Vivid Sydney: Setahun Sekali, Sydney Bersinar Terang di Musim Dingin

Stanley Dirgapradja16 Jun 2016, 16:15 WIB

Jakarta Untuk sebuah event wisata, Vivid Sydney dikemas sebagai sebuah penggabungan konsep cahaya, musik, dan ide-ide kreatif lainnya. Dilangsungkan selama musim dingin, yang di Australia terjadi mulai Juni hingga Agustus, Vivid Sydney tentu menghasilkan nuansa berlibur yang unik. Karena belahan dunia yang lain masih menikmati musim panas menyengat.

Vivid Sydney adalah festival cahaya, musik dan ide kreatif terbesar di dunia, dengan tahun ini kurang lebih ada 90 instalasi cahaya yang tersebar di 9 titik di pusat kota Sydney. Memang butuh energi yang besar bila ingin melihat dan menikmati semuanya. But, it’s totally worth it. Di tahun ke-7 pelaksanaanya, Vivid Sydney menggelar festival cahaya hingga 18 Juni 2016. Jadi bila sedang berada di Sydney, kamu masih bisa menikmatinya sampai akhir pekan ini. Festival Vivid Sydney sendiri dibuka sejak 27 Mei lalu.

Namun bila kamu tak memiliki banyak waktu, cukup kok mengelilingi Sydney Opera House, sepanjang pelabuhan, Royal Botanic Garden, waterfront, hingga Walsh Bay dalam rute Vivid Light Walk. Jadi tinggal pilih penginapan yang dekat area ini, pakai sneakers atau sepatu anti air paling nyaman karena kamu akan berjalan cukup lama. Musim dingin di Sydney berarti hujan, dan angin kencang. Jadi siapkan payung cukup lebar, jaket atau coat untuk berjalan-jalan di waktu malam sambil mengabadikan instalasi cahaya favorit. Titik paling diincar tentu mengambil foto di seberang Opera House, jadi kamu bisa mengambil foto seperti di halaman ini.

Instalasi cahaya di Opera House sendiri memang menjadi salah satu tajuk utama, karena tahun ini landmark terkenal di Sydney ini dihiasi oleh animasi karya 6 seniman Aborigin dengan seni Songlines (warisan budaya Aborigin yang berbentuk seni lukis) yang fantastis. Sebagai sebuah warisan budaya, Songlines menggambarkan interaksi orang-orang pertama benua Australia, jalur dagang, dengan pengaruh falsafah waktu, jarak, bumi, dan langit. Elemen-elemen yang tak terpisahkan dari hidup orang Aborigin.

Dengan kurang lebih 90 seni instalasi cahaya, ratusan lebih seniman yang terlibat (belum lagi acara musik dan seminar-seminar), memang butuh waktu paling tidak seminggu untuk bisa menikmati semuanya. Tentu, selain menikmati festival cahaya ini, kamu akan menjumpai jutaan turis lain dengan minat yang sama (tahun lalu setidaknya 1,7 turis datang khusus untuk melihat Vivid Sydney), dan jangan lupa nikmati keseruan kuliner yang hip di Australia yang semakin mirip New York ini (seperti Koi Dessert Bar di daerah Chippendale, Kensington yang didirikan oleh Chef Arnold Poernomo, yes that cute chef from Master Chef show).