Cerita Perempuan “Athirah” Memesona FFI 2016

Monica Dian08 Nov 2016, 07:00 WIB

Jakarta Ajang penghargaan tertinggi bagi dunia perfilman Indonesia kembali digelar tahun ini. Pada malam puncak penganugerahan Festival Film Indonesia 2016 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, 6 November, diumumkan para pemenang yang berhasil membawa pulang Piala Citra.

Dari sekian banyak film yang masuk nominasi, film “Athirah” berjaya sebagai Film Terbaik 2016 dengan menyabet 6 Piala Citra, dimana sang bintang Cut Mini memboyong penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan sang sutradara Riri Riza dianugerahi penghargaan sebagai Sutradara Terbaik. Sedangkan Pemeran Utama Pria Terbaik jatuh pada Reza Rahardian melalui film “My Stupid Boss”. Di film tersebut pula nama Alex Abbad dinobatkan sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Kategori Pemeran Pendukung Wanita Terbaik dimenangkan oleh Raihaanun melalui film “Salawaku”.

Gelaran penghargaan yang bermula di tahun 1955 ini memang menjadi tolok ukur bergengsi bagi film-film tanah air. Jika Hollywood punya Oscar, maka Indonesia punya piala Citra. Tidak sekadar judul film yang masuk nominasi yang membuat ajang ini begitu berkelas, tapi penganugerahan FFI tahun ini juga memiliki presentasi baru yang lebih megah dan artistik.

Lukman Sardi selaku Ketua FFI 2016 mengatakan bahwa FFI menjadi event untuk mengevaluasi perkembangan semua aspek film nasional. Melihat apakah perfilman Indonesia mengalami kemajuan atau kemunduran. Dan hal tersebut diiyakan oleh sineas lainnya, seperti aktris Wulan Guritno dan sutradara Roby Artanto, yang menganggap ajang apresiasi film ini mengalami kemajuan dari tahun ke tahun.

Dilihat dari suksesnya FFI 2016 ini, bisa dilihat bahwa FFI semakin memantapkan diri sebagai acuan film-film dalam negeri. Diharapkan, dengan semakin majunya FFI, maka para sineas semakin terpacu untuk memproduksi film yang lebih berkualitas sekaligus memajukan industri perfilman tanah air.

Images via Instagram, Kapanlagi.com