Sudah Divaksinasi Dosis Lengkap, Sebagian Besar Pasien Omicron Hanya Bergejala Ringan

Fimela Reporter10 Jan 2022, 11:30 WIB
Diperbarui 10 Jan 2022, 11:30 WIB
Sudah Divaksinasi Dosis Lengkap, Sebagian Besar Pasien Omicron Hanya Bergejala Ringan

Fimela.com, Jakarta Sebagian besar pasien yang teridentifikasi positif varian COVID-19 Omicron sudah divaksinasi dosis lengkap, menurut pernyataan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Selain itu, kebanyakan pasien yang dikarantina memiliki gejala ringan seperti batuk, pilek, dan demam dengan mayoritas kasus berada di wilayah DKI Jakarta.

Siti Nadia Tarmidzi, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes dikutip dari siaran pers, Minggu (9/1/2022) berkata, dengan tujuan untuk melokalisir kemungkinan penyebaran Omicron, pasien varian Omicron saat ini sudah dikarantina di RSDC Wisma Atlet maupun RS yang sudah disetujui oleh Satgas.

Walaupun gejala dari varian Omicron tergolong ringan, Nadia terus meminta masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan protokol 5M supaya terhindar dari penularan varian COVID-19 Omicron.

Untuk mengurangi tingkat keparahan akibat paparan COVID-19, Kemenkes meminta masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Sebab, sebagian besar pasien yang sudah melakukan vaksinasi dosis lengkap lalu terpapar varian Omicron tidak memiliki gejala apapun.

"Lengkapi perlindungan diri dengan segera lakukan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap untuk mengurangi tingkat keparahan akibat dari paparan COVID-19," ujar Nadia, seperti dikutip dari Lipuran6.com, Senin (10/1/2022).

Kasus Terbanyak Berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Sudah Divaksinasi Dosis Lengkap, Sebagian Besar Pasien Omicron Hanya Bergejala Ringan
Pasien COVID-19 varian Omicron sebagian besar hanya bergelaja ringan seperti demam, batuk, pilek karena sudah lakukan vaksinasi dosis lengkap. (dok. Unsplash jue huang)

Per 7 Januari 2022, Kemenkes mengumumkan kasus positif varian Omicron di Indonesia memiliki total sebanyak 318 pasien setelah adanya penambahan 57 orang.

57 orang ini terdiri dari 50 orang pelaku perjalanan luar neger dan 7 orang transmisi lokal.

Menurut data, kasus terbanyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Selain itu, 97 persen kasus positif varian Omicron adalah mereka yang melakukan perjalanan luar negeri serta berasal dari wilayah DKI Jakarta.

Dari total 318 kasus, 23 kasus adalah penularan lokal. 23 pasien ini tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Sementara itu, 295 kasus lainnya adalah orang-orang yang melakukan perjalanan luar negeri yang baru kembali ke Indonesia.

Sebagian besar pasien yang terpapar varian Omicron sudah mendapatkan dosis lengkap vaksinasi COVID-19, sehingga mereka tidak bergejala.

*Penulis: Vania Ramadhani Salsabillah Wardhani.

 

#Women for Women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela