3 Fakta Soal Leukemia, Penyakit yang Diderita Anak Denada

Karla Farhana18 Jul 2018, 14:08 WIB
Kenali Gejala Leukemia yang Dialami Shakira Aurum Anak Denada (Bintang Pictures/Bintang.com)

Bintang.com, Jakarta Shakira Auru, anak Denada divonis mengidap Leukemia. Dalam sebuah postingan video, Denada menceritakan kondisi putrinya yang sedang dirawat di National University Hospital, Singapura.

"Dia (Shakira Aurum) lagi di salah satu rumah sakit di Singapura, dia lagi treatment. Dia didiagnosis dengan leukimia," ujar Denada dalam video tersebut. 

Leukemia merupakan sebutan untuk 4 cabang tipe kanker tulang sumsum dan sel darah. Dilansir dari Everyday Health, berdasarkan the American Cancer Society, diperkirakan ada 54 ribu lebih pasien di Amerika Serikat yang menderita penyakit ini di tahun 2005. 

Menurut Leukaemia.org.au, sebagian besar kasus leukemia awalnya berasal dari sel darah putih yang tumbuh. Dalam beberapa kasus, leukemia berkembang dalam pembentukan sel darah lainnya, seperti pada sel darah merah atau trombosit darah.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Leukemia cuma sebutan untuk 4 cabang kanker darah dan jaringan sumsum tulang. Artinya, pasien Leukemia bisa saja mengidap myeloid atau lymphocytic. 

Di Indonesia, tulis Alo Dokter, Leukemia juga dikenal dengan Kanker Darah yang memiliki 4 bentuk atau cabang lain yang paling sering muncul. Berikut ini beberapa fakta lain mengenai Leukemia, penyakit yang diderita anak Denada

4 Tipe Leukemia

Ini Dia Perbedaan Thalassemia dengan Leukemia
Ini Dia Perbedaan Thalassemia dengan Leukemia

Ada empat jenis Kanker Darah atau Leukemia yang paling sering muncul atau ditemukan kasusnya. Antara lain: 

1. Acute Myeloid Leukemia (AML)

Dilasnir dari Everyday Health, AML merupakan tipe kanker di mana jaringan sumsum tulang membuat sel darah merah, myelobast, atau trombosit darah tidak sehat. 

2. Chronic Myeloid Leukemia (CML)

Dilansir dari salah satu media online, CML masih jarang ditemukan kasusnya. CML ini disebabkan oleh mutasi kromosom 9 dan 22 yang juga dikenal dengan Kromosol Philadelphia. 

3. Acute Lymphocytic Leukemia (ALL)

ALL, dilansir dari salah stu media online, menghambat fungsi limfosit. Akibatnya, pasien akan mengalami infeksi serius. ALL ini merupakan jenis Leukemia yang paling sering terjadi pada anak-anak kecil. 

4. Chronic Lymphocytic Leukemia (CLL)

Dilansir dari Dokter Sehat, CLL biasanya menyerang orang-orang tua yang usianya di atas 55 tahun. CLL muncul akibat adanya gangguan limfosit yang diproduksi dalam tubuh. 

 

2 Jenis Leukemia Berkembang Lebih Cepat

Penyakit Kelainan Darah - KlikDokter.com (RUCHUDA BOONPLIEN//Shutterstock)
Penyakit Kelainan Darah - KlikDokter.com (RUCHUDA BOONPLIEN//Shutterstock)

Leukemia akut, yaitu AML dan ALL, merupakan dua jenis Leukemia yang paling cepat tumbuh dan jadi parah. Pasalnya, pada kedua jenis Leukemia ini, jaringan sumsum tulang tidak bsia memproduksi sel-sel darah yang sehat. 

Sementara, CML dan CLL berkembang lebih lambat. 

Gejala Leukemia yang Sering Muncul

Platelet darah
Sebuah cara baru untuk mendeteksi kanker menggunakan platelet darah dapat langsung menjelaskan jenis dan letak kanker. (Sumber howardluksmd.com)

Dilansir dari Health 24, ada beberapa gejala yang sering muncul pada pasien Leukemia. Di antaranya demam, sakit tenggorokan, pusing-pusing, nafsu makan berkurang, dan mudah berdarah serta memar. 

Juga, biasanya  muncul titik-titik merah pada kulit. Selain itu, sebagian pasien Leukemia biasanya mengalami keringat dingin pada malam hari. 

Lanjutkan Membaca ↓