mempercepat Penyembuhan Diabetes
Ilustrasi Alat Kesehatan Credit: pexels.com/Gizz

Jika kamu merasa haus sepanjang waktu, hal ini dapat menjadi tanda diabetes terutama jika kamu memiliki gejala lain seperti sering buang air kecil, kelelahan yang ekstrem dan penurunan berat badan. Diabetes merupakan salah satu kondisi yang membuat sulit untuk mengontrol kadar gula (glukosa) dalam darah.

Selain itu tingginya kadar glukosa dapat membuat ginjal menghasilkan lebih banyak urin untuk membantu mengeluarkan glukosa dalam tubuh. Hal ini tentunya akan membuat kamu merasa hasu karena otak akan menyuruh kamu minum lebih banyak untuk menggantikan cairan yang hilang.

4. Kehamilan

Merasa haus teru menerus serta buang air kecil lebih sering merupakan salah satu gejala umum pada kehamilan dan biasanya hal ini tidak perlu kamu khawatirkan. Namun hal ini juga dapat menjadi tanda diabetes gestasional (sejenis diabetes yang menyerang perempuan pada masa kehamilannya).

5. Obat-Obatan

Konsumsi Obat-Obatan Tertentu
Ilustrasi Konsumsi Obat-Obatan Tertentu Credit: pexels.com/Karolina

Beberapa jenis obat-obatan tertentu juga memiliki efek samping merasa haus, termasuk lithium, antipsikotik tertentu, dan diuretik. Jika menurut kamu obat tertentu dapat menyebabkan rasa haus, selain itu jika kamu mengonsumsi obat tertentu dan menyebabkan ras ahaus maka kamu dapat mengganti obat lain atau mengurangi dosisnya.

6. Anemia

Anemia berarti tubuh kamu tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat. Ada banyak hal yang dapat menyebabkannya termasuk, penyakit, pola makan yang buruk, atau pendarahan hebat. Anemia yang ringan mungkin tidak akan membuat kamu haus, berikut beberapa gejala yang termasuk:

  • Pusing
  • Merasa lemah dan lelah.
  • Memiliki kulit pucat dan kekuningan.
  • Berkeringat.

7. Mulut Kering

Mulut Kering
Ilustrasi Mulut Kering Credit: pexels.com/Mart

Ketika mulut terasa snagta kering, hal ini tentu akan membuat kamu hasu. Biaanya akan terjadi ketika kelenjar di mulut menghasilka lebih sedikit air liur. Mungkin kamu akan mendapatkannya karena obat yang kamu konsumsi, perawatan untuk kondisi lain seperti kanker, kerusakan saraf, atau penggunaan tembakau.

Itulah beberapa penyebab haus terus-menenerus yang bikin khawatir. Ternyata rasa haus yang berlebihan juga dapat menjadi salah satu tanda terkena penyakit. Untuk itua kamu juga perlu memperhatikan kesehatan tubuh dan makanan yang kamu konsumsi.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela