Sukses

Lifestyle

Ada Unjuk Rasa Besar, Peserta SBMPTN Papua Gundah Gulana

Fimela.com, Jakarta Tidak mudah menjalani tes bagi para peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 di Papua. Bukan perkara soal ujian dan ketakutan akan hasil tes mereka, melainkan adanya sebuah aksi besar-besaran pada Selasa (31/5) lalu. Karena ada unjuk rasa yang besar, mereka takut akan situasi keamanan di lokasi kampusnya. 

Dilansir dari Liputan6, aksi itu dilakukan massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Mereka meminta referendum bagi Papua Barat. Aloysius Awoitauw, salah satu peserta SBMPTN di Universitas Cenderawasih (Uncen), Waena, Papua tahun ini merasakan kegundahan tersebut. Dia mengatakan jadwal ujian akhirnya diundur. 

"Ujian hari ini harusnya dimulai pukul 08.00 WIT, tetapi diundur hingga pukul 09.00 WIT. Agak deg-degan juga masuk ke areal kampus, tetapi syukurlah ada pengawalan aparat," ujar Aloysius, kepada media yang sama. Padahal, dia sudah bersiap sejak pukul 05.00 WIT. 

Tempat pelaksanaan SBMPTN di Papua sering menjadi sasaran aksi unjuk rasa. (Liputan6.com/Katharina Janur)

Kekhawatiran juga bertambah ketika mengetahui Kampus Uncen Waena itu menjadi konsentrasi aparat kepolisian dan TNI. Rektorat Uncen bahkan sengaja meminta pengawalan sebelum dilakukanya ujian SBMPTN 2016 di sana. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading