Cari Tahu Alasan Perempuan Rahasiakan Investasi dari Pasangan

Fimela Editor27 Feb 2014, 09:30 WIB

Next

Sejak lima tahun lalu, Sienna (40) memulai investasi logam mulia. Uniknya, investasi pribadi Sienna ini sama sekali tidak diketahui oleh suaminya. Padahal, karyawan di sebuah perusahaan media ini mengaku bahwa urusan keuangan di keluarganya cukup transparan. Sienna tahu berapa jumlah penghasilan dan investasi apa saja yang dilakukan pasangannya. Dia pula yang mengatur berapa biaya yang dikeluarkan untuk anggaran rumah tangga setiap bulan. Sementara itu, pasangannya juga mengetahui berapa penghasilan Sienna tapi tidak cerewet mengenai masalah pengeluaran.

“Suamiku juga tahu berapa penghasilanku tapi dia tidak mempermasalahkan untuk apa saja penghasilanku dihabiskan.Karena prinsip kami, penghasilan suamiku untuk biaya operasional rumah tangga sementara gajiku lebih untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Termasuk, belanja dan investasi pribadi,” ujarnya.

Next



Ternyata, kasus merahasiakan investasi pribadi tidak hanya dilakukan Sienna. Setahun belakangan ini Fanny (35) mengaku mulai membuka investasi pribadi berupa logam mulia, yang dirahasiakannya dari pasangan. Walaupun Fanny dan pasangan biasanya saling tahu ke mana alokasi pengeluaran keuangan masing-masing, tapi investasi pribadi Fanny ini sama sekali tidak menimbulkan kecurigaan dari pasangan.

 

Pasalnya, dana yang dialokasikan Fanny untuk investasi pribadi sama sekali tidak menggangu atau mengurangi anggaran rumah tangga perbulan. “Uang untuk investasi pribadi ini di luar gaji pokok dan diperoleh dari hasil pekerjaan sampingan yang saya ambil. Jadi, tidak ada ceritanya, investasi pribadi saya dapat mengurangi biaya operasional rumah tangga,” ujarnya.

Menikah memang tidak selalu menjamin tidak ada lagi rahasia antara suami dan istri.Tapi, bijakkah keputusan merahasiakan investasi pribadi tanpa diketahui oleh pasangan? Klik next!

Next



Penting Bagi Perempuan
Tidak salah memang untuk perempuan memiliki investasi pribadi yang terpisah dari pasangan setelah menikah. Menurut Prita Ghozie, financial planner dari ZAP Finance, investasi pribadi untuk perempuan sangat penting dan disarankan, terutama jika ditujukan untuk masa pensiun. Kenapa investasi pribadi pada perempuan harus lebih diprioritaskan untuk masa pensiun?

Masih menurut Prita, adanya kemungkinan perempuan pensiun dini dan harapan hidupnya yang jauh lebih tinggi dari laki-laki merupakan pertimbangan utama mengalokasikan investasi pribadi pada dana pensiun. “Sebagian perempuan harus siap dengan fakta bisa berhenti bekerja lebih cepat dari laki-laki, mungkin karena alasan anak atau keluarga. Sedangkan secara statistik, angka harapan hidup perempuan lebih panjang daripada laki-laki. Sehingga penting sekali untuk para perempuan mempersiapkan investasi terpisah dari pasangan,” ujarnya.

Next



Prita juga menegaskan, dalam berumah tangga memang tidak semua investasi harus dikelola bersama. Ada beberapa investasi yang harus dikelola bersama dan masuk ke dalam daftar pengeluaran keluarga karena bisa dinikmati bersama atau untuk keperluan anak. Bentuk investasi ini antara lain, dana pendidikan anak, dana pensiun keluarga, atau investasi untuk tujuan berlibur. Sedangkan investasi yang lebih baik dikelola sendiri bentuknya bisa berupa dana pensiun pribadi atau pembelian tas bermerk.

Next



Investasi Pribadi Tidak Perlu Jadi Rahasia
Memiliki investasi pribadi, ternyata bukan berarti harus menjadi rahasia kita dari pasangan. “Sebaiknya saat menikah, seluruh asset yang kita miliki tidak dirahasiakan dari pasangan. Kecuali, apabila ada perjanjian pisah harta di awal pernikahan,” ujar Prita.

Dia juga menjelaskan bahwa merahasiakan investasi memiliki konsekuensi negatif yang harus kita hadapi di masa depan, terutama bila pasangan akhirnya tahu tentang investasi rahasia kita. Salah satu konsekuensi yang muncul adalah hilangnya rasa percaya.“Tidak adanya lagi kepercayaan mungkin jadi konsekuensi yang dihadapi. Biasanya rasa tidak percaya ini kemudian akan diikuti dengan merahasiakan pembelanjaan lalu penghasilan,” jelasnya.

Lalu, apa sebenarnya yang menjadi alasan utama sebagian orang merahasiakan investasi pribadi dari pasangannya? Klik next untuk mencari tahu!

Next



Tidak Percaya Pasangan Mampu Kelola Uang?
Ternyata tidak adanya rasa percaya dengan kemampuan pasangan mengelola uang, menurut Prita, seringkali menjadi alasan utama seseorang menyembunyikan investasi pribadi. Namun, pendapat Prita ini dibantah oleh oleh Sienna dan Fanny. Alasan Sienna memilih memiliki investasi pribadi bukan karena tidak percaya pasangan tidak mampu mengelola uang. Perempuan berkacamata ini ingin menggunakan investasi pribadi sebagai bantuan menopang hidup keluarga di saat darurat.

Walaupun Sienna dan pasangan memiliki sejumlah investasi yang dibuat bersama. Namun, profesi sang suami sebagai wiraswasta yang bisnisnya dapat mengalami pasang surut, membuat Sienna harus membuat investasi pribadi yang dirahasiakan. “Jadi, bila bisnisnya menurun dan semua investasi yang kami punya habis digunakan untuk menyelamatkan bisnis dan membiayai keluarga, masih ada satu investasi yang tersembunyi yang membantu menopang perekenomian keluarga kami,” jelasnya.

Next



Sementara, alasan Fanny memiliki investasi justru untuk mencegah pertengkaran dengan pasangan. Menurut Fanny yang berasal dari sebuah keluarga besar, keinginannya untuk membantu sanak saudaranya yang mengalami kesulitan dalam bentuk materi ditakutkan dapat memicu pertengkaran.

Fanny mengaku saat ada keluarganya yang butuh bantuan, mereka biasanya berdiskusi berapa anggaran rumah tangga yang disisihkan untuk membantu. Jadi, Fanny tidak bisa memberi ‘lebih’ karena melanggar kesepakatan dan menimbulkan pertengkaran dengan pasangan. “Tapi, kalau saya ambil sebagian dari investasi pribadi saya sebagi tambahan untuk membantu keluarga besar, tentu pasangan tidak marah karena pengeluaran rumah tangga bulan itu juga tidak terganggu,” ujarnya.

Terbuka dengan pasangan atau merahasiakan investasi pribadi memang menjadi pilihan personal kita. Tapi perlu diingat, uang merupakan salah satu masalah sensitif dalam berumah tangga. Jadi, tentukan pilihanmu dengan bijak Fimelova!

 

Lanjutkan Membaca ↓