Skema Pemberian Vaksinasi Booster, Dinkes Jakarta Masih Menunggu Teknis Pelaksanaan

Nabila Mecadinisa05 Jan 2022, 12:00 WIB
Diperbarui 05 Jan 2022, 12:01 WIB
ilustrasi vaksin/cottonbro/pexels

Fimela.com, Jakarta Pemberian vaksinasi booster Covid-19 akan segera didistribusikan. Mengingat munculnya varian baru Omicron, maka Presiden Joko Wododo sudah menginstruksikan pemberian vaksinasi ketiga untuk golonga dewasa, di atas 18 tahun sesuai rekomendasi WHO. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin "Program vaksinasi booster sudah diputuskan oleh Bapak Presiden akan jalan tanggal 12 Januari, ini diberikan ke golongan dewasa di atas 18 tahun sesuai dengan rekomendasi WHO.”

Sebanyak 71 ribu tenaga kesehatan ibu Kota sudah menerima vaksinasi booster Covid-19. Hal ini diungkapkan oleh Dwi Oktavia, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta. 

 

Keputusan Presiden Joko Widodo

Ilustrasi vaksin COVID-19 (Source: Pexels/Artem Podres)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (Source: Pexels/Artem Podres)

Sementara itu, Dwi menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan detail terkait pelaksanaan booster vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum. Yaitu terkait petunjuk teknis dalam pemberian vaksin.

"Karena kami tidak bisa mendahului, infonya tanggal 12 Januari, tapi secara teknis kelompok mana dulu nanti boleh memulai apakah lansia," ucap dia.

Kriteria daerah yang bisa menerima vaksinasi booster

vaksin-kezo
ilustrasi tips agar tidak takut jarum suntik saat vaksin/Gustavo Fring/pexels

 Vaksinasi booster akan diberikan ke kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria cakupan vaksinasi dosis pertama 70 persen dan dosis kedua 60 persen. Hingga kini, ada 244 kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut. 

Jenis vaksin yang akan diberikan

Beberapa vaksin buatan dalam negeri juga dipertimbangkan menjadi vaksin booster. Beberapa vaksin tersebut adalah vaksin Merah Putih dan vaksin Nusantara.

“Beberapa ppsi vaksin booster yang akan disiapkan adalah Vaksin Merah Putih yang dikembangkan BUMN dengan Baylor (Medical College), vaksin kerja sama dalam negeri yang termasuk dalam program Merah Putih adalah Unair dan Biotis, Bio Farma dan Baylor College, Kalbe Farma-Genexine, dan Anhui, plus vaksin Nusantara,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan deretan vaksin ini akan dimatangkan dan disiapkan regulasinya, termasuk regulasi dari harga masing-masing vaksin.

“Ini akan segera dimatangkan dan disiapkan regulasinya,” kata Airlangga.

 

#Women for Women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela