Sensorial Gardening, Terapi Sensorik Untuk Penyandang Tuna Netra

Monica Dian16 Nov 2016, 15:00 WIB

Jakarta Sejak tahun 1997, L’Occitane selalu menyediakan huruf Braille pada setiap kemasan produknya karena brand ini peduli pada mereka yang mengalami gangguan penglihatan. Di ulang tahun L’Occitane yang ke-40 tahun, brand kecantikan yang berbasis di Perancis ini, dengan dukungan L’Occitane Foundation, mendedikasikan diri untuk mendukung kampanye anti-kebutaan dengan hashtag #careforsight.

Acara Anniversary L’Occitane ke-40 yang berlangsung di Atrium Senayan City, Jakarta, 9-13 November 2016, menghadirkan serangkaian acara seru. Salah satunya kegiatan Sensorial Gardening bersama para tunanetra yang tergabung dalam Kartunet dan bintang campaign L’Occitane, Minggu, 13 November lalu. Sensorial Gardening ini bertujuan membantu sensor tunanetra dalam pengenalan tanaman herbal. Tanaman ini dipilih karena memiliki aroma yang kuat sehingga lebih mudah diidentifikasi tanpa indra penglihatan.

Di samping itu, para tunanetra juga diajarkan cara bercocok tanam dengan media pot, tanah, sekam, dan kulit kelapa. Bintang kampanye L’Occitane, yakni Advina, Cindy Karmoko, Rini Yulianti, Sally Koeswanto, Liza Elli, dan Melinda Priskila ikut serta dalam kegiatan ini untuk membantu para tunanetra menanam sejumlah tanaman herbal seperti lavender, stevia, dan parsley.

-------------------

RELATED STORY: L’OCCITANE, 40 TAHUN MENGUKIR CERITA

-------------------

Penyandang disabilitas netra yang hadir mengaku senang dapat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh L’Occitane ini. “Bisa dibilang masih jarang brand-brand kecantikan peduli terhadap tunanetra. Apalagi kan brand kecantikan identik dengan sesuatu yang bisa dilihat. Misalnya, bedak yang punya warna berbeda. Makanya saya senang bisa ikutan acara ini,” terang Friska (26 tahun) yang mengalami kebutaan dari lahir.

Campaign #careforsight kemudian ditutup dengan penyerahan dana dari pihak L’Occitane kepada Hellen Keller International Foundation. Selama berlangsungnya acara Anniversary ini, setiap post Instagram dari para pengunjung dengan hashtag #careforsight dan #40tahunloccitane dinilai seharga 2,5 Euro. Dana yang terkumpul dari postingan Instagram tersebut dialokasikan untuk membantu program pemeriksaan mata agar masyarakat dapat terhindar dari kebutaan. Terutama bagi penderita diabetes agar terhindari dari diabetic retinopathy, yakni kebutaan akibat komplikasi diabetes.

-------------------

NOT TO BE MISSED: BODY SERUM, CARA BARU MENGATASI TANDA-TANDA PENUAAN PADA KULIT

-------------------

Selain menikmati dessert lezat di L’Occitane Pop Up Café dan berbelanja produk L’Occitane, pengunjung juga diberi kacamata simulasi diabetic retinopathy. Hal ini bertujuan agar kita dapat merasakan pengalaman menjadi penderita penyakit tersebut sehingga kita dapat lebih peduli kepada mereka. Juga menjadikan pemeriksaan mata sebagai deteksi dini terhadap kebutaan.