7 Penyeban Demam Tinggi Mendadak yang Wajib Diwaspadai

Kezia Prasetya Christvidya28 Jan 2022, 13:18 WIB
Diperbarui 28 Jan 2022, 13:52 WIB
Pusing

Fimela.com, Jakarta Penyebab demam tinggi mendadak biasanya dipengaruhi oleh respon tubuh terhadap virus, karena sistem imunitas tubuh melawan virus yang masuk ke dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan suhu tubuh manusia lebih tinggi daripada suhu normal, yaitu lebih dari 37°C hingga 40°C.

Penyebab demam tinggi mendadak ini harus diwaspadai. Karena demam tinggi adalah gejala awal dari penyakit yang berbahaya. Apalagi jika saat demam tinggi disertai dengan kondisi tubuh yang lemah, sakit kepala dan mual.

Sebenarnya penyakit demam tinggi akan sembuh sendiri selama 3 sampai 5 hari, tetapi sebaiknya tetap konsultasikan pada dokter terkait kondisi kesehatanmu ini. Agar terhindar dari penyakit ini, yuk kenali penyebab demam tinggi mendadak yang wajib diwaspadai berikut ini:

Penyeban Demam Tinggi Mendadak

sakit-kezo
ilustrasi tekanan darah tinggi/Karolina Grabowska/pexels

1. Terkena Infeksi

Penyebab demam tinggi mendadak yang pertama adalah karena tubuh terkena infeksi virus seperti meningitis, flu, radang tenggorokan, dan sinutitis. Kalau tubuh terkena infeksi virus, maka tubuh akan mengalami demam tinggi mendadak.

2. Pneumonia

Pneumonia adalah penyakit yang menyerang radang pernapasan. Penyakit ini bisa menyebabkan demam tinggi mendadak. Pneumonia juga ditandai dengan sesak napas, batuk kering dan mual. Penyakit ini harus segera diwaspadai, karena bisa memicu komplikasi penyakit lainnya seperti infeksi aliran darah, abses paru, hingga efusi pleura.

3. GERD

Gastroesophageal Reflux Disease atau yang disingkat dengan GERD, adalah penyakit yang menyerang lambung, yang disebabkan karena katup atau sfingter yang ada di kerongkongan bawah melemah, sehingga menyebabkan mulut terasa sangat asam, sesak dada dan naik sampai tenggorokan. Penyakit yang menyerang sistem pencernaan ini bisa menyebabkan demam tinggi mendadak.

4. Infeksi Saluran Kemih

Penyebab demam tinggi mendadak yang selanjutnya yaitu karena infeksi saluran kemih. Penyakit ini disebabkan karena adanya bakteri Escherichia Coli atau E. Coli. Penyakit ini bisa menyebabkan penderitanya merasa ingin buang air kecil terus menerus, muncul rasa perih atau panas saat buang air kecil, mengeluarkan urine yang warnanya kerus, serta mengalami demam tinggi mendadak.

Penyeban Demam Tinggi Mendadak

sakit-kezo
ilustrasi tekanan darah tinggi/Andrea Piacquadio/pexels

5. Gigitan Nyamuk

Demam tinggi mendadak bisa disebabkan karena penderitanya terkena gigitan nyamuk, seperti nyamuk penyebab penyakit demam berdarah dan malaria. Sahabat Fimela harus segera memeriksakan keadaannya, saat mengalami gejala terinfeksi penyakit tersebut. Karena penyakit ini juga bisa membahayakan nyawa penderitanya.

6. Radang Telinga

Radang telinga adalah penyakit yang disebabkan karena infeksi pada area telinga tengah menjalar ke bagian tenggorokan. Saat mengalami radang telinga, suhu tubuh penderitanya akan sangat tinggi dan mengalami demam tinggi mendadak. Agar terhindar dari radang telinga, rutinlah membersihkan telinga dengan cara yang benar atau berkonsultasi pada dokter.

7. Imunisasi atau Vaksin

Penyebab demam tinggi mendadak yang terakhir adalah karena imunisasi atau. Seseorang yang telah melakukan imunisasi atau vaksin, biasanya akan mengalami demam tinggi mendadak, yang disebabkan karena sistem imun tubuh memberikan reaksi terhadap virus jinak yang dimasukkan ke dalam tubuh. Setelah tubuh beradaptasi dengan hal tersebut, maka suhu tubuh akan kembali normal.

Cara Mengatasi Demam Tinggi Mendadak

sakit-kezo
ilustrasi sakit/Anna Shvets/pexels

Tak perlu panik kalau mengalami demam tinggi mendadak. Pada umumnya gejala demam akan turun setelah hari ke 3 hingga ke 5. Walaupun dapat turun secara alami, tetapi sebaiknya Sahabat Fimela harus segera mengatasi demam tinggi, agar tidak menyebabkan komplikasi penyakit lainnya.

Cara mengatasi demam tinggi mendadak bisa dengan mengonsumsi obat yang memiliki kandungan ibuprofen atau paracetamol. Namun sebaiknya konsumsilah obat dengan pengawasan dokter. Kemudian kompres tubuh menggunakan air hangat, untuk mempercepat menurunkan demam.

Jangan lupa untuk mengonsumsi minuman hangat dan makanan yang bisa menghangatkan tubuh, seperti sup ayam dan jahe hangat. Rutinlah mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari untuk mencegah dehidrasi. Lalu cara yang terakhir yaitu beristirahat dan tidur dengan cukup.

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela