Kasus Omicron Melonjak Jadi 318 Orang, Kemenkes Ungkap Sebagian Besar Pasien Bergejala Ringan

Hilda Irach10 Jan 2022, 09:30 WIB
Diperbarui 10 Jan 2022, 09:30 WIB
Kasus Omicron Melonjak Jadi 318 Orang, Kemenkes Ungkap Sebagian Besar Pasien Bergejala Ringan

Fimela.com, Jakarta Virus Covid-19 varian Omicron menciptakan kekhawatiran baru bagi masyarakat dunia. Diketahui, varian ini memiliki jumlah mutasi yang lebih banyak dari delta.

Awalnya, Omicron terdeteksi pertama kali di wilayah Afrika Selatan pada Rabu 24 November 2021. Namun kini, varian Covid-19 ini mulai menyebar ke beberapa negara termasuk Indonesia.

Bahkan, saat ini pada Jumat (7/1/2021), Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mencatat penambahan kasus sebanyak 57 orang. Sehingga total konfirmasi Omicron sebanyak 318 orang.

Adapun penambahan 58 orang itu terdiri dari 7 orang transmisi lokal dan 50 orang merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Secara kumulatif, kasus Omicron paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Kemudian, kebanyakan orang yang terinfeksi adalah mereka yang sudah divaksinasi Covid-19 lengkap.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi mengungkapkan, 97 persen kasus Omicron di Indonesia didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri dan berasal dari Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, sebanyak 295 kasus varian Omicron merupakan pelaku perjalanan luar negeri yang baru pulang ke Indonesia. Sementara, 23 kasus merupakan transmisi atau penularan lokal (tak melakukan perjalanan ke luar negeri). Lalu bagaimana gejala-gejala yang dirasakan pasien Covid-19 varian Omicron?

 

99 Persen Pasien Omicron Hanya Bergejala Ringan

Kasus Omicron Melonjak Jadi 318 Orang, Kemenkes Ungkap Sebagian Besar Pasien Bergejala Ringan
Kemenkes ungkap 99 persen pasien Omicron bergejala ringan, ini gejala-gejalanya. (pexels/andreapiacquadio).

Lebih lanjut, Nadia mengatakan sekitar 99 persen kasus Covid-19 varian Omicron yang dikarantina memiliki gejala ringan. Mayoritas kasus ini berada di wilayah DKI Jakarta.

“Sebagian besar gejalanya ringan, hanya batuk, pilek dan demam,” ujar Nadia dalam siaran pers yang dikutip dari Health Liputan6.com, Minggu (9/1/2022).

Meski kebanyakan pasien Omicron bergejala ringan, Nadia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari penularan Covid-19 varian Omicron. Ia menekankan pentingnya protokol Kesehatan 5M untuk mencegah ancaman penularan Covid-19.

 

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Kasus Omicron Melonjak Jadi 318 Orang, Kemenkes Ungkap Sebagian Besar Pasien Bergejala Ringan
Kemenkes ungkap 99 persen pasien Omicron bergejala ringan, ini gejala-gejalanya. (pexels/cottonbro).

Kemenkes juga meminta masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Pasalnya, mayoritas pasien yang terinfeksi Omicron yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap mengalami gejala ringan dan tak bergejala.

“Lengkapi perlindungan diri dengan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap untuk mengurangi tingkat keparahan dari paparan Covid-19,” tutur Nadia.

#Women for Women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela