Sukses

Info

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022, Tidak Perlu PCR dan Antigen

Fimela.com, Jakarta Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membeberkan syarat mudik Lebaran 2022. Ia mengungkapkan, salah satu persyaratan yang harus masyarakat penuhi yakni mengenai vaksinasi.  

Budi mengatakan, masyarakat Indonesia kembali diperbolehkan menikmati bulan Ramadan beserta mudik Lebaran setelah dua tahun masa COVID-19. Meskipun begitu, Budi mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster terlebih dahulu.

Mengutip dari Liputan6.com, calon pemudik perlu mendapatkan dosis vaksin booster. Bagi yang sudah melakukan vaksinasi booster, masyarakat tidak perlu melakukan tes PCR atau antigen kembali.

Dosis Belum Lengkap Wajib PCR atau Antigen

Budi pun merinci, masyarakat yang belum melakukan vaksinasi tetap harus melakukan rangkaian tes COVID-19. Syarat ini juga berlaku pada masyarakat yang baru mendapat vaksinasi dosis 1 maupun 2. 

"Jangan lupa bahwa yang belum vaksin atau vaksin baru sekali tetap harus tes PCR, (bagi) yang sudah vaksin dua kali masih perlu tes antigen, dan yang sudah vaksin booster lengkap tidak perlu tes apa-apa," ungkap Budi dalam keterangan pers Rapat Terbatas Evaluasi PPKM pada Senin, (4/4/2022).

Hal Ini juga menguntungkan mereka yang sudah mendapatkan vaksinasi booster. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang ekstra untuk melakukan tes antigen dan PCR.

Wujudkan Sikap Siap Bertransisi

Budi juga menyampaikan, persyaratan ini merupakan wujud kehati-hatian masyarakat saat menghadapi pandemi COVID-19. 

Ia menuturkan, pemerintah masih harus bersiaga mengawal pandemi COVID-19. Namun, tetap perlu adanya sikap kepedulian masyarakat pula terkait hal ini. Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi dalam mengatasi pandemi COVID-19.

“Kita (masyarakat masih boleh  puasa dan pulang, tapi vaksinasi juga harus dilengkapi,” tegas Budi mengingatkan kedisiplinan masyarakat untuk melakukan vaksin. 

Budi juga berharap, membaiknya kondisi COVID-19 saat ini membuat masyarakat semakin sadar akan tanggung jawab terkait kesehatan.

"Selama masyarakat semakin siap menyadari apa yang harus dilakukan menghadapi pandemi ini, itu akan menunjukkan bahwa kita siap bertransisi dari pandemi menjadi endemi nanti," tutupnya. 

Penulis: Ersya Fadhila Damayanti

#Women for Women

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading