Penelitian Membuktikan, Pil Diet Sama Sekali Tak Bisa Turunkan Berat Badan

Febi Anindya Kirana08 Des 2021, 17:45 WIB
Diperbarui 08 Des 2021, 17:45 WIB
minum obat

Fimela.com, Jakarta Menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah menjaga berat badan ideal. Tapi sayangnya banyak orang mengalami kesulitan menurunkan berat badan sehingga membuat mereka mencari berbagai macam cara agar bisa cepat mendapatkan berat badan yang diinginkan.

Salah satu cara menurunkan berat badan yang sering dilakukan banyak orang adalah mengonsumsi pil diet atau suplemen herbal. Tapi sayangnya, penelitian membuktikan bahwa semua pil dan suplemen diet itu ternyata tak bisa menurunkan berat badan seperti klaim yang dijanjikan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah International Journal of Obesity menemukan bahwa sebagian besar suplemen herbal dan pil diet tidak menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan secara klinis.

Stop minum pil diet

minum obat
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Have a nice day Photo

Para peneliti dari University of Sydney di Australia yang melibatkan lebih dari 10.000 peserta dengan kelebihan berat badan dan obesitas ini mengungkapkan temuan mereka dalam European Congress on Obesity.

Seperti dilansir dari Bestlifeonline, Erica Bissell sebagai penulis penelitian mengungkapkan bahwa bukti terbaik dari temuan mereka menunjukkan bahwa tidak ada cukup bukti untuk merekomendasikan suplemen dan pil diet ini untuk menurunkan berat badan. Meskipun sebagian besar suplemen tampak aman untuk konsumsi selama jangka pendek, namun tidak akan memberikan penurunan berat badan yang bermakna secara klinis.

Para peneliti mencoba mengambil beberapa sampel pil diet dan suplemen herbal yang paling laku di pasaran dan menguji coba keefektifannya dalam menurunkan berat badan. Menurut penelitian, manfaat penurunan berat badan dari beberapa kandungan seperti ephedra, garcinia cambogia, akar licorice, yerba mate, mangga Afrika, anggur veld, sari manggis, dan East Indian Globe Thistle tidak signifikan secara klinis. Begitu pula suplemen yang mengandung kitosan, glukomanan, asam linoleat terkonjugasi, dan fruktan yang tidak memberikan penurunan berat badan yang berarti.

Bahkan jika kamu bisa menemukan suplemen yang membantu menekan nafsu makan, sayangnya metode penurunan berat badan seperti itu sangat tidak disarankan oleh para ahli kesehatan.

Lebih lanjut, FDA merekomendasikan agar setiap orang membicarakan dahulu dengan dokter sebelum mulai mengonsumsi suplemen atau pil diet apa pun, karena banyak di antaranya mengandung bahan yang memiliki efek biologis yang kuat, sehingga justru mengganggu kesehatan.

Jadi, jika kamu termasuk pengonsumsi pil diet atau suplemen herbal dengan tujuan menurunkan berat badan, segera tinggalkan Sahabat Fimela. Menurunkan berat badan yang sehat dengan cara mengatur pola makan dan olahraga adalah cara yang terbaik.

#ElevateWoman with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela