5 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Asam Urat

Imelda Rahma12 Mei 2022, 15:43 WIB
Diperbarui 12 Mei 2022, 16:21 WIB
Makanan yang perlu dihindari penderita asam urat

Fimela.com, Jakarta Asam urat merupakan kondisi yang biasa disebut seseorang ketika mengonsumsi makanan tertentu dan mengakibatkan munculnya rasa linu di tubuh. Asam urat bisa membuat penderitanya mengalami berbagai keluhan, seperti sendi terasa nyeri, bengkak, merah, dan terasa panas. 

 

Faktor utama penyebab penyakit asam urat adalah adanya peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh. Meskipun faktor risiko terjadinya asam urat bisa disebabkan berbagai hal, asupan makanan yang tinggi purin, yaitu bahan pembentuk asam urat, merupakan faktor utama penyebab penyakit ini. 

Purin sendiri berasal dari makanan tertentu seperti daging dan polong-polongan. Lalu, apa saja kira-kira makanan yang perlu dihindari oleh penderita asam urat? Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

1. Jeroan Hewan

Jeroan Hewan
Ilustrasi jeroan/credit: pexels.com/angele

Makanan pertama yang wajib dihindari penderita asam urat ialah jeroan. Jeroan seperti ati, limpa, babat, usus, paru, lidah, otak, ginjal, dan jantung harus benar-benar kamu hindari agar asam urat tidak menyerangmu. Bukan tanpa alasan, pasalnya 100 gram jeroan mengandung sekitar 100 hingga 1000 miligram purin dan tentu hal ini tidak baik atau tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penerita asam urat. 

2. Daging

Daging
Ilustrasi daging/credit: pexels.com/Lukas

Siapa yang tidak suka daging? Hampir semua orang menyukainya. Sayangnya, daging tidak baik dikonsumsi oleh para penderita asam urat. Baik daging merah seperti daging sapi, kambing, domba, dan babi, maupun daging putih atau daging unggas seperti daging kalkun, entok (angsa), burung puyuh, dan kelinci merupakan makanan pemicu asam urat kumat.

Jika kamu ingin tetap mengonsumsinya, maka kamu perlu menghindari daging yang memiliki lemak berlebih. Selain itu, batasi juga konsumsinya dengan hanya mengonsumsi 100 gram per hari. 

3. Aneka Seafood

Aneka Seafood
Ilustrasi seafood/credit: pexels.com/Chait

Makanan laut juga tinggi akan kandungan purinnya. Beberapa makanan laut seperti, ikan, kerang, ikan sarden, trout, herring, teri, dan kembung merupakan makanan yang mengandung kadar purin yang paling tinggi.

Sedangkan aneka olahan ikan yang memiliki kadar purin sedang adalah tuna, ikan cod, ikan mas, ikan pecak, kakap, salmon, serta seafood, seperti lobster, kepiting, dan udang. Maka dari itu, jika kamu penderita asam urat dan ingin mengonsumsinya, pastikan kamu membatasi atau mengurangi porsinya. 

4. Sumber Makanan Nabati

Sumber Makanan Nabati
Ilustrasi Bayam/credit: pexels.com/Rodolfo

Sumber makanan nabati ternyata juga merupakan pantangan makanan penderita asam urat. Beberapa jenis sayuran seperti jamur, asparagus, kembang kol, lentil, kacang-kacangan, polong-polongan, dan bayam berkadar purin sedang dan konsumsinya dibatasi tidak lebih dari 2 porsi, atau 1 cangkir mentah atau ½ cangkir matang, per minggu.

Sebagai contohnya, bayam yang merupakan sayuran sehat ternyata memiliki kandungan purin yang tinggi. Menurut tabel makanan AcuMedico, bayam memiliki 57 gram purin untuk setiap 100 gram bayam. 

 

5. Makanan Manis

Makanan Manis
Ilustrasi makanan manis/credit: pexels.com/Matheus

Makanan dengan kandungan gula yang tinggi seperti, roti tawar putih, produk roti komersial, cake, kue-kue kering, produk minuman kemasan dan minuman bersoda dapat meningkatkan kadar asam urat. Oleh karena itu, makanan dengan kadar gula tinggi ini menjadi salah satu pantangan makanan penderita asam urat yang perlu diperhatikan. Sama seperti yang lain, jika kamu tetap ingin mengonsumsinya, maka batasi porsinya. 

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela