Sukses

Lifestyle

What To Do in Valentine�s Day (2): Untuk Si Lajang, yang Jauh dari Pasangan, & Sudah Lama Meni

Next

Jakarta How: Merayakan momen spesial bersama orang-orang spesial.

Tahun ini adalah tahun pertamaku merayakan Valentine, jadi belum bisa cerita bagaimana euforianya. Yang jelas tahun ini aku punya pacar dan kebetulan dia romantis banget. Rencananya, sepulang kerja kami akan ketemuan dan bertukar kado yang harganya nggak lebih dari 230 ribu Rupiah (karena 23 adalah tanggal jadian kami), lalu dia mau mengajakku dinner bareng orangtuanya. Ini pertama kalinya selama 3 bulan berpacaran! Excited banget pastinya, karena Valentine pertama bakal dilewatkan dengan momen istimewa. Yang istimewa-istimewa semacam ini nggak akan terlupakan, deh.

-Nobi Susilo, 26 tahun, financial controller-

How: Waktunya bernostalgia.

Momen Valentine kupakai untuk bernostalgia. Awalnya dia yang berinisiatif mengajakku ke tempat pertama kencan, memesan menu yang sama, dengan outfit yang sama juga. Karena seru dan berkesan, tiap tahun rutin kami lakukan, tapi nggak cuma ke tempat pertama kencan. Nostalgianya berkembang ke momen lain, misalnya saat pertama berantem dan pertama kali merayakan hari jadi. Serunya, aku dan dia sangat menghargai momen dan mengingat semua hal penting yang terjadi selama kami sama-sama lima tahun ini. Itu tanda bahwa kami saling menghargai dan menganggap satu sama lain bagian terpenting dalam hidup.

-Asti, 27 tahun, submission specialist-

Next

How: �Honeymoon� sepanjang masa.

Biasanya, aku dan suami memanfaatkan hari kasih sayang untuk honeymoon lagi. Anak-anak �disingkirkan� dulu ke rumah mertua, sementara aku dan suami sengaja mencari tempat yang privat selain rumah sendiri, bosan. Menyewa hotel atau liburan ke mana, jalan seharian, makan malam romantis, dilanjutkan dengan�seru-seruan di ranjang! Hehehe. Percaya deh, romantisme dalam sebuah hubungan harus terus dipupuk, disiram, supaya tumbuh subur dan hubungan terus langgeng.

-Meidin, 29 tahun, ibu rumah tangga-

How: Bahagia dengan cara sederhana.

Pasanganku nggak biasa merayakan Valentine, jadi besok aku cuma pengen menghabiskan malam sama si dia. Standarlah, makan, maen game, nonton film di Sevel, tiup lilin sambil make a wish, photo box, dan ditutup dengan karaokean. Sederhana, tapi kebersamaan itu yang terpenting, perasaan tersampaikan, dan fun. Nggak usah romantis-romantisan, hubungan yang dijalani dengan fun akan bikin kita dan pasangan betah menjalaninya. Satu lagi, yang sederhana justru bisa jadi yang paling berkesan jika dilakukan dengan penuh cinta.

-Yashinta, 25 tahun, geologist-

Next

How: Mulai peduli diri sendiri.

Ini Valentine�s Day pertama yang aku lewati dengan status lajang. Karena itu, tahun ini aku pengen memberikan perhatian untuk diri sendiri. Beli hadiah sendiri, dinner sendiri, bersenang-senang sendiri pokoknya. Ya, dinikmati saja. Positifnya punya me time lebih banyak dan bisa fokus ke hidup sendiri, karena biasanya jarang memikirkan kehidupan pribadi, yang ada di pikiran hanya pekerjaan, pasangan, keluarga.

-Narash, 28 tahun, entrepreneur-

How: Menikmati masa lajang.

Aku kerja Valentine nanti, manggung 2 kali. Buatku, setiap hari melambangkan kasih sayang, tapi momen Valentine sebagai pengingatnya, jadi bisa kasih sesuatu yang spesial untuk orang spesial.

-Raisa Andriana, 22 tahun, singer-

How: Akrab dengan anak.

Aku nggak menganggap Valentine spesial dan bukan sesuatu yang mesti dirayakan khusus karena tiap hari kita bisa berbagi kasih sayang. Sekarang aku punya dua malaikat, Kiandra dan Kaila, jadi cukup berkumpul bersama mereka.

-Yulia Rachman, aktris, model, presenter, 35 tahun-

Next

How: Menggaet gandengan semalam.

Pasanganku kebetulan tinggal di Bali, sementara aku di Jakarta dengan setumpuk deadline pekerjaan yang nggak mungkin aku tinggalin. Tapi nggak mungkin juga kan, kalau aku diam di rumah? Ya sudah, jalan saja sama �teman lain�. Bukan berniat selingkuh ya, cuma buat seru-seruan dan refreshing daripada suntuk sendirian, lumayan buat gandengan semalam. Apa pun momennya, yang penting enjoy dan bahagia tanpa meribetkan status.

-Indun, 24 tahun, visual artist-

Hari kasih sayang memang identik dengan yang istimewa. Sometimes we make love with our hands.  Sometimes we make love with our bodies.  Always we make love with our hearts. Apa pun caranya, berbagi kasih yang dari hati selalu menghadirkan kebahagiaan yang sempurna, untuk diri sendiri maupun orang-orang terkasih. Have a lovely Valentine�s Day, Ladies!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading