Sebelum Meninggal, Sutan Bhatoegana Jalani Perawatan Intensif

Fathan Rangkuti19 Nov 2016, 14:15 WIB
Diperbarui 19 Nov 2016, 14:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Kanker hati yang menggerogoti tubuh Sutan Bhatoegana bagai mesin pemangkas yang dengan cepat menggerogoti tubuhnya. Selama dirawat di rumah sakit, Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan Sutan menjalani perawatan intensif. Dia juga menceritakan kepada Bintang.com Sutan sempat pindah dari rumah sakit ke rumah sakit lainnya.

"Saya kira sudah dari awal sih. Karena pertama beliau sakit di Bandung. Kemudian dibawa ke Hermina. Kemudian dipindahkan ke Medistra. Kira-kira dua minggu lebih, kemudian dipindahkan lagi ke BMC, permintaan keluarga biar dekat," jelas Max di rumah duka Villa Duta, Jl Sipatahunan 26, Bogor pada Sabtu (19/11). 

Sebelum meninggal, Max melanjutkan, kondisi Sutan sudah menurun drastis. Sehingga dokter memutuskan untuk memberikan perawatan intensif. "Saya kira semua orang bisa membayangkan dengan foto yang beredar di media sosial.Kondisinya kan sangat drastis, ya. Sehingga oleh dokter juga diberikan high care intensive. Jadi, beliau memang menderita penyakit kanker hati, sirosis. Siapa pun yang mengalami hal itu harus mendapatkan perawatan yang intensif," jelasnya. 

Max Sopacua berada di rumah duka Sutan Bhatoegana. (Via: Fathan Rangkuti/bintang.com)

Sebelumnya, Max sempat membesuk Sutan Bhatugana di BMC. Pada saat itu, dia tak menanyakan soal penyakitnya, melainkan hanya membicarakan masa lalu dan bercanda ria. "Selama dia berada di Bogor Medical Center, saya ada di sana. Ketika bertemu dengan dia, tidak ada hal lain yang dibicarakan. Hanya untuk mengugah kembali memorinya. Kita bernostalgia ketika kita bermain golf, ke luar kota. Sehingga membangkitkan semangatnya lagi. Diakhiri dengan doa bersama semoga Allah memberikan mukjizat untuk memberikan kesehatan," katanya.