Terpilih Jadi Ketum Golkar, Ini Rencana Setya Novanto

Asnida Riani18 Mei 2016, 08:14 WIB
Setya Novanto

Bintang.com, Jakarta Resmi jadi Ketua Umum (Ketum) Golkar, Setya Novanto membeberkan rencana setelahnya. Sebagaimana diwartakan Liputan6.com, ia akan menggenjot kinerja pada 100 hari pertama sejak menjabat sebagai ketua umum partai berlogo pohon beringin tersebut.

"Saya akan melakukan langkah 100 hari mulai dilantik," ujar lelaki yang sempat tersandung kasus di mana ia memutuskan untuk mundur dari kursi Ketua DPR tersebut di Nusa Dua, Bali, Selasa (17/5) kepada Liputan6.com. Lebih lanjut ia juga mengatakan, pemilihan kepala daerah sudah ada di depan mata. Karenanya, ia akan terjun langsung ke sejumlah daerah.

Ade Komarudin dan Setya Novanto berpelukan di Munaslub Golkar, Bali, Selasa (17/5). Setya Novanto (Setnov) terpilih menjadi Ketum Partai Golkar periode 2016-2019 setelah dirinya melakukan musyawarah mufakat dengan Ade Komarudin. (Liputan6.com/Johan Tallo)

"Saya akan mengadakan rekonsiliasi dari pusat dan daerah. 34 provinsi," jelas lelaki yang akrab disapa Setnov itu, sebagaimana dimuat Liputan6.com. Di samping itu, ia mengaku akan merangkul tujuh Ketum lain dalam struktur kepengurusan Golkar.

"Calon-calon yang ada adalah orang-orang yg punya visi misi dan kelebihan luar biasa. Memiliki kepintaran, tentu kami harapkan mereka tetap bersama pada struktur organisasi di bawah kepemimpinan saya," tutur Setnov, seperti dilansir dari Liputan6.com.

Ia juga menuturkan soal akan mundur dari jabatan sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR, tinggal menunggu waktu yang tepat. Setya Novanto pun mengatakan bakal menjaga hubungan baik dengan pemerintahan Jokowi-JK.

Ketua Umum Partai Golkar terpilih Setya Novanto bersama Sekertaris Jenderal Idrus Marham mengibarkan bendera Partai Golkar saat Penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Nusa Dua, Bali (16/5). (Liputan6.com/Johan Tallo)