Fimela Luncheon: Tips Bagi Waktu Antara Karir, Keluarga dan Diri Sendiri

Fimela24 Mar 2011, 05:43 WIB

Sambil memesan menu makan siang, FIMELA.com membuka obrolan dengan pertanyaan; bagaimana cara mengakali waktu antara pekerjaan, keluarga dan diri sendiri? Finni, Director sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Event Organizer & Marketing Communication menjawab, semua berjalan dengan sendirinya. Dalam artian, nggak terlalu memusingkan pembagian waktu yang ‘strict’. Dalam kesehariannya, Finni mementingkan kualitas dibanding kuantitas. Misalnya hanya sekedar ngobrol sebelum anak-anak ke sekolah, atau diam di rumah membaca buku, sementara anak keluar bareng suami. Keempat teman yang lain mengamini, dan sempat menyebutkan kalau Finni dan suaminya merupakan tim yang kompak dalam mengurus keluarga. Saling mengerti kesibukan masing-masing dan bergantian meluangkan atau memberikan waktu, baik untuk diri sendiri atau untuk anak-anak.

Pikania, yang menduduki posisi VM Manager di sebuah departemen store, juga setuju dengan kualitas waktu. Kadang nggak perlu keluar rumah, duduk berpelukan bersama anak dan suami sambil nonton TV juga salah satu cara untuk menjaga kedekatan. Yang penting bersentuhan, skin to skin, ungkap Pikania.

Renitasari punya cara yang kurang lebih sama tapi lebih terorganisir. Menurut Program Director sebuah foundation di Jakarta ini, dia teratur menelepon anak-anak di waktu-waktu tertentu, dan curhat tentang apa yang sudah dialami seharian. Ita dan kedua putrinya juga lebih suka diam di rumah, memasak atau nonton DVD dibanding jalan-jalan ke mal. Saking terbiasanya, anak-anak terprogram hanya ke mal jika perlu mencari sesuatu atau nonton bioskop. Ita juga nggak lupa meluangkan waktu liburan bersama anak-anak, ke tempat-tempat favorit.

ladies luncheon bagian 3

Semuanya dengan kompak setuju dengan Medina, yang menjabat sebagai Business Specialist perusahaan penerbangan asing, kalau untuk waktu diri sendiri, adalah di sela kesibukan kantor. Misalnya jam makan siang atau sepulang kantor. Sekedar ngumpul bareng teman-teman, belanja atau bahkan memanjakan diri ke salon. Karena waktu weekend sudah hampir pasti untuk anak dan keluarga.

Dan mereka mengakui kalau weekend, waktu dengan anak nggak bisa diganggu gugat. Karena pada hari kerja, nyaris nggak punya waktu lebih kecuali untuk pekerjaan. Mereka bahkan cenderung nggak bikin janji dengan siapa-siapa kecuali bisa menyertakan anak. Yanna, Marketing Communication sebuah perusahaan swasta, menempatkan diri sebagai teman main anak laki-lakinya di saat weekend. Yanna mengaku sampai hafal nama-nama pemain bola, karena anaknya sedang keranjingan bola.

Sesi obrolan ditutup dengan foto bareng. Selesai foto, para perempuan sibuk ini langsung saling berpamitan, sambil menenteng goody bag yang khusus disiapkan oleh Clinique, karena sudah punya janji penting. Yaitu kencan dengan anak dan keluarga.

 

Berminat untuk ikut ngobrol bareng plus ditraktir makan siang dan berbagai goodie bags menarik dari FIMELA.com? Daftarkan geng atau kelompokmu ke: nuniek@fimela.com.

Cheers!