Sukses

Lifestyle

Cegah Polusi Udara di Dalam Rumah!

Jakarta Di musim panas ini polusi udara cenderung meningkat karena rendahnya curah hujan. Selama ini mungkin kamu mengira kalau polusi udara hanya ada di luar rumah, seperti asap dari kendaraan bermotor atau pembakaran sampah maupun debu yang bertebaran di udara. Tapi sebenarnya, bahkan di dalam rumah maupun gedung pun kita bisa terkena polusi udara lho, Fimelova. Sebut saja asap rokok, asap lilin, asap hasil kita memasak di dapur, atau saat kita sedang membersihkan perabotan rumah tangga dan lantai.

Polusi ini, baik di dalam maupun di luar ruangan, diperoleh dari polutan, partikel yang sangat kasat mata dan mampu menembus ke organ paru-paru hingga jantung, hati, dan janin. Bagi anak-anak, para penderita asma, dan orang tua, dampak dari terkena polutan ini mungkin bisa langsung terlihat: bersin, flu, atau radang paru-paru. Jika sudah parah, bukan tidak mungkin orang tersebut bisa terkena stroke dan bahkan kerusakan otak. Dan hal ini tidak diperoleh secara instan, tapi akibat paparan terhadap polusi dalam waktu lama, Fimelova. 

Karena kita tidak bisa mengontrol polusi yang terjadi di luar ruangan, tidak ada salahnya jika kita coba untuk mengontrol kebersihan udara di ruang tempat kita beraktivitas, terutama rumah. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar kualitas udara di dalam rumah tetap terjaga:

Tingkatkan pertukaran udara

Polutan kimia yang berasal dari bahan-bahan pembersih rumah tangga berbahaya bagi air dan udara. Salah satu caranya untuk meningkatkan kualitas udara di dalam rumah adalah dengan meningkatkan pertukaran udara yang dapat mengurangi konsentrasi polutan. Karena itu, ventilasi udara sangat penting agar udara segar bisa masuk ke dalam, dan polutan bisa keluar. Ada baiknya kamu membuka ventilasi di pagi hari saat udara masih bersih. 

Perbanyak tanaman pembersih udara 

Ada banyak tanaman yang dapat membersihkan dan menyegarkan udara di dalam rumah, salah satunya adalah lidah buaya. Tanaman satu ini dapat menyerap formaldehyde dan benzene, hasil samping pembersih berbahan kimia, cat, dan lain sebagainya. Selain dapat digunakan sebagai pembersih udara, gel lidah buaya juga sudah dikenal dapat menyembuhkan luka akibat terpotong dan terbakar. 

Gunakan air purifier

Air purifier dapat menyaring partikel berbahaya di udara yang dapat menyebabkan flu, batuk-batuk, dan alergi. Gunakan air purifier yang ramah lingkungan agar lebih hemat energi, seperti Blueair, yang baru-baru ini meluncurkan model terbarunya yaitu Blueair Pro. Menggunakan system filtrasi HEPASilentTM generasi ketiga, Blueair Pro dapat menghasilkan tingkat udara bersih yang tinggi (tertinggi dibanding 250 pembersih udara lainnya yang diuji oleh Association Home Appliance Manufacturers di Amerika Serikat) dengan tingkat kebisingan yang sangat rendah. Desainnya yang stylish membuat air purifier ini cocok diletakkan di bagian ruangan manapun, Fimelova!

Blueair juga meluncurkan lini kedua bernama Blue, dengan desain yang lebih kontemporer, harga lebih affordable, namun dengan performa yang sama seperti Blueair dan Blueair Pro.

Sambungkan air purifier ke aliran listrik dan biarkan bekerja non stop selama 24 jam untuk menjaga kualitas udara secara optimal.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading