Tetap Tenang Hadapi Banjir dengan 8 Cara Ini

Fimela18 Jan 2013, 05:00 WIB
Diperbarui 18 Jan 2013, 05:00 WIB

Next

banjir1

Banjir adalah agenda wajib Jakarta. Kasarnya semacam itu. Tata kota yang sudah begitu semrawut, sistim drainase yang tidak memadai, kendaraan sudah kelewat banyak (nggak sebanding dengan jumlah dan luas jalan), daerah resapan air yang juga kurang. Maka saat hujan datang berlimpah ruah seperti kemarin, banjir dengan cepat mengepung Jakarta. Tidak perlu menunggu banjir, hujan yang deras bisa membuat lalu lintas di Jakarta berhenti. Apalagi saat banjir datang.

Masih ingat di tahun 2007, saat banjir parah (yang kabarnya datang setiap 5 tahun sekali) merendam Jakarta? Kota metropolitan ini benar-benar lumpuh. Sebuah stasiun televisi swasta bahkan harus memindahkan studio siarannya ke ruang darurat gara-gara banjir. Belum lagi korban jiwa, harta benda, dan belasan ribu orang mengungsi. Gara-gara hujan lebat semalam (17 Januari 2013) saja 5 orang dilaporkan meninggal, dan 15.000 lebih warga Jakarta mengungsi. Salah satu titik terparah adalah kawasan Kampung Melayu.

BMKG mengabarkan bahwa dalam 2 hingga 3 hari ke depan curah hujan di atas Jabodetabek masih akan tinggi. Itu berarti, para pengungsi banjir sepertinya masih harus bertahan di titik-titik pengungsian dan daerah yang rawan banjir harus bersiap-siap. Kita tidak berharap agar kondisi menjadi semakin buruk pasti, tapi selalu siap sedia nggak ada salahnya. Akun @adityasani (communication strategist) di twitter telah merangkum dengan baik apa saja yang perlu dipersiapkan bila banjir atau bencana lainnya datang.

foto: /via @waraney /via @asil

 

Next

 

banjir2

Pertama, siapkan kebutuhan-kebutuhan dasar darurat. Air, makanan instant tahan lama, kotak obat-obatan, senter, baterai (juga penerangan darurat lainnya), jas hujan, payung, peluit (penting bila terjebak dan harus minta pertolongan), masker, tisu sanitasi, pisau lipat serbaguna, sampai peta.

Saat bencana terjadi tentu menghadapi semua dengan kepanikan justru tidak membantu. Stay calm. Ini hal yang kedua. Selalu ingat untuk: buat rencana dan perhitungan aktivitas selama keadaan darurat bencana. Dokumen-dokumen penting agar dipindahkan ke tempat aman. Siapkan juga plastik pembungkus untuk dokumen-dokumen itu.

Bila mengungsi bersama keluarga, pastikan tiap anggota keluarga meyimpan nomor telepon penting. Bila ponsel mati, catatan nomor-nomor itu akan berguna. Bila di dalam kelompok pengungsi anda ada balita, maka keperluan untuk balita itu juga harus siap sedia (paling tidak untuk 3 hari kedepan).

foto: via @asil twitter jakartaglobe

 

Next

 

banjir3

Pastikan semua alat komunikasi dalam keadaan terisi penuh, termasuk semua baterai cadangan dan lampu cadangan. Mulai saat ini memiliki powerbank sudah harus sepertinya. Kita nggak tahu kapan aliran listrik akan dimatikan. Bila memang harus mengungsi, pastikan listrik rumah sudah dimatikan dan semua pintu jendela terkunci.

Di saat banjir yang cukup parah kemarin, praktis mobilitas terganggung. Nggak sedikit yang putar arah karena di jalan menuju kantor bertemu dengan genangan air cukup tinggi. Bahkan ada bis Transjakarta yang terjebak banjir selama 3 jam di kawasan Dukuh Atas. Hingga hari ini (18 Januari 2013) armada TransJakarta pun masih belum beroperasi. So, di atur sebaik mungkin (dalam kondisi darurat, banjir yang sedang terjadi misalnya), kepentingan untuk beraktivitas di luar rumah). Bila nggak terlalu perlu, bertahan saja di rumah. Kondisi semakin parah? Mengungsilah bersama yang lain.

Mengungsi bersama tetangga? Dalam keadaan darurat, tetangga adalah orang terdekat kita. Menyiapkan rencana hadapi bencana bersama bisa dilakukan. Rute evakuasi, sampai meeting point penting bisa dibicarakan bersama.

foto: via @iskandarwelda instagram

 

Next

 

banjir4

Di jaman sekarang, memantau perkembangan via media sosial sangat membantu kita dalam hadapi kondisi darurat. Asal jangan cepat termakan hoax, atau berita palsu yang sering disebarkan. Mulai follow beberapa akun twitter yang selalu meng-update kondisi-kondisi saat bencana mungkin terjadi. Misalnya @TMCPoldaMetro @infoBMKG @commuterline @BLUTransJakarta dan @InfoJakarta. Catat juga call center SAR DKI Jakarta, call center bantuan evakuasi di Jakarta.

Terakhir, siapkan catatan yang mencantumkan informasi-informasi ini. Nama dan nomor darurat yang bisa dihubungi, nama dan nomor yang bisa dihubungi sekiranya Fimelova ada di luar kota, lokasi dan nomor meeting point lingkungan tempat tinggal anda (bila terjadi darurat bencana), masukkan juga informasi penting lain dalam catatan ini. catatan ini harus selalu dibawa.

Stop membuang sampah sembarangan. Pastikan di sekeliling Fimelova, terutama di kawasan tempat tinggal, memiliki daerah resapan air yang baik. Buat kita di Jakarta, titik-titik resapan air yang nggak memadai inilah yang sebenarnya menyebabkan air tergenang. Kemudian banjir datang. For now? Kita bisa bergabung mengumpulkan donasi untuk mereka yang masih ada di pengungsian.

foto via: jakartabocor.tumblr.com

*Informasi lengkap mengenai disaster ready kit banjir Jakarta bisa diunduh dalam format pdf via akun twitter @adityasani

*foto-foto banjir di Jakarta 17 Juni 2013 dikumpulkan oleh Jakartabocor.tumblr.com lewat berbagai sumber

Lanjutkan Membaca ↓