"No-diet diet" dengan metode ultrametabolisme untuk turunkan berat badan

Monica Dian15 Okt 2018, 14:30 WIB
diet

Jakarta Bila kamu bertanya-tanya mengapa berat badan tidak menunjukkan adanya penurunan meski sudah mencoba berbagai diet, well, you’re not alone. Karena kemungkinan diet yang kita lakukan selama ini sudah ‘ketinggalan zaman’. Kita semua tahu metode ini: “sedikit makan + banyak olahraga = berat badan turun”. Sayangnya, rumus ini tidak cukup efektif untuk mengembalikan bentuk tubuh ideal bagi mereka yang berhadapan dengan masalah obesitas.

Diet yang menuntut kita sedikit makan (atau bahkan merasakan kelaparan) prinsipnya hanya memicu berkurangnya lemak dan otot tubuh. Sehingga ketika berat badan kembali naik, yang kita dapatkan hanyalah lemak. Padahal lemak membakar kalori 70 kali lebih sedikit dibanding otot, yang menyebabkan metabolisme tubuh menjadi lambat. Itulah jawaban mengapa beberapa diet tertentu tak cukup membantu menurunkan berat badan.

Tidak ada yang ingin gemuk dan tidak ada pula yang ingin kelaparan demi tubuh langsing idaman. Tak perlu menyiksa diri sendiri karena ada metode baru menurunkan berat badan, yaitu UltraMetabolisme. Asiknya, metode ini mengijinkan kita makan dengan normal, tanpa membuat kita merasa kelaparan. Dengan catatan, lakukan trik percepat metabolisme dan gunakan kemampuan alami tubuh untuk membakar kalori agar berat badan turun dan tubuh lebih sehat.

 

Cara Mempercepat Metabolisme Tubuh

Sarapan, minum kopi atau teh dengan jumlah tepat, konsumsi makanan berserat, makanan kaya protein, zat besi, dan vitamin D, serta produksi susu bebas lemak dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh. Iringi pula dengan olahraga teratur. Bahkan gerakan ringan seperti peregangan kaki, naik tangga, dan berdiri sudah membantu membakar 350 kalori.

See? Tubuh ideal tidak didapat dengan menyiksa diri melalui diet yang membatasi nafsu makan. Dengan menu dan pola makan yang tepat serta olahraga ringan namun teratur, maka kita tidak perlu dipusingkan lagi oleh masalah berat badan. Yang terpenting, tubuh tetap sehat. Bonusnya, tetap bisa bergaya dengan bentuk tubuh ideal. Well, dengan menerapkan metode ultrametabolisme, ini bisa dikatakan kita melakukan diet tanpa merasa seperti diet. In short, may we call it "no-diet diet"?

Lanjutkan Membaca ↓