Sukses

Info

Cegah Jutaan Warga dari Kemiskinan, Ini Kunci Sukses Indonesia Selama Pandemi

Fimela.com, Jakarta Melalui forum D20 International Conference pada Sabtu (25/09) lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ungkap skenario Pemerintah Indonesia terhadap masalah kemiskinan. Diketahui, Indonesia telah sukses untuk cegah jutaan penduduk dari jurang kemiskinan selama pandemi Covid-19 melanda. Ia menyebutkan upaya pemerintah yang dilakukan untuk selamatkan jutaan penduduk adalah dengan penerapan kebijakan fiskal dan moneter yang bersifat extraordinary. 

“Intervensi yang kuat ini berhasil menjaga dan mencegah jutaan masyarakat jatuh kepada kemiskinan” tegas Sri Mulyani dikutip dari Liputan6.com pada Senin (27/09).

Sang bendahara negara pun memberikan contoh signifikan terhadap stimulus fiskal. Sri Mulyani menyatakan Pemerintah Indonesia telah menitikberatkannya pada program Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN. Melalui program ini, pemerintah mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung sistem belanja kesehatan hingga intensif terhadap perlindungan nasional untuk mengurangi terpaan tekanan akibat pandemi Covid-19.

“Stimulus fiskal yang mencakup belanja kesehatan dan perlindungan sosial ini belum pernah terjadi sebelumnya,” jelasnya. 

Untuk memperkuat kebijakan moneter, pemerintah terus meningkatkan sinergi dengan lembaga pemerintah terkait. Dengan tujuan agar kebijakan yang diperoleh dapat dirasakan langsung dampaknya. 

“Maka dari itu, pemerintah harus bisa melindungi masyarakat dan menguatkan ekonomi melalui kebijakan fiskal dan moneter yang bersifat extraordinary,” ungkapnya. 

Selamat 5 juta orang melalui program PEN

Menjelaskan tentang program PEN, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan bahwa PEN 2020 telah mampu menyelamatkan lebih dari lima juta orang dari kemiskinan. Program ini dinyatakan mampu menahan kenaikan tingkat kemiskinan dengan menjaga tingkat konsumsi kelompok tidak mampu. 

“Tingkat kemiskinan mampu dikendalikan menjadi 10,19 persen pada September 2020. Tanpa program PEN, Bank Dunia memprediksi angka kemiskinan Indonesia pada 2020 dapat mencapai 11,8 persen. Artinya, PEN 2020 diperkirakan mampu menyelamatkan lebih dari 5 juta orang dari kemiskinan,” ungkap Menteri Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Mei 2021 pada Selasa (25/05).

Pada 2021, ia menyatakan pemerintah terus mengupayakan untuk memperkuat efektivitas program Perlinsos PEN. Terhitung pada 18 Mei 2021, program ini telah terealisasikan Rp 57 triliun atau 39 persen dari pagu. 

“Jumlah itu untuk mendukung diantaranya 9,71 juta KPM PKH, 15,93 juta KPM Kartu Sembako, 10 juta KPM Bansos Tunai, 277 juta penerima kartu Prakerja, 3,97 juta KPM BLT Desa, dan bantuan kuota internet untuk 27,7 juta penerima,” jelasnya. 

 

Penulis: Meisie Cory

#Elevate Women

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading