Lebih Sederhana, Windows 11 Jawab Kebutuhan Pengguna yang Gagap Teknologi

Vinsensia Dianawanti06 Okt 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 06 Okt 2021, 10:00 WIB
Windows 11

Fimela.com, Jakarta Windows 11 hadir sebagai versi terbaru dari sistem operasi komputer Microsoft yang diluncurkan secara resmi pada 5 Oktober 2021 di seluruh dunia. Bagi kamu pengguna Windows 10 dapat melakukan upgrade secara gratis.

Dikutip dari BBC, Chief Product Officer Windows Panos Panay menyebut Windows 11 dibuat dengan kesan yang lebih bersih, segar, dan sederhana untuk pengguna.

Ia juga menyebut sistem operasi baru ini tidak akan berubah secara ekstrem. Bahkan bisa digunakan dengan mudah oleh pengguna yang paling tidak paham teknologi alias gagap teknologi atau gaptek untuk melakukan upgrade.

Hal ini dibuktikan oleh ayah Panay sendiri yang berusia 89 tahun. Dapat dengan mudahnya sang ayahnya menekan tombol upgrade.

"Bukan karena dia ayahku, aku hanya ingin ini jadi mudah baginya," kata Panay.

 

Upgrade PC

Tampilan Baru Microsoft Store Windows 11
Tampilan Baru Microsoft Store Windows 11. (Microsoft Store)

Pengguna ahli telah melakukan uji coba terhadap Windows 11 secara ekstensi. Melalui program uji coba Windows Insider dan yakin tidak akan ada masalah. Upgrade untuk Windows 11 ini ada dalam status "ready now".

Panay melihat bahwa saat ini pengguna di masa ini seedikit melakukan upgrade PC.

"Saya pikir Windows 11 menandai momen itu, dan merupakan sinyal untuk momen itu," katanya.

Seluruh sistem operasi desain dengan sudut melengkung menjadi favorit. Windows 11 juga telah menyederhanakan sebagian besar menu dan tampilan folder. Ada pula opsi baru yang ditingkatkan untuk mengatur jendela dan "menjepret"-nya ke dalam grids.

Widget yang menjadi andalan di Windows Vista 2007 kini hadir lagi di Windows 11. Namun widget di tempatkan di side bar sebelah kiri dan terhubung dengan layanan Microsoft lainnya.

 

 

Lebih cepat untuk game

Pengguna awal telah melaporkan bahwa fungsi pencarian built-in dari versi baru secara signifikan lebih cepat daripada sebagian besar perangkat, tetapi juga mendukung layanan Microsoft, Bing dan browser Edge.

Untuk para gamer, Microsoft menjanjikan bahwa teknologi drive (penyimpanan langsung) barunya akan loading lebih cepat dalam game. Teknologi baru juga dengan memungkinkan kartu grafis mengakses drive penyimpanan tanpa melalui prosesor pusat. Namun, fitur tersebut memerlukan perangkat keras yang baru untuk dapat dijalankan.

 

Windows 10 masih berfungsi

Persyaratan minimum termasuk jenis chip keamanan yang disebut TPM hanya di-install pada komputer modern.

"Jika perangkat Anda tidak memenuhi persyaratan ini, Anda mungkin tidak dapat meng-install Windows 11 di perangkat Anda dan mungkin ingin mempertimbangkan untuk membeli PC baru," kata Microsoft.

Perusahaan juga meluncurkan serangkaian perangkat keras barunya sendiri bertepatan dengan versi Windows yang baru.

Namun, pengguna yang sudah menjalankan Windows 10 tidak perlu mengeluarkan biaya ini jika komputer masih berfungsi. Windows 10 akan terus didukung dan menerima pembaruan keamanan hingga Oktober 2025.

Simak video berikut ini

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela